Sebutkan 4 (empat) contoh produk bioteknologi modern!

Sebutkan 4 (empat) contoh produk bioteknologi modern!

Jawab :

Empat contoh produk bioteknologi modern :

1. Hibridisasi

2. Insulin

3. Kultur jaringan

4. Tanaman dan hewan transgenik.

Penjelasan :

Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menggunakan teknik rekayasa genetika, misalnya DNA rekombinan.

DNA rekombinan merupakan upaya pemutusan dan penyambungan DNA dengan beberapa cara, misalnya kultur jaringankloning, dan fusi sel.

Bentuk-bentuk bioktenologi modern dan produk yang dihasilkan, antara lain sebagai berikut.

1. Kultur Jaringan

Kultur jaringan dilakukan untuk memperbanyak jumlah tanaman yang memiliki sifat sama dengan induk. Tanaman yang dikultur biasanya merupakan bibit unggul.

Keuntungan dari teknik kuntur jaringan adalah dapat dihasilkan keturunan bibit unggul dalam jumlah banyak, memiliki sifat sama dengan induk, waktunya cepat, dan tidak membutuhkan lahan yang terlalu luas.

Kultur jaringan sebenarnya memanfaatkan sifat totipotensi yang dimiliki tumbuhan. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel tumbuhan untuk menjadi individu yang sempurna. Jaringan yang akan diambil untuk kultur dinamakan eksplan.

Pada umumnya yang dijadikan eksplan adalah jaringan muda yang masih aktif membelah, misalnya ujung batang, ujung akar, dan ujung daun.

Kultur jaringan dapat disimpan dalam suhu rendah sebagai stok atau cadangan. Apabila sewaktu-waktu diperlukan, maka jaringan tersebut dapat diambil dan ditanam.

Contoh dari tanaman yang bisa menjadi objek kultur jaringan adalah wortel, pisang, mangga, tebu, dan anggrek.

2. Kloning

Kloning adalah penggunaan sel somatik makhuk hidup multiseluler untuk membuat satu atau lebih individu degan materi genetik yang sama atau identik.

Kloing ditemukan pada tahun 1997 oleh Dr. Ian Wilmut, seorang ilmuwan dari Skotlandia dengan menjadikan sebuah sel telur domba yang telah direkayasa menjadi seekor domba tanpa pejantan atau tanpa perkawinan. Domba hasil tekayasa tersebut diberi nama domba Dolly.

Jadi domba hasil kloning merupakan domba hasil perkembangbiakan secara vegetatif, karena sel telur tidak dibuahi oleh sperma.

Kloning akan berhasil apabila nukleus ditrasplantasikan ke dalam sel yang akan menghasilkan embiro (sel telur), termasuk sel germa. Sel germa adalah sel yang menumbuhkan telur dari sperma.

3. Makhluk Hidup Transgenik

Makhluk hidup transgenik sering disebut juga sebagai GMOs (Genetically Modified Organism) yang merupakan hasil dari rekayasa genetika.

Teknik ini mengubah faktor keturunan untuk mendapatkan sifat baru. Teknik ini dikenal dengan teknologi plasmid.

Pengubahan gen dilakukan dengan cara menyisipkan gen lain ke dalam plasmid sehingga menghasilkan individu yang memiliki sifat tertentu sesuai keinginan pembuatnya.

Teknologi plasmid ini dapat dilihat dari beberapa aplikasi yang telah dikembangkan manusia, antara lain sebagai berikut.

a. Produk Insulin

Pembuatan insulin dilakukan dengan cara menyambungkan gen pengontrol pembuatan insulin manusia ke dalam DN bakteri.

Hasil penyambungan tersebut akan membentuk bakteri baru yang mampu menghasilkan hormon insulin manusia. Bakteri ini akan dipelihara di dalam laboratorium untuk mengeluarkan insulin sebagai obat kencing manis.

b. Menciptakan Bibit Unggul

Beberapa teknik rekayasa genetik untuk memperbaiki kualitas tumbuhan atau menciptakan bibit unggul sebagai berikut.

  • Pencangkokan gen pembentuk pestisida pada tumbuhan, sehingga mampu menghasilkan pestisida yang mematikan hama.
  • Rekayasa tumbuhan yang mampu melakukan fiksasi nitrogen. Teknologi ini membuat tanaman dapat memupuk dirinya sendiri.
  • Rekayasa genetika yang mampu menciptakan tanaman yang mampu memproduksi zat anti koagulan.

c. Hibridisasi

Hibridisasasi adalah persilangan antara varietas dalam spesies sama yang memiliki sifat unggul. Hasil dari hibridisasi adalah hibrid yang mempunyai sifat perpaduan dari kedua induknya.

Teknik hibridisasi ini dapat dilakukan pada tumbuhan maupun hewan. Beberapa contoh tumbuhan yang telah dibudidayakan adalah jagung, kelapa, padi, tebu, dan anggrek.

d. Inseminasi Buatan

Inseminasi buatan merupakan pembuahan atau fertilisasi yang terjadi pada sel telur dengan sperma yang disuntikkan di kelamin betina.

Jadi, di dalam prosesnya, fertilisasi tidak membutuhkan hewan jantan, akan tetapi hanya membutuhkan spermanya saja.

Inseminasi buatan dilakukan karena bibit pejantan unggul yang hendak dikawinkan dengan bibir betina lokal tidak memiliki waktu masa subur yang bersamaan.

Di dalam mendapatkan bibit pejantan unggul untuk mengawini bibit betina lokal. tidak perlu dengan membawa individunya, tetapi cukup dengan membawa spermanya. Hal ini juga memudahkan proses pengiriman dari suatu negara ke negara lain.

e. Bayi Tabung

Bayi tabung adalah bayi hasil pembuahan yang berlangsung di dalam tabung. Teknologi ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari teknologi inseminasi buatan, hanya saja proses pembuahan terjadi di luar tubuh.

Tinggalkan Balasan