Sebutkan 3 contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi akar!

Sebutkan 3 contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi akar!

Jawab :

3 (tiga) contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan umbi akar :

1. Wortel

2. Jahe

3. Kunir

Penjelasan :

Umbi akar merupakan umbi yang terbentuk dari modifikasi akar. Akar yang membesar hasil modifikasi tersebut berisi cadangan makanan.

Umbi akar dapat terbentuk dari akar tunggang maupun akar cabang. Apabila umbi akar ditanam bersama pangkal batangnya, maka pada pangkal batang tersebut akan tumbuh tunas. Tunas inilah yang merupakan tumbuhan baru.

Jenis-jenis Umbi Akar

Berdasarkan asalnya, umbi akar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu umbi yang terbentuk dari akar tunggang dan umbi yang terbentuk dari akar cabang.

Pada modifikasi akar tunggang, struktur yang membesar adalah batang akarnya. Contoh umbi akar yang terbentuk dari akar tunggang adalah wortel dan lobak.

Sedangkan pada modifikasi akar cabang, struktur yang membesar adalah cabang akar, misalnya ketela pohon (singkong).

Contoh Tanaman Umbi Akar

Berikut ini adalah beberapa contoh tanaman umbi akar.

1. Wortel

Wortel merupakan tanaman sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral. Wortel mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K.

Tanaman sayuran ini juga banyak mengandung kalium, beta karoten, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Salah satu manfaat wortel bagi kesehatan dan sudah diketahui banyak orang adalah untuk menjaga kesehatan mata.

Kandungan beta karoten dan vitamin A dalam wortel dalam membantu mencegah terjadinya rabun senja serta memperbaiki penglihatan yang lemah.

2. Ketela Pohon

Ketela pohon atau singkong merupakan tanaman perdu tahunan tropika dan subtropika. Singkong menjadi sumber karbohidrat makanan ketiga di daerah tropis, setelah nasi dan jagung.

Singkong termasuk tanaman yang paling bisa beradaptasi dengan kekeringan. Singkong dapat dibedakan menjadi singkong manis dan singkong pahit, tergantung pada kandungan antinutrisional dan racunnya.

Pada varietas singkong pahit, kandungan antinutrisonal dan racunnya lebih banyak, sehingga dapat meninggalkan sisa sianida berbahaya jika memasaknya tidak benar.

3. Jahe

Jahe (Zingiber officinale) merupakan salah satu tanaman herbal yang sering dijadikan sebagai rempah-rempah dan juga bahan obat alami.

Pada cuaca dingin, jahe sangat cocok dijadikan sebagai minuman herbal penghangat tubuh. Hal ini dikarenakan jahe memiliki senyawa keton yang disebut Zingeron, sehingga memberikan sensasi pedas dan hangat di tubuh.

Jahe sendiri termasuk tanaman rimpang, dimana rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung pada ruas-ruas tengahnya.

Tanaman jahe mempunyai ukuran sekitar satu meter dengan daun hijau tipis. Di setiap helai daun jahe yang tipis tersebut ada karakteristik kasarnya.

Akar jahe yang akan menjadi rimpang biasanya terbenam di dalam tanah dan berkembang sesuai umurnya.

Selain dikenal sebagai bumbu untuk memasak, jahe juga banyak dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Jahe memiliki beberapa kandungan kimia yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, antara lain minyak atsiri, glukosa, serat, curcumin, dan gingerol.

4. Kunir

Kunyit (kunir) merupakan salah satu tanaman rempah asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman tersebut kemudian mengalami penyebaran ke negara Malaysia, Indonesia, Australia, India, bahkan benua Afrika. Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean (Zingiberaceae).

Kunyit adalah salah satu rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masak wajib di dapur. Kunyit menjadi pilihan untuk bumbu pelengkap dalam mengolah berbagai masakan, karena mampu menambah cita rasa dan aroma yang khas pada makanan.

Kunyit juga dapat dijadikan sebagai pewarna alami dalam masakan. Selain untuk bumbu dan pewarna alami masakan, ternyata kunyit atau kunir ini dapat dijadikan sebagai obat untuk mengatasi gangguan kesehatan.

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai obat, yang disebut kurkuminoid. Kurkuminoid adalah senyawa yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, dan bisdesmetoksikurkumin.

Kunyit juga mengandung minyak atsiri, glukosa, pati, arabinosa, dan beberapa mineral penting untuk tubuh.

5. Kencur

Kencur merupakan salah satu jenis tanaman obat yang cukup lama dikenal oleh masyarakat. Kecur terkenal sebagai obat herbal yang sudah sangat populer, yaitu beras kencur.

Selain untuk bahan jamu, kencur juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dengan cara dikonsumsi secara langsung atau diekstrak menjadi serbuk dan minyak.

Tanaman kencur dapat dengan mudah tumbuh pada dataran pegunungan yang tanahnya subur dan sedikit air. Tanaman herbal ini tumbuh menggeletak pada permukaan tanah dengan ciri helaian daun yang jarang.

Tinggalkan Balasan