Uniknya Potluck Tradisi Buka Puasa Ramadhan Bersama di Amerika

Amongguru.com. Uniknya Potluck Tradisi Buka Puasa Ramadhan Bersama di Amerika.

Bulan Ramadhan di berbagai negara selalu dihiasi dengan tradisi-tradisi uniknya. Bukan tanpa tujuan jika setiap negara memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan suci tersebut.Tradisi ini merupakan kebiasaan yang secara turun temurun dilakukan untuk memeriahkan datangnya bulan Ramadhan.

Meskipun umat Muslim di Amerika termasuk minoritas, akan tetapi suasana menyambut Ramadhan juga terasa pada sudut-sudut kota.

Ketika bulan Ramadhan tiba, banyak umat Muslim Amerika yang datang ke Islamic Center untuk mendengarkan lantutan bacaan kitab suci Alquran dari pemuda Muslim Amerika yang terpilih menjadi pelantun dan penghafal Alquran terbaik.

Umat Muslim Amerika juga menjalankan tradisi berbelanja makanan dan minuman halal untuk berbuka puasa dan sahur di toko-toko terdekat.

Uniknya Potluck Tradisi Buka Puasa Ramadhan Bersama di Amerika

Ramadhan di Amerika sangat identik dengan acara buka puasa bersama, yang dinamakan dengan potluck. Umat Muslim di Amerika sudah biasa melakukan tradisi potluck ini sejak lama.

Potluct merupakan tradisi berbuka puasa bersama dengan cara setiap yang datang di acara buka puasa tersebut diharapkan membawa sumbangan makanan dan minuman yang nantinya akan dinikmati bersama.

Umat Muslim di Amerika berasal dari berbagai negara yang memiliki ciri khas makanan masing-masing, Melalu acara potluct ini, setiap pengunjung yang datang akan saling bertukar makanan dan dapat mencicipi aneka makanan yang mereka bawa.

Potluct dijadikan sebagai ajang pertemuan dan silaturahmi yang melibatkan banyak orang dengan membawa makanan masing-masing untuk dibagikan bersama. Konon, tradisi potluct ini muncul pada abad abad 16 di Inggris, melalui karya seorang penulis skenario, Thomas Nashe.

Potluck dapat diartikan sebagai makanan yang disediakan untuk tamu yang dapat saja datang kapan saja, sehingga seolah menjadi “the luck of the pot”. Pada akhir abad 20, tradisi potluct ini muncul dan berkembang di Amerika, khususnya Amerika bagian barat. Tradisi tersebut berupa prasmanan bersama dimana para tamu akan membawa makanannya senidir-sendiri.

Tradisi potluct ini tidak hanya diselenggarakan di masjid-masjid lokal saja, akan tetapi juga diadakan d masing-masing rumah penduduk Muslim Amerika.

Selama Ramadhan berlangsung, banyak umat Muslim Amerika yang menyelenggarakan kegiatan open house dengan tema potluck tersebut. Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh umat Muslim saja, akan tetapi juga non Muslim.

Penduduk Muslim di Amerika akan saling mengundang tetangga-tetangga mereka yang non Muslim untuk diajak berbuka puasa bersama. Pemandangan seperti itu sudah lazim di Amerika ketika bulan Ramadhan. Inilah salah satu bentuk nyata toleransi beragama yang ada di Amerika.

Selepas berbuka puasa bersama, umat Muslim dengan latar belakang dari berbagai negara di Amerika akan saling berkumpul di masjid untuk melakukan salat tarawih berjamaah dan dilanjutkan dengan tandarus dan berdzikir bersama.

Sementara untuk sahur, biasanya umat Muslim Amerika lebih senang melakukannya di rumah bersama dengan anggota keluarga. Hidangan sahur yang biasanya disiapkan keluarga Muslim Amerika adalah menu lengkap yang mereka santap pada pagi akhir minggu, seperti daging kalkun, telur mata sapi, wafel, dan roti panggang mentega.

Suasana Ramadhan menjadi semakin terasa di Amerika dengan adanya kajian-kajian Islami yang diadakan di masjid-masjid lokal dan juga pusat islam.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.

Demikian ulasan mengenai Uniknya Potluck Tradisi Buka Puasa Ramadhan Bersama di Amerika. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan