Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018

Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018

Amongguru.com. Pemerintah membuka  kembali seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2018.

Hal tersebut tertuang dalam Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.

Tes wawancara adalah salah satu bentuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dalam penerimaan CPNS tahun 2018.

Peserta ujian yang berhak mengikuti tes wawancara adalah peserta yang telah dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Peserta tes CPNS dinyatakan berhak untuk ikut pada tahap Seleksi Kompetensi Bidang, setelah berhasil melewati nilai ambang batas (passing grade)

Hal yang perlu diketahui adalah tidak semua peserta ujian yang lolos passing grade tes kompetensi dasar dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Hanya peserta ujian yang memiliki peringkat tiga besar tes kompetensi dasar pada satu instansi yang berhak untuk ikut Seleksi Kompetensi Bidang.

Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018
Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018

Pelamar harus benar-benar mempersiapkan diri sejak awal, termasuk meng-update berbagai hal yang terkait dengan penerimaan CPNS tahun 2018.

Bagi peserta ujian yang dinyatakan telah lolos Seleksi Kompetensi Dasar dan terpilih dalam peringkat tiga besar, maka harus bersiap untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang.

Di dalam Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 disebutkan  bahwa Kompetensi bidang adalah kemampuan dan karakteristik dalam diri, berupa pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya sebagai individu, sehingga individu mampu menampilkan unjuk kerja yang tinggi dalam suatu jabatan tertentu.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka seleksi kompetensi bidang lebih difokuskan pada tes tugas jabatan yang dipilih peserta ujian. Salah satu bentuk tes kompetensi bidang tersebut adalah tes wawancara seputar tugas jabatan.

Pengertian dan Tujuan Wawancara

Wawancara dapat diartikan sebagai proses tanya jawab secara lisan antara dua orang atau lebih secara langsung.

Wawancara adalah suatu bentuk komunikasi lisan yang dilakukan secara terstruktur oleh dua orang atau lebih, baik secara langsung maupun tidak langsung (jarak jauh) untuk membahas dan menggali informasi tertentu demi mencapai tujuan tertentu pula.

Proses wawancara terjadi dengan adanya komunikasi dua arah antara pewawancara (interviewer)dengan orang yang diwawancarai (interviewee)

Ada beberapa tujuan dari wawawancara, antara lain sebagai berikut.

  1. Untuk mendapatkan data atau keterangan dari yang diwawancara (interviewee)
  2. Sebagai pelengkap teknk pengumpulan data lainnya
  3. Untuk menguji hasil pengumpulan data lainnya

Di dalam tes wawancara seleksi penerimaan CPNS, pewawancara (interviewer) adalah psikolog yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Perlu diperhatikan bahwa detail gerak gerik pelamar dan jawaban yang diungkapkan pelamar akan selalu dinilai oleh pewawancara. Sikap dan ucapan pelamar harus benar-benar dijaga pada saat proses wawancara berlangsung.

Pertanyaan yang diajukan pewawancara biasanya tertuju pada kepribadian pelamar sehari-hari, bidang pekerjaan yang dilamar, etos kerja, dan kemampuan dalam menyelesaikan masalah (problem solving).

Jenis-Jenis Wawancara

Dilihat dari sisi pelaksanaannya, wawancara dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu wawancara terpimpin, wawancara bebas terpimpin, dan wawancara bebas.

1. Wawancara Terpimpin

Wawancara jenis ini bercirikan pewawancara sudah memiliki daftar pertanyaan lengkap dan terinci untuk diajukan kepada narasumber.

2. Wawancara Bebas Terpimpin

Wawancara bebas terpimpin jenis wawancara dimana pewawancara melakukan kombinasi antara wawancara terpimpin dengan wawancara bebas. Pelaksanaan wawancara jenis ini sesuai dengan pedoman mengenai topik yang dibahas.

3. Wawancara Bebas

Wawancara bebas adalah jenis wawancara dimana pewawancara bebas memberikan pertanyaan kepada responden, akan tetapi harus tetap memperhatikan kaitan antara pertanyaan dengan data yang diperlukan. Pada wawancara bebas, terkadang pertanyaan menjadi tak terkendali jika tidak berhati-hati.

Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018

Wawancara merupakan gerbang terakhir sebelum peserta tes CPNS dinyatakan lulus ujian. Sangat disayangkan apabila setelah melalui rangkaian seleksi yang cukup panjang dan berat, peserta ujian tidak lolos dalam tes wawancara.

Berikut ini beberapa tips sukses lolos seleksi kompetensi bidang wawancara CPNS tahun 2018 yang dapat Anda praktikkan.

  1. Berusaha tenang dan kuasai diri. Kepanikan, rasa cemas, grogi, hanya akan membuat konsentrasi Anda dalam menjawab pertanyaan menjadi hilang dan jawaban yang Anda berikan tidak maksimal.
  2. Sampaikan jawaban sesuai gaya bicara dan karakter Anda sehari-hari. Ucapan dan bahasa tubuh Anda dalam menjawab pertanyaan  jangan terlalu dibuat-buat, karena tidak mencerminkan karakter pribadi Anda.
  3. Berempati. Berempati adalah berupaya memahami dan menjawab pertanyaan secepat mungkin. Anda dapat menambahkan contoh-contoh atau cara-cara penyelesaian suatu masalah sesuai topik yang ditanyakan.
  4. Berilah jawaban yang logis dan masuk akal. Anda jangan memberikan jawaban yang sifatnya berandai-andai dan tidak realistis.
  5. Tunjukkan mimik wajah yang ramah. Berusahalah untuk selalu menampilkan senyuman kepada pewanwancara dalam setiap menjawab, meskipun Anda belum dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Contoh pertanyaan yang sering muncul dalam tes wawancara CPNS antara lain sebagai berikut.

  • Apabila Anda diterima bekerja sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian … maka Anda pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam bekerja. Menurut Anda, apa kelebihan dan kekurangan Anda!

Catatan :

Pertanyaan tersebut bertujuan untuk mendalami karakter pribadi peserta ujian. Anda harus benar-benar jujur dalam menjawab sesuai dengan keadaan Anda yang sebenarnya. Interviewer dapat dengan mudah mengetahui tingkat kebenaran Anda dalam menjawab pertanyaan wawancara.

  • Coba Anda ceritakan secara singkat latar belakang pendidikan Anda, pengalaman berorganisasi, dan pengalaman Anda dalam bekerja!

Catatan :

Pertanyaan ini untuk mengetahui kualifikasi pendidikan Anda dan juga seberapa besar kompetensi sosial yang Anda miliki, sehingga dapat disimpulkan Anda termasuk dalam pribadi yang aktif atau kah pasif di masyarakat.

  • Coba Anda deskripsikan profil Kementerian …. sebagai tempat Anda bekerja nantinya!

Catatan :

Pertanyaan tersebut untuk mengetahui seberapa besar pemahaman Anda terhadap instansi pemerintah yang Anda pilih untuk bekerja nantinya. Anda dapat melihat dan mempelajari profil instansi pemerintah yang Anda tuju melalui web resmi yang disediakan. Pahami juga visi dan misi masing-masing kementerian atau lembaga.

  • Apakah Anda memahami kode etik profesi yang harus Anda laksanakan nantinya sebagai seorang aparatur sipil negara?

Catatan :

Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Anda memahami tanggung jawab terhadap profesi yang akan Anda laknsakana nantinya.

Kode etik masing-masing jabatan berbea-beda, sehingga Anda perlu memahami kode etik profesi yang Anda pilih.

  • Apa motiviasi Anda menjadi Pegawai Negeri Sipil, padahal Anda tahu gaji Pegawai Negeri Sipil tidaklah besar!

Catatan :

Pertanyaan tersebut untuk mengungkap apa sebenarnya tujuan Anda mengikuti seleksi penerimaan CPNS. Berikan jawaban yang memiliki kesan positif, misalnya untuk ikut berkontribusi memajukan bangsa dan negara.

  • Apakah Anda bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia?

Catatan :

Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Anda menjadi apratur sipil negara. Anda harus menjawab “ya”, untuk pertanyaan tersebut. Hal ini sebagai bukti bahwa Anda benar-benar siap menjadi PNS dengan segala konsekuensi dan tanggung jawabnya.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Tips Sukses Lolos Seleksi Kompetensi Bidang Wawancara CPNS Tahun 2018. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan