Sebutkan Tiga Penyakit dan Gangguan Sistem Pernapasan Manusia!

Sebutkan Tiga Penyakit dan Gangguan Sistem Pernapasan Manusia!

Jawab :

  1. Asma
  2. Kanker Paru-paru
  3. TBC

Penjelasan :

Gangguan dan penyakit sistem pernapasan biasanya terjadi pada organ-organ pernapasan.  Gaya hidup tidak sehat dan juga keturunan dapat menjadi penyebab munculnya gangguan dan penyakit pada sistem pernapasan tersebut.

Gangguan dan penyakit pada sistem pernapasan ini harus segera ditangani karena dapat mengganggu kelancaran proses pernapasan. Bahkan dalam beberapa kasus, gangguan dan penyakit sistem pernapasan dapat menimbulkan kematian.

Sebutkan Tiga Penyakit dan Gangguan Sistem Pernapasan Manusia!

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penyakit dan gangguan sistem pernapasan manusia.

1.  Asma

Asma merupakan kelainan penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi dan bersifat menurun.

Gejala berat dari asma adalah serangan batuk yang hebat, sesak napas yang berat dan tersengal-sengal, kulit kebiruan (sianosis), sulit tidur, dan kesadaran menurun

2.  Kanker Paru-paru

Penyakit pernapasan ini ditandai dengan tumbuhnya sel-sel kanker pada paru-paru yang tidak terkendali dan lama kelamaan akan menyerang seluruh tubuh,

Gejala-gejala umum penderita kanker paru-paru adalah pembengkakan pada wajah dan leher, napas sesak dan pendek, kehilangan selera makan, cepat lelah, batuk berdahak yang disertai darah, sakit kepala tanpa sebab yang jelas, dan suara menjadi serak atau parau.

3.  Tuberkolosis (TBC)

Tuberkolosis (TBC) merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tersebut akan menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Apabila penyakit ini menyerang dan dibiarkan semakin luas, maka dapat menyebabkan sel paru-paru mati.

Akibatnya, paru-paru akan menguncup dan mengecil. Kondisi tersebut akan menyebabkan penderita TBC napasnya sering terengah-engah.

4. Bronkhitis

Bronkhitis merupakan gangguan pada cabang-cabang batang tenggorokan (bronkus) akibat peradangan atau imflamasi pada saluran tersebut.

Gejala bronchitis adalah penderita mengalami demam dan menghasilkan lendir yang menyumbat batang tenggorokan. Akibatnya penderita akan mengalami sesak napas.

Bronkus merupakan saluran udara pada sistem pernapasan yang membawa udara ke paru-paru.

Dinding bronkus akan menghasilkan mukosa atau lendir untuk menahan debu dan partikel lain yang bisa menyebabkan iritasi agar tidak masuk ke dalam paru-paru.

Bronkitis akut berasal dari infeksi paru-paru yang kebanyakan disebabkan oleh virus. Iritasi dan peradangan menyebabkan bronkus menghasilkan mukosa terlalu banyak dan tubuh berusaha mengeluarkan lendir atau mukosa yang berlebihan tersebut dengan cara batuk.

Kebiasaan merokok merupakan faktor yang paling sering menjadi penyebab munculnya penyakit ini.

5. Emfisema

Emfisema adalah penyakit yang disebabkan oleh pembengkakan paru-paru. Pembengkakan ini dapat disebabkan karena pembuluh darah pada paru-paru kemasukan udara.

Gejala yang ditimbulkan nafsu makan menjadi berkurang sehingga berat badan menurun secara drastis.

Selain itu, penderita akan mengalami sesak napas dalam waktu yang lama dan tidak dapat disembuhkan  meskupun dengan obat pelega sekali pun. Menghidari asap rokok merupakan cara terbaik untuk mencegah penyakit ini.

6. Radang Paru-paru (Pneumonia)

Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri diplococcus pneumoniae.

Akibat serangan bakteri tersebut, maka akan terjadi peradangan pada alveolus karena alveolus dipenuhi oleh nanah dan lendir, sehingga oksigen sulit berdifusi mencapai darah.

Pneumonia juga dapat juga disebabkan oleh iritasi kimia atau fisik paru-paru sebagai akibat dari penyakit lainnya, seperti kanker paru-paru. Terlalu banyak meminum alkohol juga dapat menjadi pemicu munculnya penyakit ini.

7. Influenza (flu)

Influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini timbul dengan gejala bersin-bersin, demam, dan pilek.

Influenza adalah suatu penyakit infeksi akut saluran pernafasan yang ditandai oleh demam, menggigil, sakit otot, sakit kepala dan sering disertai pilek, sakit tenggorok dan batuk yang tidak berdahak.

Penyakit ini dapat berlangsung antara 2 sampai 7 hari dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

8. Hipoksia

Hipoksia adalah kondisi sindrom kekurangan oksigen pada pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Pada kasus yang fatal, penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada sel-sel tubuh.

Akan tetapi pada tingkat yang lebih ringan dapat menimbulkan penekanan aktivitas mental serta menurunkan kapasitas kerja otot.

Tinggalkan Balasan