Sebutkan 3 (tiga) jenis pencemaran lingkungan dan bahan pencemarnya!

Sebutkan 3 (tiga) jenis pencemaran lingkungan dan bahan pencemarnya!

Jawab :

Tiga jenis pencemaran lingkungan dan bahan pencemarnya :

1. Pencemaran udara

Bahan pencemar :

  • Faktor manusia : asap, gas, dan debu pembakaran bahan bakar fosil
  • Faktor alam : gas dan debu letusan gunung berapi dan hasil pembusukan sampah organik.

2. Pencemaran air

Bahan pencemar :

  • Mikroorganisme patogen, limbah organik yang membusuk, nutrisi tanaman, bahan kimia beracun, endapan, panas, minyak bumi, dan zat radioaktif.

3. Pencemaran tanah

Bahan pencemar :

  • Bahan cair : minyak, insektisida, dan larutan detergen.
  • Bahan padat : sampah (organik maupun anorganik)

Penjelasan :

Pencemaran secara sederhana dapat diartikan sebagai masuknya zat asing ke dalam lingkungan yang mengakibatkan keadaan lingkungan menjadi tidak normal seperti semula. Akibat pencemaran akan dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Pencemaran dapat terjadi karena ulah manusia atau proses alam. Bahan atau zat yang dapat mengakibatkan pencemaran atau polusi dinamakan polutan.

Pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah. Pengelompokan jenis pencemaran lingkungan ini didasarkan pada bahan yang mencemari.

1. Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah masuknya polutan ke dalam udara, sehingga komposisi udara pada keadaan normalnya berubah.

Komposisi udara kering dan bersih adalah Nitrogen (N2) 78,08%; oksigen (O2) 20,95%; dan karbon dioksida (CO2) 0,035%.

Apabila persentase gas karbon dioksida di atmosfer melebihi 0,035% dan mengakibatkan gangguan pada kehidupan makhluk hidup di Bumi, maka udara tersebut dapat dikatakan telah tercemar oleh gas karbon dioksida.

Secara alami, pencemaran udara dapat terjadi akibat proses alam, seperti gas dan debu yang diperoleh dari letusan gunung berapi dan gas-gas dari hasil pembusukan sampah organik.

Selain itu, pencemaran udara juga dapat terjadi akibat perbuatan manusia, misalnya asap, gas, dan debu yang dihasilkan dari hasil pembakaran bahan bakar fosil (seperti batubara dan bensin).

2. Pencemaran Air

Air murni di alam memiliki ciri-ciri bening (tidak berwarna), tidak berasa, tidak berbau, dan tidak mengandung bahan kimia lain.

Akan tetapi, saat ini air di alam sudah banyak yang tidak murni. Air hujan sudah mengandung beberapa bahan pencemar, misalnya NH3, SO4, debu, dan spora.

Demikian halnya air dari sumber air, sudah banyak mengandung Na, Mg, Ca, Fe, bakteri dan jamur.

Badan air dapat tercemar oleh berbagai macam zat, termasuk mikroorganisme patogen, limbah organik yang dapat membusuk, nutrisi tanaman, bahan kimia beracun, endapan, panas, minyak bumi, dan zat radioaktif.

3. Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah ditandai dengan adanya bahan pada permukaan tanah atau di bawah permukaan tanah yang dapat mengganggu kemampuan tanah tersebut untuk mendukung kehidupan makhluk hidup di atasnya.

Tanah merupakan tempat hidup berbagai makhluk hidup. Secara alami, tanah memiliki kemapuan untuk mendukung sejumlah makhluk hidup, sehingga dapat hidup di atasnya.

Tanah dikatakan tercemar apabila kemampuan tanah tersebut untuk mendukung kehidupan di atasnya menjadi lebih rendah.

Bahan pencemar tanah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bahan cair dan bahan padat. Bahan pencemar yang berwujud sebagai bahan cair, misalnya berbagai macam minyak, insektisida, dan larutan detergen.

Pencemar yang berwujud bahan padat, misalnya sampah, baik itu sampah organik maupun anorganik. Sampah organik, contohnya sisa-sisa kehidupan, sampah pasar, dan sampah dapur. sampah anorganik, misalnya plastik, kaca, logam, atau sisa-sisa bongkaran rumah.

Tinggalkan Balasan