SK Kwarnas tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka

SK Kwarnas tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka

Amongguru.com. Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka telah diterbitkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menerbitkan Surat Keputusan Nomor 041 Tahun 1995 tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka.

Petunjuk Penyelenggaraan Pokok-pokok Sistem Admimistrasi Umum Gerakan Pramuka perlu dijabarkan dalam subsistem antara lain Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka sebagai pedoman bagi Gugusdepan dan Satuan Karya Pramuka.

Oleh karena itu, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, perlu mengeluarkan Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka sehingga dapat tercipta keseragaman dalam tata cara pengendalian dan terlaksananya pembinaan administrasi yang baik, tertib teratur dan terarah di lingkungan satuan Gerakan Pramuka.

Petunjuk Umum

Gugusdepan dan Satuan Karya Pramuka di lingkungan Gerakan Pramuka merupakan pusat gerak dan wadah pembinaan Pramuka, sehingga dukungan administrasi atau tata usaha perlu dilaksanakan secara tertata dan tertib namun sederhana.

Sebagai pusat gerak maka administrasi atau tata usaha satuan perlu tertata, teratur dan tertib sebagai landasan penentuan arah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan serta penentuan langkah-langkah lanjutan serta terdapat unsur keterkaitan dengan administrasi Kwartir.

Sebagai wadah pembinaan, maka administrasi atau tata usaha satuan perlu sederhana; bahkan mudah, sehingga dapat dilakukan oleh peserta didik sebagai langkah pendidikan dan upaya pengembangan kepemimpinan, tanggungjawab dan kreativitas Pramuka sehingga dapat dikembangkan oleh Gugusdepan atau Satuan Karya Prarnuka sesuai keadaan dan kreasi anggota masing-masing.

Pembina Pramuka atau Pamong Saka sebagai penanggungjawah pembinaan Pramuka pada satuannya secara berkala berkewajiban untuk mengadakan penilaian terhadap pengembangan tata usaha satuannya baik sebagian atau seluruhnya sehingga tercipta proses pendidikan tentang dasar-dasar tata usaha kepada para Pramuka.

Maksud dan Tujuan

Maksud Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka ini adalah untuk memberikan pedoman dan arah bagi Pembina Pramuka atau Pamong Saka dalam menjalankan tugasnya mengelola satuan sekaligus melatih dasar-dasar tata usaha kepada peserta didiknya.

Tujuannya adalah untuk mendorong, mengatur dan menertibkan tata usaha Satuan Pramuka.

Dasar

1. Anggaran Dasar Gerakan Pramuka

2. Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

3. Pokok-pokok Sistem Administrasi Umum Gerakan Pramuka

4. Petunjuk Penyelenggaraan Administrasi Kwartir.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup Petunjuk Pelaksanaan ini meliputi cara penyusunan program
sampai dengan pengendaliannya dan pelaksanaan tata usaha di Gugusdepan dan
Satuan Karya Pramuka dengan tata urut sebagai berikut.

1. Pendahuluan

2. Pengertian dan fungsi

3. Tahap pengelolaan dan pembagian tugas

4. Pencatatan, laporan dan buku pribadi

5. Catatan sarana pendukung

6. Penutup

Pengertian Administrasi Satuan

Administrasi Satuan seterusnya disebut Minsat mencakup dua pengertian
administrasi, sebagai berikut.

1. Administrasi dalam pengertian luas yaitu pengelolaan satuan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian kegiatan
kepramukaan di satuan.

2. Administrasi dalam pengertian sempit, yaitu tata usaha satuan.

Satuan adalah wadah pembinaan Gerakan Pramuka yang mencakup Gugusdepan dan Satuan Karya Pramuka.

Sesuai dengan perkembangan jasmani dan rokhani peserta didik, maka unit
terkecil dirinci sebagai berikut.

1. Unit terkecil bagi pembinaan Pramuka Siaga; sehingga pembinaan kepemimpinan peserta didik secara langsung di bawah asuhan Pembina Siaga.

Adanya perindukan adalah untuk melancarkan pelaksanaan kegiatan Pramuka Siaga, dan melaksanakan beberapa administrasi yang sesuai dengan kemampuannya.

2. Unit terkecil bagi Penggalang adalah Regu, yang berarti adalah pembinaan kepemimpinan dan pelaksana utama kegiatan bertumpu pada Regu.

Pembina Penggalang mengkoordinasikan keseragaman yang ada pada tiap regu di dalam Pasukan itu.

3. Pokok-pokok Unit terkecil bagi Penegak adalah tiap personil Pramuka Penegak yang karena perkembangan kejiwaan masih memungkinkan untuk dikelompokkan dalam suatu Sangga tetap.

Pengelola kegiatan ditangani oleh Dewan Ambalan dengan Pembina Penegak berfungsi sebagai pendamping,

4. Bagi Pramuka Pandega setiap personil Pramuka Pandega merupakan pribadi mandiri yang gerak pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Dewan Racana, pembentukan Kelompok Kerja dan Sangga Kerja adalah upaya menyelesaikan tugas kewajiban di dalam gerakan dengan Pembina Pandega sebagai konsultan.

Pada dasarnya Krida dalam tiap Satuan Karya Pramuka identik dengan Sangga dan Ambalan Penegak dalam rangka pelaksanaan kegiatan dan penambahan pengetahuan dan ketrampilan.

Fungsi

Administrasi Satuan berfungsi sebagai berikut.
1. Ukuran pembinaan dan pengawasan kegiatan tulis-menulis di dalam Gugus Depan dan Satuan Karya Pramuka.

2. Pedoman pelaksanaan keadministrasian pada Gugusdepan dan Saka di dalam Gerakan Pramuka.

3. Acuan dan pendorong kreativitas Pramuka dalam tata cara tulis menulis di Gugus Depan dan Saka.

Aspek dan Tahap Pengelolaan

Tugas Pembina Pramuka berpangkal pada 3 aspek yang meliputi sebagai berikut.

1. Pengelolaan pembinaan meliputi proses perencanaan, pemrograman, pengorganisasian, pelaksanaan kegiatan dan pengendalian tentang langkah dan upaya untuk menanamkan dan menumbuhkan mental, moral, watak, sikap dan perilaku luhur pada peserta didiknya.

Langkah dan upaya itu dilakukan bersama-sama dengan Pembantu Pembina Pramuka pada satuannya.

2. Pengelolaan kegiatan dan sarananya meliputi proses perencanaan, pemrograman, pengorganisasian, pelaksanaan program kegiatan dan pengendalian tentang langkah dan upaya memberikan pengetahuan, ketrampilan, pengembangan bakat dan minat serta kemampuan untuk mandiri sesuai perkembangan jasmani dan rokhani peserta didik dengan memperhatikan lingkungan kehidupan mereka itu.

Bagi Pramuka Siaga, proses pengelolaan kegiatan dan sarananya dapat dilimpahkan kepada Pramuka Penggalang, Penegak dan Pandega didampingi Pembantu Pembina Penggalang clan pada Pramuka Penegak dan Pandega masing-masing.

3. Pengelolaan pelantikan merupakan muara perpaduan dari proses pembinaan dan pengelolaan kegiatan yang menjadi wewenang penuh bagi Pembina Pramuka.

Ketiga aspek pengelolaan tersebut dilaksanakan melalui tahap berikut.

1. Penyusunan Rencana Kerja

2. Pembuatan Program Kerja

3. Pengorganisasian

4. Pelaksanaan kegiatan

5. Pengendalian

6. Pelaporan dan pendaftaran ulang.

Penyusunan Rencana Kerja

Satu tahun sekali Gugusdepan menyelenggarakan Musyawarah Gugusdepan yang acaranya antara lain menyusun Rencana Kerja Gugusdepan untuk masa bakti berikutnya.

Rencana Kerja Gugusdepan berpedoman pada :

1. Rencana Kerja Kwarran sesuai tahun masa bakti;

2. Program Kerja Kwarran sesuai tahunnya;

3. Kepentingan peserta didik di Gugus Depan itu serta lingkungan setempat
termasuk harapan orang tua Pramuka.

Rencana Kerja Gugusdepan berisi :

1. Organisasi;

2. Pendidikan orang dewasa;

3. Kegiatan bersama;

4. Kegiatan satuan; dan

5. Administrasi, sarana dan prasarana

Keuangan

Pembuatan Program Kerja

Atas dasar Rencana Kerja Gugusdepan seperti tersebut, maka setiap Satuan di dalam Gugusdepan itu menyusun Program Kerja masing-masing.

Program Kerja Perindukan siaga, Pasukan Penggalang dan Ambalan Penegak serta Racana Pandega dapat disusun secara catur wulan, sehingga sesuai dengan kalender formal para Pramuka.

Setiap penyusunan Program Kerja Satuan Pramuka, maka Pembina Pramuka yang bersangkutan mengarahkan pada :

1. pengelolaan pembinaan, pengelolaan kegiatan dan pengelolaan pelatihan;

2. penyelesaian SKU dari setiap anggota;

3. untuk Pasukan Penggalang terbukanya kesempatan untuk setiap Regu menyelenggarakan latihan Regu.

Pada Ambalan Penegak dan Racana Pandega tersedia waktu bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega mengembangkan dirinya masing-masing.

Pengorganisasian

1. Rencana Kerja Gugusdepan dirinci dan dikelompokkan sesuai golongannya menjadi Program Kerja Satuan Pramuka. Program Kerja Satuan seperti tersebut dijabarkan oleh Unit terkecil pada Satuan masing-masing, sehingga tercipta acara latihan mingguan dan kegiatan unit terkecil pada Satuan itu.

2. Pembina Siaga, Pembina Penggalang, Pembina Penegak, Pembina Pandega dan Pamong Saka selalu mengkoordinasikan Unit terkecil dalam Satuan masing-masing. Dengan demikian akan tercipta sentralisasi dan desentralisasi kegiatan secara harmonis.

3. Rapat untuk pembinaan dan kegiatan (Dewan Penggalang, Dewan Ambalan. Dewan Racana dan Dewan Saka) Serta Rapat Dewan Kehormatan masing-masing Satuan merupakan koordinasi dan konsolidasi.

4. Upaya penyediaan oleh Pembina Siaga, Pembina Penggalang, Pembina Penegak, Pembina Pandega dan Pamong Saka dilakukan selama dan pada waktu rapat serta waktu-waktu lain sesuai kesempatan yang tersedia.

Pelaksanaan Kegiatan

1. Program Kerja Satuan

a. Latihan mingguan oleh Satuan masing-masing;

b. Kegiatan ke luar; dan

c. Latihan Regu, pertemuan sangga kerja dan kelompok kerja.

2. Program Latihan Mingguan

a. Isi program latihan mingguan mengolah bahan :

  • SKU
  • SKK
  • Bahan lain yang berupa selingan atau acara pengganti.

b. Urutan kegiatan

  • Upacara pembukaan
  • Latihan fisik
  • Latihan ringan
  • Puncak acara dengan pokok isi tentang darma dan satya.
  • Santai dan Ujian
  • Upacara penutupan.

c. Hal-hal yang perlu diperhatikan

  • Sifat latihan harus meningkat, dari sedikit pengulangan dan berkesinambungan.
  • Bergantian antara “gerak” dan “tenang”.
  • Hal-hal rinci tentang pelaksanaan kegiatan berkaitan dengan pembinaan personil diatur tersendiri.

Pengendalian

Pengendalian merupakan upaya untuk menjamin terlaksananya kegiatan dengan baik dan mencapai sasaran yang ditentukan serta sesuai dengan ketentuan Gerakan Pramuka.

1. Rangkaian pengendalian meliputi: penyeliaan (supervisi), pelaporan, evaluasi dan pemantauan (monitoring) yang dilakukan sejak tahap perencanaan sampai dengan penyusunan laporan.

2. Pembina Gugusdepan mempunyai tugas untuk melaksanakan pengendalian dengan memeriksa program latihan mingguan serta membubuhkan tanda tangan sebagai tanda persetujuannya.

3. Pembina Satuan bertugas melaksanakan pengendalian pada saat pelaksanaan kegiatan satuan dan memeriksa program latihan unit terkecil serta memberikan petunjuk praktisnya.

4. Khusus untuk latihan keluar, Pembina Gugusdepan dan Pembina Satuan wajib meneliti secara cermat rencana latihan terutama survey lapangan.

5. Penyeliaan (supervisi) perlu dilakukan dengan menggunakan format agar lebih terarah. Hal-hal rinci tentang penyeliaan (supervisi) yang berkaitan dengan pembinaan personil diatur tersendiri.

6. Pelaporan yaitu penyusunan laporan di lingkungan Gugusdepan dilakukan sebagai langkah pendidikan dan dilakukan oleh peserta didik.Pelaporan formal ke Kwarran dan Kwarcab dilakukan oleh Pembina Gugusdepan.

7. Evaluasi latihan mingguan dilakukan oleh Pembina Satuan dalam pertemuan antara Pembina di dalam Gugusdepan itu. Evaluasi pribadi peserta didik wajib dicatat dalam buku catatan pribadi.

8. Pemantauan dilaksanakan secara berkala.

Pembagian Tugas

Pembina Gugusdepan bersama-sama dengan Pembina Satuan mengatur pembagian tugas di tingkat Gugusdepan.

Pembina satuan bersama-sama dengan Pembantu Pembina di Satuan masing-masing mengatur pembagian tugas di tingkat Satuan. Kecuali pada Perindukan Siaga, setiap Pembina dan Pembantu Pembina wajib mengusahakan peran serta peserta didiknya masing- masing secara aktif.

Pembagian tugas tersebut meliputi :

1. Pimpinan/Ketua;

2. Sekretaris;

3. Pengelola keuangan; dan

4. Pengelola sarana

Mengacu pada masa bakti Gugusdepan dan penyelenggaraan Musyawarah Gugusdepan, maka pembagian tugas di tingkat Gugusdepan diusahakan bergilir diantara para Pembina Pramuka dan Pembantu Pembina Pramuka yang ada. Jika karena sesuatu hal maka penugasan dapat dirangkap.

Pembina Gugusdepan melaksanakan administrasi umum meliputi hal-hal berikut.

1. Penerimaan anggota baru.

2. Mengatur pembagian tugas antar Pembina.

3. Mengajukan permintaan tanda kehormatan bagi Pembina dan peserta didiknya.

4. Daftar induk anggota.

5. Menyelenggarakan Musyawarah Gugusdepan dan mengelola Keputusannya.

6. Membuat laporan secara periodik ke Kwarcab melalui Kwarran.

7. Membuat Mutasi.

8. Buku Agenda keluar masuk.

9. Buku Program Kerja.

Pembina Gugudepan melimpahkan pelaksanaan administrasi pendidikan kepada Pembina dan Pembantu Pembina Satuan:

1. Perindukan Siaga

a. Daftar anggota Perindukan

b. Program Kerja Catur wulanan

c. Rencana latihan mingguan

d. Buku anggota

e. Buku log

f. Tabungan

g. Iuran anggota

h. Daftar hadir latihan

i. Catatan pribadi.

2. Pasukan Penggalang

a. Daftar anggota Pasukan

b. Program Kerja Catur wulanan

c. Rencana latihan mingguan

d. Buku anggota

e. Buku latihan mingguan

f. Buku latihan peserta didik

g. Buku log

h. Tabungan

i. Iuran anggota

j. Daftar hadir latihan

k. Catatan pribadi

Ketentuan :

Selain Catatan pribadi, buku-buku lain dapat dipercayakan kepada Pembantu Pembina.
Pratama perlu diberi kepercayaan untuk Buku log, Tabungan dan Iuran, Daftar hadir pada Pin Ru masing-masing.

3. Ambalan Penegak

a. Jenis buku sama dengan Pasukan Penggalang

b. Selain Catatan pribadi, buku-buku lain wajib dipercayakan kepada Dewan

Ambalan di bawah pimpinan Pradana dengan bimbingan Pembantu Pembina Penegak.

4. Racana Pandega

a. Jenis buku sama dengan Pasukan Penggalang

b. Selain Catatan pribadi, buku-buku lain wajib dipercayakan kepada Dewan Racana.

c. Tugas Bantuan

  • Dewan Ambalan dan Dewan Racana di dalam satu Gugusdepan diberi kepercayaan untuk pelaksanaan tugas administrasi umum.
  • Dewan Kerja Ranting atas nama Kwartir Ranting dapat memberi tugas kepada Dewan Ambalan dan Dewan Racana untuk secara bergilir melakukan pelaksanaan tugas administrasi umum bagi suatu Gugusdepan tidak lengkap atas permintaan Gugusdepan yang bersangkutan.
  • Pratama dan Pimpinan Regu mulai diarahkan melaksanakan tugas bantuan sesuai kemampuannya.

SK Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 041 Tahun 1995  tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka selengkapnya dapat di unduh pada tautan berikut ini.

Unduh

Demikian SK Kwarnas Gerakan Pramuka tentang Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Satuan Pramuka. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan