Struktur Pengurus OSIS, Fungsi, dan Rincian Tugasnya

Struktur Pengurus OSIS, Fungsi, dan Rincian Tugasnya 

Amongguru.com. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan sebuah organisasi tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

OSIS dikelola oleh siswa yang terpilih menjadi pengurus OSIS di bawah bimbingan guru yang bertugas sebagai Pembina OSIS.

OSIS memiliki peran penting dalam meningkatkan kemajuan suatu sekolah. Apabila pengurus OSIS selalu aktif dalam menjalankan program-programnya, tentu akan berdampak baik terhadap kemajuan sekolah.

Pengurus OSIS perlu memahami fungsi dan tugasnya, agar organisasi tersebut dapat berperan dalam mewujudkan visi dan misi sekolah.

Tidak hanya merencanakan program, pengurus OSIS juga harus mampu menjalakan program serta mengevaluasinya.

Susunan pengurus OSIS terdiri atas minimal pengurus inti dan seksi-seksi. Pengurus inti meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Berikut ini adalah struktur Pengurus OSIS, fungsi, dan rincian tugasnya.

A. Ketua OSIS

1. Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana.

2. Mengoordinasikan antara pengurus dan mengevaluasi setiap kegiatan pengurus.

3. Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil semua keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat.

4. Memimpin rapat.

5. Menyusun program kerja, melaksanakan kegiatan yang sudah ada, mengoordinasi kegiatan ekstrakurikuler.

5. Menjalin komunikasi dengan sekolah lain.

6. Bertanggung jawab kepada Pembina OSIS

B. Wakil Ketua OSIS

1. Bersama-sama dengan Ketua OSIS menetapkan kebijaksanaan, melaksanakan program kerja OSIS, mengaktifkan kegiatan ekstra kurikuler.

2. Memberikan saran dan masukan kepada Ketua OSIS dalam mengambil keputusan.

3. Menggantikan Ketua OSIS jika berhalangan hadir.

4. Membantu Ketua OSIS dalam melaksanakan tugasnya.

5. Bersama-sama Wakil Sekretaris mengoordinasi seksi bidang.

6. Bertanggung jawab pada Ketua OSIS.

C. Sekretaris I

1. Memberi saran dan masukan kepada Ketua OSIS dalam mengambil keputusan.

2. Mendampingi Ketua OSIS dalam setiap rapat.

3. Menyiapkan, mendistribusikan, dan menyimpan surat serta arsip yang berhubungan dengan agenda kegiatan.

4. Menyiapkan agenda, evaluasi kegiatan, hasil rapat, laporan, dan surat.

5. Bersama Ketua OSIS menandatangani setiap surat.

6. Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi.

7. Bertindak sebagai notulis atau diserahkan ke Wakil Sekretaris.

8. Membantu Ketua OSIS dalam menyusun program dan melaksanakannya.

9. Bertanggung jawab terhadap Ketua OSIS

D. Sekretaris II

1. Membantu Sekretaris I.

2. Menggantikan Sekretaris jika berhalangan hadir.

3. Membantu Wakil Ketua mengoordinasi seksi bidang.

E. Bendahara I

1. Bertanggung jawab dan mengetahui pemasukan/pengeluaran keuangan, inventaris, serta perbendaharaan.

2. Bersama Ketua OSIS menyusun anggaran belanja organisasi dan melaksanakan program OSIS.

3. Membuat tanda bukti kuitansi setiap pemasukan/pengeluaran keuangan untuk laporan pertanggungjawaban.

4. Menyampaikan laporan keuangan secara berkala.

5. Bertanggung jawab pada Ketua OSIS.

F. Wakil Bendahara

1. Membantu Bendahara I.

2. Menggantikan bendahara jika berhalangan.

3. Bersama Bendahara membantu Ketua OSIS menyusun anggaran organisasi.

G. Ketua Koordinator Seksi Bidang I

1. Bertanggung jawab atas seluruh seksi bidang yang menjadi wewenangnya.

2. Melaksanakan program kerja yang sudah disusun.

3. Memimpin rapat bidang.

4. Menetapkan kebijaksanaan bidang dan mengambil keputusan dari musyawarah mufakat.

5. Menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan kegiatan dari masing-masing seksi bidang.

6. Bertanggung jawab kepada Ketua OSIS

H. Ketua Koordintor Seksi Bidang II

1. Membantu pelaksanaan tugas Ketua Koordinator Bidang I.

2. Menggantikan tugas Ketua Koordinator Bidang I jika berhalangan.

I. Hubungan Masyarakat (Humas) I

1. Membantu Ketua OSIS dalam pelaksanaan rapat atau kegiatan sebagai juru bicara.

2. Menjelaskan isi rapat pada pengurus OSIS.

J. Hubungan Masyarakat (Humas) II

1. Membantu pelaksanaan Ketua Humas

2. Menggantikan tugas Ketua Humas bila berhalangan

Seksi-seksi dibentuk dapat disesuaikan dengan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.

Berikut ini beberapa seksi atau bidang pengurus OSIS.

1. Seksi Keagamaan

2. Seksi Olahraga

3. Seksi Seni dan Bahasa

4. Seksi Keterampilan dan Kewiraswastaan

5. Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi

6. Seksi Bela Negara

Semua seksi dalam pengurus OSIS memiliki tugas menyusun program kerja sesuai dengan bidangnya dan sudah diputuskan melalui rapat OSIS.

Baca : Tidak Banyak yang Tahu, Inilah Pencipta Logo OSIS Sebenarnya

Seksi-seksi dalam pengurus OSIS juga harus melaksanakan program kerja OSIS, membuat laporan, dan bertanggung jawab terhadap Ketua OSIS.

Demikian struktur pengurus OSIS, fungsi, dan rincian tugasnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan