Saka Dirgantara : Tujuan, Sasaran, Anggota, Lambang, dan Kridanya

Saka Dirgantara : Tujuan, Sasaran, Anggota, Lambang, dan Kridanya

Amongguru.com. Satuan Karya Pramuka Dirgantara (Saka Dirgantara) merupakan sarana dan wahana untuk memupuk, mengembangkan, membina, dan mengarahkan
minat dan bakat kaum muda terhadap kedirgantaraan.

Di dalam melaksanakan kegiatannya, Saka Dirgantara mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik instansi pemerintah, swasta maupun lembaga atau organisasi masyarakat yang terkait dengan bidang kedirgantaraan.

Dirgantara merupakan ruang udara terbentang luas di atas permukaan bumi sampai dengan batas yang tidak terhingga.

Baca : Satuan Karya Saka Pramuka : Tujuan, Sasaran, Anggota, dan Jenisnya

Sedangkan kedirgantaraan adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan dirgantara (dalam kedudukannya sebagai suatu ruang di alam semesta) serta usaha kegiatan umat manusia dalam rangka pendayagunaan dirgantara bagi kepentingan bangsa
Indonesia.

Tujuan

Tujuan dibentuknya Saka Dirgantara adalah untuk memberikan pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka, khususnya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat,
mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan kedirgantaraan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan Negara.

Sasaran

Sasaran dibentuknya Saka Dirgantara adalah agar para anggota Gerakan Pramuka yang telah mengikuti kegiatan, memiliki pengetahuan dan keterampilan, khususnya pengenalan kedirgantaraan, antara lain sebagai berikut.

1. Memiliki rasa cinta kedirgantaraan.

2. Memiliki sikap hidup yang tertib serta cara berfikir yang kreatif, khususnya untuk kepentingan kedirgantaraan, dan peka terhadap keadaan dan perubahan yang terjadi di lingkungan kedirgantaraan.

3. Memiliki pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan kecakapan dibidang kedirgantaraan.

4. Memiliki disiplin dan tanggung jawab terhadap kedirgantaraan nasional.

5. Mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang kedirgantaraan.

Lambang

Lambang Saka Dirgantara berbentuk segilima beraturan dengan panjang sisi masing-masing 5 cm. Isi lambang Saka Dirgantara adalah gambar pesawat terbang dan roket, gambar tunas kelapa, dan tulisan Saka Dirgantara dengan huruf kapital.

Warna :

  • Warna dasar lambang Saka Dirgantara: jingga.
  • Gambar pesawat: putih, kuning dan abu-abu diatas dasar hitam.
  • Gambar tunas kelapa: hitam atas dasar kuning.
  • Tulisan “ Saka Dirgantara “: hitam.
  • Gas pancar: merah.

Arti Kiasan :

  • Bentuk segi liima berarti falsafah Pancasila.
  • Warna jingga berarti kemauan mewujudkan cipta dan karsa.
  • Warna putih berarti penerapan teknologi maju.
  • Warna hitam berarti wawasan antariksa.
  • Lambang Tunas Kelapa berarti keberadaan setiap anggota Pramuka dalam ikut serta melaksanakan pembangunan kedirgantaraan.

Arti warna :

  • Jingga melambangkan kecintaan.
  • Putih melambangkan kesucian.
  • Kuning melambangkan ceria.
  • Abu-abu melambangkan keanggunan.
  • Hitam melambangkan kedewasaan.
  • Merah melambangkan keberanian berkarya.

Anggota

Anggota Saka Dirgantara adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putra dan putri yang menjadi anggota gugusdepan di wilayah ranting atau cabang yang mengembangkan bakat,
minat, kemampuan, dan pengalaman di bidang keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu melalui Saka Dirgantara.

Syarat untuk menjadi anggota Saka adalah sebagai berikut.

1. Pramuka Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pandega dari Gugus Depan.

2. Mendapat izin dari orangtua/wali dan Ketua Gudepnya.

3. Memenuhi syarat-syarat khusus yang ditentukan oleh masingmasing Saka, (misalnya persyaratan mengenai kesehatan jasmani dan jiwa, kemampuan, dan kepantasan).

4. Bersedia untuk berperan aktif dalam segala kegiatan saka.

5. Bersedia dengan sukarela mendarmabaktikan dirinya kepada masyarakat , dimanapun setiap saat bila diperlukan.

6. Calon Penegak dan Pandega dapat mengikuti kegiatan Sakan atas ijin Ketua Gudep sebagai calon anggota. Dalam jangka waktu 6 (enam) bulan yang bersangkutan harus sudah dilantik sebagai Penegak Bantara atau Pandega.

7. Pemuda yang berusia antara 16 sampai 25 tahun, dapat menjadi anggota Saka Dirgantara dengan ketentuan bahwa yang bersangkutan dalam waktu 1 (satu) bulan setelah menjadi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka anggota Saka Dirgantara wajib menjadi anggota gugusdepan
Gerakan Pramuka dan selanjutnya menempuh Syarat Kecakapan Umum dan dilantik sesuai dengan golongan keanggotaannya.

8. Seorang Pramuka dapat pindah dari satu bidang Saka ke Saka lainnya bila telah mendapatkan sedikitnya 3 (tiga) buah TKK dan sedikitnya telah berlatih selama 6 (enam) bulan pada Saka tersebut.

Krida

Saka Dirgantara beranggotakan sedikitnya 10 (sepuluh) orang dan sebanyak-banyaknya 40 (empat puluh) orang yang terdiri dari sedikitnya 2 (dua) krida, yang masing-masing beranggotakan 5 (lima) hingga 10 (sepuluh) orang.

Pengembangan jumlah anggota dan Krida disesuaikan dangan kebutuhan. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Saka Dirgantara memiliki 3 (tuga) krida, sebagai berikut,

1. Krida Olahraga Kedirgantaraan.

2. Krida Pengetahuan Kedirgantaraan.

3. Krida Jasa Kedirgantaraan.

Jika satu jenis krida peminatnya lebih dari 10 (sepuluh) orang, maka nama krida tersebut dapat diberi tambahan nomor urut dibelakangnya. Misalnya : Krida Olahraga Kedirgantaraan 1, Krida Olahraga Kedirgantaraan 2, dan seterusnya.

Anggota Krida Saka Dirgantara memilih Pemimpin Krida masing-masing dan pemimpin Krida menunjuk seorang Wakil Pemimpin Krida.

Anggota putra dan putri Saka Dirgantara dihimpun dalam satuan terpisah, Saka putra dibina oleh pamong putra dan Saka putri dibina oleh pamong putri

Penyelenggaraan Saka Bakti Dirgantara secara khusus diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 151 Tahun 2011.

Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya (Saka) Pramuka Dirgantara selengkapnya dapat dibaca dan diunduh di sini.

Penjelasan mengenai jenis Satuan Saka (Saka) Pramuka lainnya, dapat dibaca pada link berikut ini.

1. Saka Bahari

Bidang Kegiatan : Kebaharian

Baca : Saka Bahari (Sejarah, Lambang, Anggota, Jenis Krida, dan TKK)

2. Saka Bhakti Husada

Bidang Kegiatan : Kesehatan

Baca : Saka Bakti Husada (Tujuan, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya)

3. Saka Bhayangkara

Bidang Kegiatan : Kebhayangkaraan

Baca : Saka Bhayangkara (Sejarah, Lambang, Anggota, Jenis Krida, dan TKK)

4. Saka Kencana

Bidang Kegiatan : Keluarga Berencana

Baca : Saka Kencana (Pengertian, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatan)

5. Saka Taruna Bumi

Bidang Kegiatan : Pertanian

Baca : Tujuan Saka Tarunabumi, Sejarah, Lambang, Anggota, dan Kegiatannya

6. Saka Wana Bakti

Bidang Kegiatan : Kehutanan

Baca : Sejarah Saka Wanabakti, Lambang, Anggota, Krida, dan SKK/TKK

7. Saka Wira Kartika

Bidang Kegiatan : Bela Negara

Baca : Saka Wira Kartika (Tujuan, Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya)

8. Saka Pariwisata

Bidang Kegiatan : Partiwisata

Baca : Pengertian Saka Pariwisata, Anggota, Lambang, Krida, dan Kegiatannya

9. Saka Widya Budaya Bakti

Bidang Kegiatan : Pendidikan dan Kebudayaan

Baca : Saka Widya Budaya Bakti (Lambang, Anggota, Krida, dan Kegiatannya)

Demikian ulasan mengenai tujuan Saka Dirgantara, sasaran, anggota, lambang, dan kridanya.Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan