SE Sesjen Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Kemenag

SE Sesjen Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Kemenag

Amongguru.com. Sekretaris Jenderal, Kementerian Agama Republik Indonesia telah menerbitkan SE Sesjen Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Kemenag.

Bahwa untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terutama varian Omicron di lingkungan Kementerian Agama, perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja bagi aparatur sipil negara.

Berdasarkan pertimbangan tersebut dan dengan memperhatikan arahan Menteri Agama, maka perlu menetapkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal tentang penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama.

Baca : Surat Edaran Aktivasi Akun Pembelajaran Guru dan Tendik Tahun 2022

Maksud

Surat Edaran ini dimaksudkan dan bertujuan mengatur pelaksanaan sistem kerja bagi pegawai aparatur sipil negara Kementerian Agama, agar pelaksanaan tugas, fungsi, dan layanan publik pada Kementerian Agama dapat berjalan secara efektif dan efisien, namun dengan tetap memperhatikan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ruang Lingkup

Surat Edaran ini memuat ketentuan mengenai pelaksanaan sistem kerja bagi pegawai aparatur sipil negara Kementerian Agama.

Ketentuan

1. Pegawai yang berusia lebih dari 55 (lima puluh lima) tahunagar melakukan tugas kedinasan dari rumah (Work From Home/WFH).

2. Staf Ahli, Staf Khusus, Pemimpin unit eselon I dan unit eselon II, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis tetap berdinas masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa.

3. Bagi pegawai yang berdinas secara WFH tidak diizinkan untuk meninggalkan rumah.

4. Pegawai yang menggunakan transportasi umum, jarak tempat tinggal jauh, atau keterbatasan lain dapat melaksanakan WFH dengan tetap memperhatikan tugas dan fungsi masing-masing satuan kerja dan keterwakilan pegawai di setiap unit kerja.

5. Bagi pegawai yang sakit dianjurkan tidak masuk kantor dan harus melapor kepada atasan.

6. Pemimpin unit eselon I dan unit eselon II, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis tidak memerintahkan pegawai untuk lembur pada saat ini, jika tidak tidak terdapat keadaan yang mendesak.

7. Kepala satuan kerja menyampaikan dan memastikan pelaksanaan Surat Edaran ini kepada pejabat dan pegawai di bawahnya.

Surat Edaran ini mulai berlaku pada tanggal 24 Januari 2022 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

SE Sesjen Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Kementerian Agama selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini.

Unduh

Demikian Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN Kemenag. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan