Simbiosis Mutualisme : Pengertian, Contoh, dan Gambarnya

Simbiosis Mutualisme : Pengertian, Contoh, dan Gambarnya

Amongguru.com. Simbiosis merupakan salah satu pola interaksi makhluk hidup. Simbiosis dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup. Hubungan tersebut sangat dekat dan terjadi dalam satu tempat serta waktu tertentu tertentu.

Kata simbiosis berasal dari bahasa Yunani, yaitu sym yang artinya “dengan” dan biosis yang berarti “kehidupan”.

Terdapat beberapa jenis simbiosis yang ada di dunia, salah satunya adalah simbiosis mutualisme. Simbiosis mutualisme merupakan jenis simbiosis yang banyak terjadi pada makhluk hidup.

Berikut ini ulasan mengenai pengertian simbiosis mutualisme dilengkapi dengan contoh dan gambarnya.

Pengertian Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan.

Di dalam simbiosis mutualisme, tidak ada yang saling dirugikan karena masing-masing makhluk hidup saling memberikan manfaat atau keuntungan.

Secara umum, makhluk hidup yang melakukan simbiosis mutualisme akan mengalami kerugian, jika tidak saling melakukan simbiosis.

Dengan demikian, kehadiran makhluk hidup lain menjadi penting untuk kelangsungan hidup satu dengan lainnya.

Akibat saling ketergantungan inilah, maka makhluk hidup yang menjalani simbiosis mutualisme tidak dapat hidup secara mandiri.

Contoh Simbiosis Mutualisme

Ada banyak contoh simbiosis mutualisme yang tidak disadari terkadang ada di sekitar lingkungan tempat kita. Berikut ini beberapa contoh simbiosis mutualisme.

1. Hubungan antara kupu-kupu dengan bunga

Interaksi antara kupu-kupu dengan bunga adalah salah satu contoh simbiosis mutualisme yang paling umum dikenal.

Bentuk hubungan kupu-kupu dengan bunga bersifat saling menguntungkan. Kupu-kupu menghisap kelenjar madu atau nektar pada sari kelopak bunga untuk dijadikan bahan makanan. Sedangkan bunga mendapatkan keuntungan karena dibantu proses penyerbukannya oleh kupu-kupu.

Ketika kupu-kupu hinggap di atas bunga untuk mengisap nektar, kaki kupu-kupu akan menyentuh putik dan benang sari pada bunga. Serbuk sari kemudian menempel permukaan putih, sehingga terjadilah penyerbukan.

2. Hubungan antara jalak dengan kerbau

Hubungan burung jalak dengan kerbau adalah contoh simbiosis mutualisme. Burung jalak biasanya hinggap di punggung kerbau untuk mencari makanan berupa kutu yang menempel di tubuh kerbau.

Kerbau akan mendapatkan keuntungan karena kutu pada tubuhnya berkurang, sehingga rasa gatal akibat gigitan kutu juga berkurang.

3. Hubungan antara semut Rangrang dengan tanaman

Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina) merupakan jenis serangga yang sering ditemukan pada tanaman buah. Keberadaan semut ini kadang mengganggu karena gigitannnya, sehingga menyulitkan dalam mengambil buah dari pohon.

Akan tetapi, keberadaan semut Rangrang sangat penting bagi tanaman. Semut Rangrang akan membantu melindungi dari serangga hama yang akanĀ  merusak tanaman.

Semut Rangrang memperoleh manfaat karena dapat membuat sarang pada tananam. Sedangkan tanaman diuntungkan karena jika ada hama yang menyerang tanaman, semut Rangrang akan menyerang balik hama karena dianggap akan merusak sarang mereka.

4. Hubungan antara lalat dengan bunga Raflesia

Hubungan lalat dengan bunga Raflesia juga menjadi contoh simbosis mutualisme antara hewan dengan tumbuhan.

Bau khas dari bunga Raflesia menarik serangga untuk hinggap dan mencari makanan. Dengan demikian lalat diuntungkan karena mendapatkan sumber makanan, sedangkan bunga Raflesia mendapatkan keuntungan dibantu proses penyerbukannya oleh lalat.

5. Hubungan antara manusia dengan bakteri E. Coli

Bakteri Escherichia coli merupakan jenis bakteri yang biasa ditemukan di dalam usus besar manuia. Kehadiran bakteri E. coli ini untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat dan mempercepat proses pembusukan sisa-sisa makanan di usus besar.

Baca :

Bakteri E. coli juga bermanfaat untuk membantu memproduksi vitamin K yang berfungsi untuk proses pembekuan darah.

Bakteri E. coli mendapatkan keuntungan hidup di dalam usus besar manusia, karena bisa memperoleh makanan dari sisa proses pencernaan makanan di usus besar.

6. Hubungan antara rayap dengan flagellata

Rayap dan flagellata memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Flagellata akan mengeluarkan enzim selulase untuk membantu rayap dalam mencerna kayu.

Enzim flageltta dapat membuat partikel kayu yang keras menjadi lebih lunak, sehingga dapat dengan mudah dimakan rayap. Sedangkan enzim flagellata sendiri mendapatkan makanan dari dalam tubuh rayap.

7. Hubungan antara petani dengan burung hantu

Burung hantu merupakan burung predator selain burung elang. Dengan adanya burung hantu, maka akan membantu petani dalam mencegah kerusakan ladang akibat serangan hama tikus.

Petani mendapatkan keuntungan, yaitu ladanganya terhindar dari hama tikus karena dimakan oleh burung hantu.

Sedangkan burung hantu juga diuntungkan karena mendapatkan sumber makanan dari hama tikus yang menyerang ladang petani.

Demikian informasi mengenai pengertian simbiosis mutualisme dan contohnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan