Sertifikat Pendidik Pengganti Tes SKB CPNS 2019, Begini Ketentuannya

Sertifikat Pendidik Pengganti Tes SKB CPNS 2019, Begini Ketentuannya

Amongguru.com. Kabar gembira bagi pelamar CPNS yang sudah memiliki Sertifikat Pendidik, karena Sertifikat Pendidik dapat menjadi pengganti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019.

Ini artinya, pelamar yang sudah mempunyai Sertifikat Pendidik dan lolos passing grade (nilai ambang batas) dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), tidak perlu ikut tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Lulus atau tidaknya pelamar tentu masih menunggu hasil seleksi peserta tes SKB lainnya. Apabila tidak ada pesaingnya, maka pelamar yang memiliki sertifikat pendidik dan lolos passing grades tes SKD dapat langsung menjadi CPNS.

Baca : PermenPANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi CPNS 2018

Sebelumnya sempat ramai diberitakan bahwa Sertifikat Pendidik menjadi syarat wajib pendaftacan CPNS pada formasi jabatan guru.

Formasi jabatan guru termasuk paling besar jumlahnya pada penerimaan CPNS 2019, yaitu sebanyak 63.324 formasi.

Sedangkan tenaga kesehatan sebanyak 31.756 formasi dan tenaga teknis fungsional sebanyak 23.660 formasi.

Pendaftaran CPNS 2019 secara online akan dimulai tanggal 11 November 2019. Pelamar hanya diperbolehkan untuk mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan sesuai instansi yang dipilih.

Sertifikat pendidik tidak menjadi syarat wajib pendaftaran CPNS formasi guru. Pelamar yang belum memiliki Sertifikat Pendidik, tetap bisa mengikuti pendaftaran CPNS 2019, khususnya untuk formasi guru.

Di dalam PermenPANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, salah satu poinnya adalah mengatur tentang penggunaan Sertifikat Pendidik sebagai pengganti tes SKB CPNS 2019.

Sesuai peraturan tersebut, ada tiga syarat yang harus dipenuhi pelamar agar Sertifikat Pendidik yang dimiliki dapat dijadikan sebagai pengganti tes SKB, sebagai berikut.

1. Sertifikat Pendidik sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linier).

2. Sertifikat Pendidik dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, atau Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

3. Pelamar memenuhi passing grade SKD dalam batas jumlah tiga kali formasi.

Pelamar yang memiliki Sertifikat Pendidik, wajib menggunggah dokumen tersebut pada sistem SSCASN BKN saat melakukan pendaftaran CPNS 2019 secara online.

Baca : Pelamar CPNS 2019 Kategori P1/TL Boleh Pakai Nilai SKD 2018

Sertifikat Pendidik yang diunggah oleh pelamar pada saat pendaftaran formasi Umum Jabatan Guru akan ditetapkan oleh panitia seleksi sebagai pengganti SKB yang nilainya sebesar nilai maksimal SKB.

29 Replies to “Sertifikat Pendidik Pengganti Tes SKB CPNS 2019, Begini Ketentuannya

    1. Pelamar yang memiliki Sertifikat Pendidik, wajib menggunggahnya pada sistem SSCASN BKN saat melakukan pendaftaran online.

  1. Untuk yg tdk memiliki sertifikat pendidik tp saingannya pny sertifikat pndidik.. Trus bagaimana.. ? Pdhal formasi yg dibutuhkan 1.. Apakah auto tdk lolos

  2. Bagai mana kalau sertifikat pendidiknya dapt dari jalur mandiri apakah bisa dipergunakan untuk tahap SKB? Trimakasih

  3. Jika waktu pendaftaran lupa upload serdik padahal sudah punya apa waktu ujian SKB dengan membawa serdik asli bisa mendapatkan nilai sempurna

  4. Peserta SKB semua memiliki serdik, tapi pas tes SKB nilai yg urutan 3 SKD nilainya jauh lebih tinggi dibanding yang no 1 SKD. Tetap dinilai dari SKD?

  5. Dari 3 peserta skb, 2 sudah serdik dan mengikuti ujian. otomatis yang tidak serdik otomatis kalah. Untuk menentukan yang lulus jadi cpns dari 2 peserta yg punya serdik, apakah hanya berpatokan pada nilai SKD atau adakah integrasi untuk penentu kelulusan cpns dari 2 peserta yg sudah serdik???

    thanks

  6. 1. integrasi nilai SKD + SKB maksimal (serdik) + SKB murni?
    2. Integrasi nilai SKD + SKB maksimal(serdik) ?

    yang nomor 1 apa nomor 2 min?

    1. Nomor 2, BKN tetap mewajibkan pelamar formasi guru yang memiliki sertifikasi pendidik ikut tes SKB berapa pun nilainya. Apabila sertifikat pendidiknya sah dan direspon Kemendikbud, baru nilai SKB nya maksimal (100). Jika setelah sertifikat pendidiknya diverifikasi ternyata tidak diakui, pelamar formasi guru tersebut akan tetap punya nilai SKB sesuai hasil tes.

  7. Brati yang ranking 1 punya serdik percuma ya min serdiknya
    brati nilai SKB murni tetap berpengaruh ya min walaupun dua duanya mempunyai sertifikat pendidik.
    yang menang yang gak ranking 1 min??
    bukanya permenpan no 33 tahun 2019 yang memiliki serdik diberi nilai pengganti maksimal 100 ya
    dan gak ada penjelasan atau pengaruh mengenai nilai SKB murni?

    1. Sudah saya jelaskan : BKN tetap mewajibkan pelamar formasi guru yang memiliki sertifikasi pendidik ikut tes SKB berapa pun nilainya. Apabila sertifikat pendidiknya sah dan direspon Kemendikbud, baru nilai SKB nya maksimal (100). Jika setelah sertifikat pendidiknya diverifikasi ternyata tidak diakui, pelamar formasi guru tersebut akan tetap punya nilai SKB sesuai hasil tes.
      Jika sertifikat pendidiknya sah, maka Nilai Akhir = Nilai SKD + Nilai SKB Maksimal
      JIka sertifikat pendidik tidak sah, maka Nilai Akhir = Nilai SKD + Nilai SKB hasil tes
      Penangkapan pemahaman saya begitu…

  8. brati kesimpulannya kalau 3 peserta SKB berserdik semua nilainya SKB ketiganya diberi nilai maksimal semua ya dan nilai SKB murninya gak berguna ya?

Tinggalkan Balasan