Sejarah Lengkap dan Urutan Pelaksanaan Raimuna Nasional Indonesia

Sejarah Lengkap dan Urutan Pelaksanaan Raimuna Nasional Indonesia

Amongguru.com. Kata raimuna berasal dari bahasa Ambai, bahasa yang biasa digunakan oleh penduduk Yapen Timur, Papua.

Kata raimuna, terdiri dari rai dan muna. Rai yang berarti kelompok orang atau sekelompok kepala suku untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan muna berarti kekuatan untuk mencapai keberhasilan.

Secara bahasa, raimuna berarti sekelompok orang yang berkumpul bersama dengan segala daya kekuatan untuk mencapai tujuan atau keberhasilan bersama.

Raimuna adalah pertemuan para pramuka penegak dan pandega berbentuk kemah besar, dengan tujuan mempererat persatuan dan mengembangkan persahabatan.

Raimuna diselenggarakan mulai dari tingkat Kwartir Ranting atau kecamatan hingga tingkat nasional. Perkemahan yang dilakukan lebih bersifat kreatif, rekreatif, dan edukatif.

Pada awalnya, pertemuan antara pramuka penegak dan pandega diberi nama Pertemuan Penegak Pandega Puteri Putera atau disingkat Perppanitera. Perppanitera tersebut dilakukan selama dua kali, yaitu tahun 1969 dan 1972.

Karena pada waktu itu, juga terdapat kegiatan lain untuk pramuka penegak dan pandega, maka Kwartir Nasional kemudian berencana menyatukan seluruh kegiatan penegak dan pandega agar lebih efektif, dengan nama Raimuna.

Penyelenggaraan Raimuna pada tahun 1976 diberi nama Raimuna Nasional III, karena melanjutkan Perppanitera I dan Perppanitera II.

TIngkatan Raimuna

1. Raimuna Ranting (Rairan)

Raimuna di tingkat Kwartir Ranting disebut Raimuna Ranting atau biasa disingkat dengan Rairan. Raimuna Ranting diselenggarakan setiap satu tahun sekali.

Peserta Raimuna Ranting adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perwakilan dari masing-masing gugus depan (Ambalan Penegak atau Racana) pada wilayah Kwartir Ranting (kecamatan) tersebut.

2. Raimuna Cabang (Raicab)

Raimuna di tingkat Kwartir Cabang (Kabupaten/Kota) disebut Raimuna Cabang atau biasa disingkat dengan Raicab.  Raimuna Cabang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

Raimuna Cabang diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perwakilan dari masing-masing Kwartir Ranting yang terdapat dalam wilayah Kwartir Cabang (kota) tersebut.

3. Raimuna Daerah (Raida)

Raimuna di tingkat Kwartir Daerah (Provinsi) disebut Raimuna Daerah atau biasa disingkat dengan Raida.

Raimuna Daerah diselenggarakan setiap tiga tahun sekali. Raimuna Daerah diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perwakilan dari masing-masing Kwartir Cabang yang terdapat dalam wilayah Kwartir Daerah (provinsi) tersebut.

4. Raimuna Nasional (Rainas)

Raimuna di tingkat Kwartir Nasional disebut Raimuna Nasional atau biasa disingkat dengan Rainas. Raimuna Nasional diadakan setiap 4 tahun sekali.

Raimuna Nasional diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega perwakilan dari masing-masing Kwartir Daerah (provinsi).

Perwakilan masing-masing provinsi ini biasanya diambilkan dari masing-masing Kwartir Daerah (kabupaten).

Kegiatan Raimuna

Raimuna adalah kegiatan pertemuan antara Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang bersumber pada nilai-nilai berikut.

1. Filsafat Pancasila dan agama.

2. Jiwa perjuangan 1945.

3. Persahabatan dan kekeluargaan.

4. Perkembangan ekonomi, sosial, dan teknologi.

5. Seni budaya, kesehatan, kesejahteraan, dan kelestarian lingkungan hidup.

6. Keamanan dan ketertiban masyarakat.

7. Adat-istiadat dan tata susila.

8. Kepemimpinan dan kewirausahaan.

Kegiatan dalam raimuna juga disesuaikan dengan aspirasi generasi muda Indonesia pada umumnya, minat, kebutuhan, dan kemampuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, serta kepentingan dan kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan-kegiatan dalam raimuna diutamakan pada peningkatan mental, fisik, pengetahuan, serta keterampilan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Daftar Urutan Pelaksanaan Raimuna Nasional

Berikut ini daftar urutan pelaksanaan Raimuna Nasional dari pertama kali penyelengaraan sampai dengan sekarang.
  • Perppanitera I (Raimuna Nasional I); diselenggarakan  di Cimanggis, Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 21 – 26 Agustus 1969.
  • Perppanitera II (Raimuna Nasional II); diselenggarakan di Bedugul, Tabanan, Bali, pada tanggal 14 – 23 Agustus 1972.
  • Raimuna Nasional III; diselenggarakan di Karangkates, Malang, Jawa Timur, pada tanggal 14 – 24 September 1976.
  • Raimuna Nasional IV; diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, pada tanggal 7 – 14 Agustus 1982.
  • Raimuna Nasional V; diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, pada tanggal 14 – 21 Desember 1987.
  • Raimuna Nasional  VI; diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, pada tanggal 3 – 12 Juli 1992.
  • Raimuna Nasional VII; diselenggarakan di Cububur, Jakarta, pada tanggal 1 – 10 Juli 1997.
  • Raimuna Nasional VIII; diselenggarakan di Prambanan, Sleman, Yogyakarta, pada tanggal 8 – 17 Juli 2003.
  • Raimuna Nasional IX; diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, pada tanggal 27 Juni – 7 Juli 2008.
  • Raimuna Nasional X; diselenggakan di Jayapura, Papua, pada tanggal 8 – 15 Oktober 2012.
  • Raimuna Nasional XI; diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, pada tanggal 13 – 21 Agustus 2017.

Baca juga :

Demikian informasi mengenai sejarah lengkap dan urutan pelaksanaan Raimuna Nasional Indonesia. Semoga bermanfaat untuk menambah referensi bacaan Anda di bidang Kepramukaan.

Tinggalkan Balasan