Satuan Karya Saka Pramuka : Tujuan, Sasaran, Anggota, dan Jenisnya

Satuan Karya Saka Pramuka : Tujuan, Sasaran, Anggota, dan Jenisnya

Amongguru.com. Satuan Karya Saka Pramuka merupakan wadah pendidikan Kepramukaan untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan pengalaman Pramuka Penegak dan Pandega dalam berbagai bidang kejuruan.

Anggota Saka Pramuka akan memotivasi diri mereka untuk melaksanakan kegiatan karya nyata dan produktif, sehingga dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan pengabdiannya di masyarakat, bangsa, dan negara.

Arti dari kata “bahar” adalah laut, akan tetapi dalam kaitannya dengan kegiatan Satuan Karya Pramuka, bahari mengandung arti segala kegiatan yang terkait dengan sistem lingkungan hidup (ekosistem) kelautan dan perairan.

Tujuan dan Sasaran Saka Pramuka

Tujuan dibentuknya Saka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah pemantapan ketahanan dan ketangguhan mental, moral, fisik, intelektual, emosional, dan sosial.

Dengan demikian, anggota Saka Pramuka akan benar-benar siap menjadi kader bangsa sekaligus kader pembangunan yang bermoral Pancasila.

Sasaran dibentuknya Saka Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah memberikan bekal agar memiliki :

1. ketahanan dan ketangguhan mental, moral, fisik, emosional, intelektual, dan sosial untuk menghadapi tantangna hidup di abad 21;

2. keterampilan menerapkan IPTEK praktis untuk hidup dalam abad 21 secara mandiri, berani, dan bertanggung jawab; dan

3. keterampilan untuk berwirausaha.

Pembentukan Saka Pramuka

Saka dapat dibentuk jika 10 (sepuluh) orang Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putra atau putri memiliki minat dalam bidang yang sama.

Pembentukan Saka perlu memperhatikan adanya instansi prganisasi, baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai kegiatan terkait atau sesuai dengan bidang-bidang yang menjadi kegiatan Saka dan berlokasi di wilayah Saka.

Kedudukan Saka

Saka Pramuka berkedudukan di Kwartir Cabang atau Kwartir Ranting Gerakan Pramuka. Saka merupakan ujung tombak pembinaan kesakaan Gerakan Pramuak sesuai minat dan kebutuhan peserta didik.

Anggota Saka

Anggota Saka adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera dan puteri anggota Gugus Depandi wilayah Cabang atau Ranting tanpa melepaskan diri dari anggota Gugus Depannya.

Pemuda non Pramuka yang berminat juga dapat menjadi anggota Saka melalui tata cara penerimaan anggota Saka dalam Sidang Dewan Saka.

Anggota Saka wajib meneruskan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuannya kepada anggota di Gugus Depannya. Anggota Saka dapat bertindak sebagai instruktur muda kesakaan pada Gugus Depannya.

Anggota Saka dapat mengikuti kegiatan-kegiatan dalam Saka lain untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman serta dapat mengikuti Ujian Keterampilan Khusus dengan ijin Pamong Saka.

Pengorganisasian Saka

Saka merupakan bagian integral kepramukaan dari jajaran Kwartir Gerakan Pramuka. Keberadaan dan kegiatannya sebagai kepanjangan dari proses pendidikan Kepramukaan dengan berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggara Rumah Tangga Gerakan Pramuka.

Saka secara organisasi berada di bawah wewenang pengendalian, bimbingan dan binaan Kwartir CabangRanting.

Kwartir Cabang/Ranting memberikan bantuan dan kemudahan agar Saka menjadi wadah pembinaan dan pengembangakn IPTEK yang efektif bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Saka menggunakan nama pahlawan bangsa yang berkaitan dengan bidang yang menjadi kekhusuan kegiatannya.

Saka dibagi menjadi maksimal 4mpat Krida dengan kegiatan spesifik yang diminati anggotanya. Krida beranggotakan maksial sepuluh orang Pramuka Penegak atau Pramuka Pandega yang memiliki minat sama. Krida dipimpin oleh pemimpin Krida dan wakil pimpinan Krida yang dipilih oleh anggota.

Setiap Saka membentuk dewan Saka yang anggotanya terdiri dari pimpinan Krida, wakil pimpinan Krida, Pamong Saka, Wakil Pamong Saka, dan Instruktur Saka.

Saka Putera dan Saka Puteri terpisah dan berdiri sendiri-sendiri. Saka Putera dibina oleh Pamong saka Putera dan Saka Puteri dibina oleh Pamong Saka Puteri. Demikian juga untuk Instruktur Saka.

Pamong Saka adalah Pembina Pramuka Mahir Penegak atau Pandega yang memiliki minat pada suatu bidang Saka, berusia antara 30 sampai dengan 50 tahun.

Instruktur Saka adalah Pembina Pramuka Mahir Penegak atau Pandega atau seseorang yang memiliki perhatian terhadap pembinana kaum muda, ahli dan berpengalaman dalam bidang IPTEK yang diperlukan untuk kegiatan Saka.

Pimpinan Saka adalah anggota Kwartir Cabang/Ranting yang terdiri dari Andalan Cabang/Ranting urusan Saka, Pamong Saka, dan Instruktur Saka yang masa bhaktinya sama dengan kwartir.

Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) adalah tokoh masyarakat yang berminat pada Saka Pramuka sebagai sarana pembinaan kaum muda di bidang teknik melalui Kepramukaan.

Jenis-jenis Saka Pramuka

Berikut ini adalah jenis-jenis Saka dan lambangnya.

1. Saka Bahari

Bidang Kegiatan : Kebaharian

Baca : Saka Bahari : Sejarah, Lambang, Anggota, Jenis Krida, dan TKK

2. Saka Bhakti Husada

Bidang Kegiatan : Kesehatan

Baca : Saka Bakti Husada : Tujuan, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya

3. Saka Bhayangkara

Bidang Kegiatan : Kebhayangkaraan

Baca : Saka Bhayangkara (Sejarah, Lambang, Anggota, Jenis Krida, dan TKK)

4. Saka Dirgantara

Bidang Kegiatan : Kedirgantaraan

Baca : Saka Dirgantara : Tujuan, Sasaran, Anggota, Lambang, dan Kridanya

5. Saka Kencana

Bidang Kegiatan : Keluarga Berencana

Baca : Saka Kencana : Pengertian, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatan

6. Saka Taruna Bumi

Bidang Kegiatan : Pertanian

Baca : Tujuan Saka Tarunabumi, Sejarah, Lambang, Anggota, dan Kegiatannya

7. Saka Wana Bakti

Bidang Kegiatan : Kehutanan

Baca : Sejarah Saka Wanabakti, Lambang, Anggota, Krida, dan SKK/TKK

8. Saka Wira Kartika

Bidang Kegiatan : Bela Negara

Baca : Saka Wira Kartika : Tujuan, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya

9. Saka Pariwisata

Bidang Kegiatan : Partiwisata

Baca : Pengertian Saka Pariwisata, Anggota, Lambang, Krida, dan Kegiatannya

9. Saka Widya Budaya Bakti

Bidang Kegiatan : Pendidikan dan Kebudayaan

Baca : Saka Widya Budaya Bakti (Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya)

Penyelenggaraan Saka Pramuka secara khusus diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 170.A Tahun 2008.

Petunjuk penyelenggaraan Satuan Karya (Saka) Pramuka tersebut secara lengkap dapat dibaca dan diunduh di sini.

Demikian ulasan mengenai Satuan Karya (Saka) Pramuka. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan