Tahap Fase Pembelahan Zigot dan Penjelasannya Dilengkapi Gambar

Tahap Fase Pembelahan Zigot dan Penjelasannya DIlengkapi Gambar

Amongguru.com. Zigot merupakan hasil dari pembuahan (fertilisasi). Fertilisasi adalah peleburan dari inti sperma dan inti sel telur yang terjadi pada bagian oviduk (tuba falopi).

Zigot akan tumbuh dan berkembang sampai mengalami pembelahan menjadi embrio. Perkembangan zigot sampai menjadi janin meliputi periode preimplantasi (7 hari pertama), periode embrionik (7 minggu berikutnya), dan periode fetus (7 bulan berikutnya).

Zigot berisi satu set penuh kromosom (46 buah kromosom) normal pada sel somatik manusia,  sehingga disebut sebagai sel diploid (2n). Zigot terdiri dari 23 kromosom dari sel sperma dan 23 kromosom dari sel telur.

Pada umumnya zigot akan berkembang menjadi embrio tunggal dan akan mengalami fase-fase pembelahan.

Baca : Perbedaan Antara Kembar Monozigot (Identik) dengan Kembar Dizigot (Fraternal)

Fase-fase Pembelahan Zigot

Zigot yang terbentuk dari hasil fertilisasi akan mengalami proses pembelahan. Pembelahan zigot dikelompokkan menjadi 4 (empat) fase, yaitu fase Morula, Fase Blastula, Fase Gastrula. dan fase Organogenesis.

Fase Morula

Pada fase morula, zigot mulai melakukan pembelahan secara mitosis, yaitu dari satu sel menjadi dua sel, dua sel menjadi empat sel, empat sel menjadi 8 sel, dan seterusnya.

Pembelahan sel ini terjadi secara terus menerus selama perjalanan zigot menuju ke rahim (kurang lebih 4 hari).

Pembelahan tersebut menghasilkan sel-sel anak yang terkumpul dalam satu koloni menyerupai bola bulat, yang selanjutnya disebut morula.

Di dalam pertumbuhannya, morula akan menjadi blastula yang memiliki rongga. Proses pembentukan morula ini disebut morulasi.

Fase Blastula

Fase blastula merupakan bentukan lanjutan dari morula yang secara terus menerus membelah.

Bentuk blastula dimulai dengan perubahan sel yang melekuk tidak beraturan. Proses terbentuknya blastula ini dinamakan blastulasi. Di dalam blastula terdapat cairan sel yang disebut blastosol.

Pada dinding blastula terdapat bagian lengket yang akan membantu proses penempelan zigot pada endometrium (dinding rahim) atau dinamakan sebagai proses implantansi.

Selanjutnya, blastula akan mengalami proses gastrulasi atau proses pembentukan rongga (gastrus).

Fase Gastrula

Gastrula adalah bentukan lanjutan dari blastula dimana pelekukan tubuh sudah semakin nyata dan terbentuk lapisan dinding tubuh embrio serta rongga.

Pada fase ini, embro terbentuk menjadi tiga lapisan embrionik, yaitu lapisan luar (eksoderm), lapisan tengah (eksoderm), dan lapisan dalam (endoderm).

Di dalam perkembangan selanjutnya, ketiga lapisan embrionik tersebut akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan untuk menghasilkan berbagai organ tubuh.

Fase Organogenesis

Fase organogenesis merupakan fase pembentukan organ-organ tubuh. Pada fase ini, lapisan embrionik akan mengalami diferensiasi membentuk berbagai organ tubuh.

Lapisan ektoderm akan berdiferensiasi menjadi kulit, rambut, sistem saraf, dan alat-alat indera. Lapisan mesoderm akan mengalami diferensiasi menjadi otot, rangka, alat reproduksi, alat peredaran darah, dan alat ekskresi.

Sedangkan lapisan endoderm akan mengalami diferensiasi menjadi alat pencernaan, kelenjar yang berhubungan dengan pencernaan, dan alat-alat pernapasan.

Demikian ulasan mengenai tahap fase pembelahan zigot dan penjelasannya dilengkapi gambar. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan