Kenali Ciri-ciri dan Penyebab Terjadinya Kanker Kelenjar Getah Bening

Kenali Ciri-ciri dan Penyebab Terjadinya Kanker Kelenjar Getah Bening

Amongguru.com. Kelenjar getah bening memiliki peranan penting terhadap sistem imunitas. Kelenjar getah bening adalah jaringan kecil yang berbentuk kacang merah dengan ukuran sebesar buah zaetun.

Terdapat ratusan kelenjar getah bening di dalam tubuh manusia, dapat sendiri atau berbentuk koloni.

Kelenjar yang berkumpul ini banyak terdapat pada leher, paha bagian dalam, ketiak, sekitar usus, dan di antara paru-paru.

Fungsi utama dari kelenjar getah bening adalah menyaring cairan getah bening pada area tubuh.

Cairan tersebut dapat berupa zat sisa dari jaringan tubuh. Kelenjar getah bening bersama dengan pembuluh limpa akan membangun sebuah sistem getah bening.

Sistem getah bening menjadi bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Sistem getah bening menjadi sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit.

Sistem getah bening akan mengumpulkan cairan, zat sisa, dan hal-hal lain (seperti virus dan bakteri) pada jaringan tubuh, di luar aliran darah.

Pembuluh getah bening membawa cairan getah bening ke kelenjar getah bening. Begitu cairan mengalir, kelenjar getah bening menyaringnya, menjebak bakteri, virus, dan zat asing lainnya.

Agen-agen berbahaya tersebut selanjutnya dihancurkan oleh limfosit. Cairan yang telah disaring, garam, dan protein dikembalikan ke dalam peredaran darah.

Sayangnya, kelenjar getah bening ini rentan terhadap gangguan dan penyakit. Karena kelenjar getah berperan dalam melawan agen-agen jahat yang masuk ke dalam tubuh, maka gangguan terhadap organ tersebut dapat membuat kelenjar menjadi membengkak.

Pembengkakan ini terjadi di area dimana kelenjar getah bening tersebut ada, misalnya di leher, paha, atau ketiak. Pembengkakan bisa diakibatkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkendali atau yang biasa disebut dengan kanker.

Kanker kelenjar getah bening (limfoma maligna) merupakan salah satu jenis kanker darah yang menyerang sistem limfatik, dimana sistem limfatik ini merupakan sistem kekebalan tubuh yang berperan melawan infeksi virus dan bakteri.

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Seperti halnya jenis kanker lainnya, kesembuhan dari kanker kelenjar getah bening tergantung pada tahapan atau stadium kanker tersebut.

Semakin cepat kita mendeteksi penyakit tersebut, maka akan lebih memudahkan dalam proses penyembuhannya. Dengan demikian, penting untuk Anda mengetahui ciri-ciri kanker kelenjar getah bening.

Berikut ini adalah ciri-ciri penyakit kanker kelenjar getah bening.

1. Munculnya benjolan di area tubuh tertentu

Ciri utama dari kanker kelenjar getah bening adalah munculnya benjolan yang tidak terasa sakit, cenderung membesar, dan menetap. Benjolan ini muncul sebagai bentuk pembengkakan dari kelenjar getah bening.

2. Berat badan menurun secara drastis

Ciri lain dari pasien yang menderita penyakitk kanker kelenjar getah bening adalah nafsu makan yang rendah, sehingga terjadi penurunan berat badan secara drastis.

Penurunan berat badan ini diperparah dengan kebutuhan tubuh untuk membakar lebih banyak energi dalam melawan sel-sel kanker tersebut.

Berat badan pasien kanker kelenjar getah bening akan berkurang 5 hingga 10 persen setiap bulannya.

3. Demam dan menggigil pada malam hari

Demam merupakan pertanda jika imunitas seseorang sedang dalam kondisi lemah, sehingga infeksi sangat mudah terjadi.

Demam pada penderita kanker kelenjar getah bening biasanya terjadi disertai tubuh yang kedinginan dan menggigil, serta keluarnya keringat yang sangat banyak saat malam hari.

4. Nyeri pada bagian dada dan perut

Kanker kelenjar getah bening akan memengaruhi timus (organ kecil antara paru-paru dan tulang dada) dan menyebabkan nyeri pada bagian dada.

Kanker kelenjar getah bening juga dapat menyerang limfa di sekitar punggung bawah, sehingga menimbulkan pembengkakan pada saraf sumsum tulang belakang.

Perut yang terasa nyeri atau kurang nyaman bisa juga menjadi gejala lain adanya kanker kelenjar getah bening. Nyeri pada perut ini biasanya terjadi secara konstan dan sulit dihilangkan.

5. Mudah lelah

Penderita kanker kelenjar getah bening mudah sekali lelah, meskipun aktifitas yang dilakukannya merupakan aktifitas ringan.

Kondisi ini disebabkan kecepatan tubuh dalam membakar energi untuk melawan sel-sel kanker tersebut.

6. Munculnya ruam dan gatal kulit

Kanker kelenjar getah bening yang sudah hidup terlalu lama ternyata dapat menyebabkan kulit menjadi gatal hingga munculnya ruam.

Ruam dan gatal tersebut juga akan menimbulkan benjolan pada kulit. Hal ini umumnya terjadi pada kanker jenis limfoma hodging.

Baca juga :

Demikian ciri-ciri dan penyebab terjadinya kanker kelenjar getah bening. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan