Syarat PPG Dalam Jabatan Sesuai Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020

Syarat PPG Dalam Jabatan Sesuai Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020

Amongguru.com. Program Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan yang selanjutnya disebut Program PPG dalam Jabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan bagi Guru dalam Jabatan untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan.

Guru dalam Jabatan adalah guru pegawai negeri sipil dan guru bukan pegawai negeri sipil yang sudah mengajar pada satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat penyelenggara pendidikan yang sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama.

Guru Dalam Jabatan merupakan guru yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat yang ditunjuk pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah atau pimpinan penyelenggara pendidikan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat berdasarkan Perjanjian Kerja atau Kesepakatan Kerja Bersama.

Program PPG dalam Jabatan dilaksanakan sesuai amanat undang-undang, baik Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen maupun Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Program PPG Dalam Jabatan diselenggarakan dengan tujuan agar lulusan dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional, baik pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, maupun pendidikan menengah.

Melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) ini diharapkan akan menghasilkan guru-guru profesional yang diharapkan dapat mencetak lulusan unggul dan siap menghadapi tuntutan jaman.

Sertifikat Pendidik merupakan bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru sebagai tenaga profesional. Proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen selanjutnya disebut sertifikasi.

Sertifikasi merupakan suatu bentuk pernyataan pengakuan dari masyarakat  dan sebuah bentuk pernyataan eksistensi individu di dalam kolegalitas yang diikuti oleh masyarakat.

Sertifikasi bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru dalam Jabatan sebagai tenaga profesional pada satuan pendidikan untuk memenuhi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca : Inilah 4 Standar Kompetensi Guru dan Indikator Pengukurannya

Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sertifikat pendidik diberikan kepada guru yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

Sertifikasi pendidik bagi Guru dalam Jabatan dilaksanakan melalui Program PPG dalam Jabatan.

Program PPG dalam Jabatan diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Menteri.

Terkait dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tela menerbitkan Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik Bagi Guru Dalam Jabatan.

Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020 diterbitkan untuk menyempurnakan ketentuan Pasal 66 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Guru, khususnya mengenai tata cara memperoleh sertifikat pendidik bagi guru dalam jabatan.

Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020 juga diterbitkan untuk mengganti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2017 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan yang Diangkat sampai dengan Akhir Tahun 2015 yang sudah tidak memenuhi kebutuhan hukum
masyarakat.

Di dalam Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020 tersebut diatur secara lengkap mengenai syarat program Pendidikan Profesi Guru PPG dalam Jabatan.

Syarat Peserta PPG Dalam Jabatan

Calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

1. Memiliki kualifikasi akademik S-l/D-IV.

2. Guru dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan bulan Desember 2015.

3. Guru dalam Jabatan pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

4. Terdaftar pada data pokok pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

6. Telah melengkapi dokumen persyaratan.

Tahapan Pelaksanaan Program PPG Dalam Jabatan

Pelaksanaan Program PPG dalam Jabatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut.

1. Penetapan kuota nasional.

2. Sosialisasi Program PPG dalam Jabatan.

3. Penerimaan Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan

Pendaftaran Calon Mahasiswa Program PPG Dalam Jabatan

Pendaftaran calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan dilakukan dengan cara sebagai berikut.

1. Calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan melakukan pendaftaran melalui aplikasi sistem informasi manajemen pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (SIM PKB).

2. Mengunggah dokumen administrasi meliputi:

  • ijazah akademik; dan
  • surat keputusan pengangkatan Guru dalam Jabatan.

Beban Belajar Program PPG Dalam Jabatan

Beban belajar pelaksanaan Program PPG dalam Jabatan sebesar 36 (tiga puluh enam) sks. Pemenuhan beban belajar ditempuh melalui rekognisi pembelajaran lampau dan pembelajaran.

Rekognisi pembelajaran lampau merupakan pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang dari pendidikan formal, nonformal, atau informal, dan/atau pengalaman kerja pada jenjang pendidikan tinggi.

Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Program PPG Dalam Jabatan

Seleksi penerimaan calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan dilakukan melalui tahapan sebagai berikut.

1. Seleksi Administrasi Tahap I

Verifikasi dan validasi dokumen administrasi oleh Direktur Jenderal dibantu oleh tim verifikasi dan validasi dari LPMP.

2. Seleksi Kemampuan Akademik

Seleksi kemampuan akademik tes materi profesional, tes materi pedagogik, tes potensi akademik berbasis komputer, dan wawancara.

Seleksi kemampuan akademik dilaksanakan di daerah masing-masing sesuai domisili calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.

3. Seleksi Administrasi Tahap II

Calon Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan yang dinyatakan lulus seleksi kemampuan akademik wajib menyampaikan bukti fisik persyaratan administrasi kepada kepala Dinas Pendidikan, sebagai berikut.

  • Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah atau Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau Dinas Pendidikan.
  • Fotokopi surat keputusan pengangkatan pertama dan surat keputusan pengangkatan 2 (dua) tahun terakhir, dengan ketentuan: (a) guru yang berstatus sebagai pegawai negeri sipildan guru yang berstatus bukan pegawai negeri sipil di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dilegalisasi oleh kepala Dinas Pendidikan; dan (b) guru tetap yayasan di satuan pendidikan yang diselengarakan oleh masyarakat dilegalisasi oleh ketua yayasan.
  • Surat izin dari kepala sekolah atau pemimpin penyelenggara pendidikan satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk menjadi Mahasiswa Program PPG dalam Jabatan.
  • Pakta integritas dari calon Mahasiswa bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.
  • Surat penyetaraan dari direktorat jenderal yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan tinggi bagi Mahasiswa yang memiliki ijazah kualifikasi akademik S1/D4 dari luar negeri.

Moda Pembelajaran Program PPG dalam Jabatan

Moda pembelajaran Program PPG dalam Jabatan dapat dilaksanakan melalui :

1. daring;

2. luring; atau

3. kombinasi daring dan luring.

Demikian syarat PPG Dalam Jabatan sesuai Permendikbud Nomor 38 Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan