Tips Mencegah dan Menghilangkan Rasa Haus Saat Puasa

Amongguru.com. Tips Mencegah dan Menghilangkan Rasa Haus Saat Puasa.

Rasa haus saat berpuasa menjadi pertanda bahwa sel-sel tubuh Anda membutuhkan cairan, karena ada banyak cairan yang hilang. Rasa haus ini biasanya akan lebih menyiksa dibandingkan menahan rasa lapar. Jika Anda terlalu banyak kehilangan cairan dapat berakibat dehidrasi.

Dehidrasi terjadi ketika tubuh Anda kurang mengonsumsi cukup cairan untuk mengganti cairan yang hilang. Idealnya, kandungan air di dalam tubuh manusia sehat adalah sekitar 70 persen dari  total berat badan.

Kandungan air pada kadar yang ideal di dalam tubuh tersebut berfungsi untuk membantu proses metabolisme tubuh, misalnya proses pencernaan, proses pengeluaran zat sisa (ekskresi), dan transportasi nutrisi ke seluruh sel tubuh.

Ketika berpuasa, maka tubuh tidak menerima cairan selama kurang lebih 12 jam. Selain itu, aktivitas yang dilakukan terutama di luar ruangan, akan lebih meningkatkan beresiko terkena dehidrasi. Efek dari dehidrasi akan membuat tubuh Anda menjadi semakin lemas. Anda juga akan merasakan sakit kepala akibat suplai cairan ke otak berkurang.

Berikut ini tips mencegah dan menghilangkan rasa haus saat puasa yang dapat Anda lakukan dengan mudah dan murah.

Tips Mencegah dan Menghilangkan Rasa Haus Saat Puasa

1. Atur Menu Sahur Anda

Makanan dan minuman yang Anda konsumsi ketika sahur akan memengaruhi tingkat rasa haus pada siang hari. Cara menghilangkan haus saat puasa tentu dengan memperhatikan menu makanan dan minuman yang Anda konsumsi pada saat sahur. Kurangi makanan yang terlalu asin atau pedas di saat sahur.

Makanan asin dan pedas justru akan meningkatkan kebutuhan tubuh terhadap air. Mengonsumsi makanan yang terlalu asin dan pedas saat sahur, akan membuat tubuh Anda mengalami ketidakseimbangan kadar sodium. Hal ini berakibat Anda merasa lebih haus sepanjang hari.

Buah penghilang haus juga dapat Anda konsumsi untuk mencegah rasa haus ketika berpuasa, selain sayur. Buah dan sayur merupakan bahan makanan yang baik untuk mencegah dehidrasi. kandungan airnya yang tinggi. Buah dan sayur juga terbukti memiliki nilai gizi yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh Anda selama berpuasa.

Anda dapat memilih buah yang memiliki kandungan air dan serat tinggi untuk dikonsumsi pada saat sahur, misalnya semangka, melon, dan pir. Untuk sayur, pilihlah yang memiliki kadar air tinggi, bervitamin, dan kaya serat, misalnya bayam, wortel dan brokoli.

2.  Minum Air Putih Hangat Sebagai Penutup Sahur

Cara menghilangkan haus membandel adalah dengan minum air putih hangat pada waktu sahur. Sumber cairan terbaik bagi tubuh adalah air putih. Air putih selain banyak mengandung mineral, juga tidak memberikan resiko apa pun di kemudian hari.

Apabila Anda terbangun pada malam hari sebelum waktu sahur, Anda dapat menambah asupan cairan ke tubuh dengan minum air putih. Hal ini dilakukan untuk meningktkan suplai cairan sebelum tubuh kehilangan cairan selama berpuasa.

Minyak yang melekat pada dinding kerongkongan, dapat berasal dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi ketika sahur. Minyak inilah yang akan cepat membuat haus saat Anda berpuasa.

Meminum air putih hangat sebagai penutup sahur, akan mampu melarutkan minyak-minyak yang menempel pada dinding kerongkongan tersebut, sehingga Anda akan terbebas dari rasa haus ketika berpuasa. Air hangat ini akan membersihkan sisa-sisa minyak yang masih tertinggal di kerongkongan Anda.

3.  Kurangi Konsumsi Kafein

Selama Anda menjalankan ibadah puasa, hindari terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh. Kopi dan teh  merupakan minuman mengandung kafein cukup tinggi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kafein memiliki efek diuretik yang meningkatkan produksi urine dan memaksa Anda untuk sering buang air kecil. Apabila Anda terlalu banyak mengkonsumsi kafein justru akan mengakibatkan rasa haus meningkat selama berpuasa.

4.  Kurangi Aktivitas Luar Ruangan di Siang Hari

Cara menghilangkan rasa haus terus menerus, yaitu cobalah Anda kurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari yang panas. Rasa haus terus menerus membuat tubuh Anda menjadi cepat lelah, sehingga kurangi beraktivitas di luar ruangan terlalu banyak di siang hari.

Suhu panas tubuh akibat terkena sengatan sinar matahari akan membuat kulit Anda menjadi mudah berkeringat. Hal tersebut menjadikan tubuh kehilangan banyak cairan. Usahakan Anda berada pada lingkungan atau lokasi yang teduh serta sejuk, sehingga tubuh tidak banyak kehilangan cairan.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan mengenai Tips Mencegah dan Menghilangkan Rasa Haus Saat Puasa. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan