Sistematika Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Contohnya

Sistematika Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Contohnya

Amongguru.com. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang bersifat reflektif untuk memperbaiki atau meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih profesional.

Berdasakan pengertian tersebut, maka tujuan Penelitian Tindakan Kelas adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu praktik praktik pembelajaran yang dilakukan guru.

Selain itu, Penelitian Tindakan Kelas juga bertujuan untuk mengidentifikasi, menemukan solusi, dan mengatasi permasalahan pembelajaran di kelas agar pembelajaran semakin berkualitas.

Setelah melakukan serangkaian Penelitian Tindakan Kelas, maka guru memiliki kewajiban untuk menyusun laporan.

Sistematika Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Contohnya
Sistematika Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Contohnya

Pembuatan laporan harus mengikuti sistematika penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Sistematika penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan contohnya ini secara garis besar dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu bagian awal, bagian isi, dan bagian penutup.

BAGIAN AWAL

Bagian awal laporan Penelitian Tindakan Kelas berisi tentang halaman judul, halaman pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel. daftar gambar, dan daftar lampiran.

1. Halaman Judul

Judul penelitian harus singkat dan padat (maksimal 22 kata). Judul penelitian harus jelas menggambarkan masalah yang akan diteliti, tindakan untuk mengatasinya, hasil yang di harapkan dan tempat penelitian.

2. Halaman Pengesahan

Halaman pengesahan ditanda tangani oleh ketua peneliti, kepala sekolah, dan pembimbing atau pendamping (jika ada).

Halaman pengesahan sebagai bukti bahwa laporan Penelitian Tindakan Kelas yang dibuat telah memenuhi persyaratan.

3. Abstrak

Abstrak adalah kepadatan atau sari dari hasil penelitian. Abstrak memuat latar belakang, tujuan penelitian, metode, hasil penelitian, dan kesimpulan yang diketik dalam satu spasi, dirumuskan dalam satu paragraf dengan jumlah kata kurang lebih 200 kata atau sebanyak satu halaman.

4. Kata Pengantar

Kata pengantar menjelaskan tentang mengapa masalah PTK diangkat sebagai bahan penelitian, ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu penelitian, dan harapan kepada pihak-pihak yang membaca laporan penelitian

BAGIAN ISI

Bagian isi memuat lima bab penting, yaitu pendahuluan, kajian pustaka, metodologi penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, serta simpulan dan saran.

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
  • Deskripsi masalah pembelajaran
  • Jelaskan proses atau kondisi yang sebenarnya terjadi
  • jelaskan hal-hal yang diduga menjadi penyebab permasalahan
  • Dukung dengan data awal yang menunjukkan penyebab terjadinya masalah
  • Pentingnya masalah dipecahkan
  • Tindakan yang akan diberikan pada subjek dan alasannya (bisa diperkuat dengan teori)
2. Perumusan Masalah
  • Berisi beberapa pertanyaan yang akan terjawab setelah tindakan selesai dilakukan.
  • Masalah harus dirinci, sehingga tidak teralu umum.
  • Dirumuskan dalam kalimat naratif, baik berupa pertanyaan atau pun pernyataan problematis.
  • Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan penelitian serta indikator keberhasilan.

Contoh perumusan masalah :

Apakah dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran …. dapat meningkatkan keterampilan proses …. ?

Apakah pendekatan keterampilan proses berbasis laboratorium dapat meningkatkan kualitas pembelajaran …. ?

3. Tujuan Penelitian
  • Tujuan penelitian harus dinyatakan secara operasional
  • Tujuan harus menunjukkan apa yang ingin dicapai pelalui Penelitian Tindakan Kelas.

Contoh tujuan penelitian :

Ingin mengetahui seberapa besar hasil penguasaan peserta didik terhadap materi …. melalui pembelajaran model inkuiri.

Meningkatkan kompetensi peserta didik ……. dalam pembelajaran materi …..

Meningkatkan kompetensi peserta didik ….. dalam belajar materi ….. dengan menerapkan model pembelajaran CTL.

4. Manfaat Penelitian
  • Uraikan manfaat yang dapat diperoleh dari penerapan Penelitian Tindakan Kelas yang akan dilakukan.
  • Manfaat harus menggambarkan apa yang dapat diperoleh bagi peserta didik, guru, dan sekolah apabila penelitian sudah dilakukan.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

  • Kajian pustaka mendasari tindakan yang direncanakan untuk memecahkan masalah penelitian.
  • Kemukakan teori, temuan, dan bahan penelitian lain yang mendukung pilihan tindakan.
  • Pertimbangkan kemutakhiran dan relevansi bahan pustaka.
  • Pada akhir kajian pustaka dapat dirumuskan Hipotesis Tindakan.
  • Rumusan Hipotesis Tindakan harus menyatakan intervensi yang akan dilaksanakan dan hasil yang akan diperoleh.

Contoh Hipotesis Tindakan:

Pemberian tugas terstruktur dapat meningkatkan …. peserta didik ….

Penerapan metode …. dapat meningkatkan keterampilan proses ….. peserta didik kelas ….

Model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar ….. peserta didik pada materi ….

BAB III METODE PENELITIAN

  • Subjek Penelitian : uraian gambaran subjek penelitian
  • Setting Penelitian : jelaskan lokasi, kelas, mata pelajaran, dan waktu penelitian
  • Langkah-langkah Penelitian : perencanaan, pelaksanaan, observasi (pengamatan), dan refleksi.
  1. Perencanaan : (a) mendiskusikan masalah yang dihadapai guru dalam proses pembelajaran dan upaya pemecahan masalahnya; (b) menyusun rancangan tindakan yang menjelaskan apa, mengapa, kapan, dimana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan akan dlakukan; dan (c) menentukan fokus peristiwa yang perlu diamati, membuat instrumen, membuat rancangan tindakan, dan cara menguji hipotesis.
  2. Pelaksanaan : (a) implementasi semua rencana yang sudah dibuat; (b) penjelasan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan; (c) kegiatan yang seharusnya dilakukan guru; dan (d) kegiatan yang seharusnya dilakukan peserta didik.
  3. Observasi (pengamatan) : (a) menentukan waktu pengamatan; (b) menentukan pelaku pengamatan; (c) menyesuaikan pengamatan dengan instrumen; (d) menentukan sumber data; dan (e) menentukan teknik pengumpulan data serta analisa data.
  4. Refleksi : (a) mengkaji secara menyeluruh tindakan yang telah dilakukan; (b) melakukan evaluasi untuk penyempurnaan siklus berikutnya, mencakup analisis, sintesis, dan penilaian terhada[ hasil pengamatan dan tes.
  • Sumber Data : sumber data primer dan sekunder
  • Teknik Pengumpulan Data : angket, observasi, dokumentasi, atau studi pustaka.
  • Indikator Kinerja : uraikan indikator keberhasilan penelitian.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian
(1) Siklus I
  • Tindakan siklus I
  • Hasil observasi aktivitas peserta didik
  • Hasil observasi pengelolaan pembelajaran
  • Hasil tes
  • Refleksi siklus I
  • Rekomendasi siklus I
(2) Siklus II
  • Tindakan siklus II
  • Hasil observasi aktivitas peserta didik
  • Hasil observasi pengelolaan pembelajaran
  • Hasil tes
  • Refleksi siklus II
  • Rekomendasi siklus I
B. Pembahasan
  • Deskripsi Tindakan
  • Deskripsi Aktivitas Peserta Didik
  • Deskripsi Pengelolaan Pembelajaran
  • Deskripsi Penguasaan Materi
  1. Hasil penelitian ditulis lengkap sesuai data pengamatan.
  2. Tabel, diagram, dan grafik dapat digunakan untuk menyajikan data.
  3. Hasil karya peserta didik dan foto tentang proyek yang dilakukan peserta didik dapat dicantumkan sebagai hasil penelitian.
  4. Pembahasan menyajikan uraian tiap siklus sesuai data lengkap akibat tindakan yang telah dilakukan.
  5. Tunjukkan adanya perbedaan antara tindakan pembelajaran yang telah dilakukan secara inovatif dengan pembelajaran biasa tanpa inovasi atau yang sering dilakukan selama ini.
  6. Pada refleksi, berisi penjelasan tentang aspek keberhasilan (dapat melalui grafik) dan kelemahan-kelemahan yang terjadi selama tindakan pembelajaran.
  7. Kemukakan adanya perubahan atau kemajuan yang terjadi pada diri peserta didik.
  8. Kemukakan hasil dari keseluruhan siklus ke dalam ringkasan untuk bahan dasar analisis dan pembahasan.
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
  • Simpulan memuat jawaban atas pertanyaan penelitian yang telah dikemukakan dalam rumusan masalah.
  • Jawaban tidak saja berupa hasil, akan tetapi berisi juga produk dan proses.
B. Saran
  • Saran diperlukan jika hasil penelitian menyangkut pendukung bagian lain sekolah atau menyangkut sistem yang lebih luas dari sekedar kelas, misalnya menghendaki peningkatan keterampilan mengajar guru.
  • Jangan memberikan saran tentang perlunya PTK diteruskan atau diperluas, karena hal tersebut kurang relevan.

BAGIAN PENUTUP

Bagian penutup laporan Penelitian Tindakan Kelas berisi daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

1. Daftar Pustaka

Semua pustaka yang dirujuk untuk mendukung penelitian yang dilaksanakan harus dituliskan pada bagian daftar pustaka.

Daftar pustaka ditulis secara konsisten mengikuti urutan abjad dan mengikuti aturan tertentu, misalnya American Psychology Association (APA).

  • Untuk buku teks :
    Nama penulis (dibalik), judul buku (tulis miring), kota penerbit : Nama Penerbit.
  • Untuk jurnal / majalah
    Nama Penulis, Tahun, Judul Tulisan, Nama jurnal / majalah (huruf miring), No., Volume.
  • Hasil Penilitian / Laporan Penelitian
    Nama Peneliti, Tahun, Judul penelitian, jenis penelitian, Sponsor/Sumber. Dana , Kota

Contoh :

Arikunto, Suharsimi. 2014. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rhinekka Cipta.

Buzan, Tony. 2007. Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

2. Lampiran

Berisi biodata penulis dan data penunjang hasil penelitian, misalnya foto-foto penelitian tiap siklus, hasil lembar kerja siswa, data hasil observasi, dan hasil belajar peserta didik..

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Sistematika Penyusunan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Contohnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan