Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Bunyi

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Bunyi

Amongguru.com. Berikut ini admin bagikan ringkasan dan latihan soal UN IPA SMP MTs materi Bunyi untuk membantu belajar peserta didik kelas IX (sembilan) dalam menghadapi Ujian Nasional IPA.

Ringkasan Materi

Bunyi adalah sesuatu yang ditimbulkan akibat ada benda yang bergetar atau digetarkan. Rambatan bunyi merupakan rambatan gelombang.

Bunyi merupakan gelombang longitudinal yang berasal dari getaran sumber bunyi yang merambat melalui medium.

Frekuensi getaran yang dihasilkan sumber bunyi sama dengan frekuensi gelombang bunyi. Di dalam rambatan bunyi terjadi perpindahan energi dari satu tempat ke tempat lain.

A. Syarat Terdengarnya Bunyi

1. Ada sumber bunyi

Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik yang bersifat longitudinal. Menurut frekuensinya, gelombang bunyi dibedakan menjadi tiga macam berikut ini.

a. Infrasonik (f ≤ 20 Hz). Contoh gelombang infrasonik: jangkrik, angsa, kuda

b. Audio (audience) (20 Hz < f < 20.000 Hz). Contoh gelombang audiosonik: manusia, binatang pada umumnya

c. Ultrasonik (f > 20.000 Hz). Contoh gelombang ultrasonik: kelelawar, lumba-lumba

Dari ketiga jenis gelombang bunyi tersebut, hanyalah bunyi audio saja yang dapat ditangkap oleh telinga manusia.

2. Ada medium atau zat perantara, yaitu zat padat, cair.
3. Ada pendengar (penerima bunyi), yang sehat telinganya.

B. Sifat-sifat Gelombang Bunyi

Sifat-sifat gelombang bunyi, yaitu :

1. mengalami pemantulan;

2. mengalami pembiasan; dan

3. mengalami interferensi

C. Cepat Rambat Bunyi

Untuk merambat dari suatu tempat ke tempat yang lain, bunyi memerlukan waktu. Cepat rambat bunyi adalah perbandingan antara jarak yang ditempuh bunyi dan selang waktunya.

 v = λ x f

Dengan keterangan :

v = cepat rambat bunyi (m/s)

λ = panjang gelombang bunyi (m)

f = frekuensi bunyi (Hz)

Cepat rambat bunyi untuk tiap medium zat antara sebagai berikut.

a. Cepat rambat bunyi di udara = 340 m/s

b. Cepat rambat bunyi di air = 1.400 m/s

c. Cepat rambat bunyi di besi = 500 m/s

D. Resonansi Bunyi

Resonansi bunyi adalah peristiwa turut bergetarnya benda karena benda lain yang bergetar, syarat terjadinya resonansi haruslah frekuensi benda yang ikut bergetar sama dengan frekuensi benda yang bergetar, atau frekuensi benda yang satu merupakan kelipatan frekuensi benda yang lain.

Contoh peristiwa resonansi :

1. Dua garpu tala yang mempunyai frekuensi sama, bila yang satu digetarkan, maka yang lain ikut bergetar.

2. Udara dalam tabung akan bergetar jika garpu tala di atasnya digetarkan.

3. Senar gitar yang dipetik akan menggetarkan udara dalam kotak gitar.

4. Kaca jendela ikut bergetar ketika lewat di depan rumah sebuah bus, atau ketika terjadi gemuruh petir di langit.

Seandainya pada saat terjadi resonansi, panjang kolom udara ℓ, maka panjang gelombang bunyi saat itu ditentukan dengan rumus:

 ℓ = ¼ λ (2n–1)

Di mana :

ℓ = panjang kolom udara(m)

λ = panjang gelombang bunyi(m)

n = bilangan bulat yang menunjukkan terjadinya resonansi ke-n (n = 1, 2, 3, …)

Kerugian adanya resonansi bunyi :

1. Bunyi kendaraan yang lewat depan rumah dapat menggetarkan kaca jendela rumah karena frekuensi alamiah bunyi kendaraan = frekuensi kaca jendela rumah.

2. Bunyi guruh yang dihasilkan oleh guntur beresonansi dengan kaca jendela rumah sehingga

3. Ketika terjadi gempa, bumi bergetar dan getaran ini diteruskan ke segala arah.

E. Pemantulan Bunyi

Pemantulan bunyi terjadi karena gelombang bunyi menabrak bidang pantul kemudian gelombang bunyi tersebut dipantulkan oleh bidang pantul tersebut.

Tidak semua bunyi yang mengenai dinding pemantul akan dipantulkan. Ada sebagian bunyi tersebut yang diserap dinding pemantul.

Kemampuan suatu permukaan dalam memantulkan bunyi bergantung pada keras lunaknya permukaan.

1.  Hukum Pemantulan Bunyi

“Bunyi datang, bunyi pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar. Besar sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r).”

2.  Macam-Macam Pemantulan Bunyi

a. Bunyi Pantul yang Memperkuat Bunyi Asli

Suara di ruangan tertutup terdengar lebih keras daripada di luar ruang

b. Gaung

Gaung adalah bunyi pantul yang datangnya hanya sebagian yang bersamaan dengan bunyi asli, sehingga bunyi asli menjadi tidak jelas disebut gaung atau kerdam.

c. Gema

Gema adalah bunyi pantul dapat terdengar dengan jelas seperti bunyi aslinya karena antara bunyi pantul dengan bunyi asli tidak saling mengganggu.

3.  Manfaat Pemantulan Bunyi

a. Mengukur kedalaman air

b. Mengukur panjang lorong

c. Mengukur kedalaman

Untuk menghitung kedalaman menggunakan rumus:

v = cepat rambat gelombang (m/s)

d = jarak sumber bunyi dengan tebing (m)

t = waktu yang dibutuhkan (s)

Latihan Soal

1. Soal Pengetahuan dan Pemahaman

Perbedaan antara gema dan gaung terletak pada ….

A. jarak sumber bunyi dengan pendengar

B. jarak sumber bunyi dengan dinding pemantul

C. amplitudo dan frekuensinya

D. kelengkapan kata yang terdengar

Jawaban : D
Pembahasan :

Gema adalah bunyi pantul yang terdengar jelas setelah bunyi asli. Gaung merupakan bunyi pantul yang sebagian terdengar bersamaan dengan bunyi asli.

2. Soal Pengetahuan dan Pemahaman

Bunyi yang tidak teratur frekuensinya disebut …

A. kerdam

B. getar

C. nada

D. desah

Jawaban : D
Pembahasan :
Kerdam = gaung : bunyi pantul yang sebagian terdengar bersamaan dengan bunyi asli.

Getar : bergerak suatu benda secara periodik dengan lintasan tertentu.

Nada : bunyi yang frekuensinya tetap atau berubah secara teratur.

Desah : frekuensi bunyi yang tidak teratur.

3. Soal Aplikasi

Perhatikan gambar berikut!

Pada kegiatan ini Dimas dapat mendengar suara Dini karena …

A. bunyi merambat melalui hampa udara

B. bunyi merambat melalu benang

C. bunyi tidak dapat merambat melalui udara

D. frekuensinya di bawah 20 Hz

Jawaban : B
Pembahasan :

Bunyi merupakan salah satu bentuk suatu energi, energi ditimbulkan karena adanya suatu getaran atau gelombang yang dilakukan oleh partikel-partikel.

Untuk bisa terjadinya gelombang bunyi diperlukan suatu media untuk merambat, dalam gambar media yang digunakan adalah benang.

4. Soal Aplikasi

Bunyi adalah gelombang mekanik longitudinal yang dapat merambat dengan medium perantara. Salah satu sifat bunyi adalah dipantulkan.

Berikut ini adalah pernyataan tentang manfaat pemantulan.

(1) Menggunakan USG (ultrasonografi) di bidang kedokteran.

(2) Menentukan kedalaman

(3) Program siaran

(4) Menentukan jenis

(5) Menentukan jarak

Berdasarkan pernyataan di atas, manfaat pemantulan bunyi yang benar ditunjukkan oleh nomor …

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (2), dan (5)

C. (1), (3), dan (5)

D. (2), (4), dan (5)

Jawaban : B
Pembahasan :
Pernyataan yang merupakan manfaat dari pemantulan bunyi yang benar adalah:

– Menggunakan USG (ultra Sonografi) di bidang kedokteran.

– Menentukan kedalaman

– Menentukan jarak tebing

5. Soal Penalaran

Seutas dawai yang kedua ujungnya dijepit, menghasilkan nada dasar dengan frekuensi 420 Hz. Frekuensi nada atas ketiganya adalah …

A. 840 Hz

B. 1.260 Hz

C. 1.680 Hz

D. 2.940 Hz

Jawaban : C
Pembahasan :
Nada dasar (f0)

Harmonik Pertama terdiri dari 1 perut yang panjangnya setengah dari satu panjang gelombang.

Nada atas pertama (f1) (Harmonik kedua) terdiri dari 2 perut yang panjangnya satu panjang gelombang.

Nada atas kedua (f2) (Harmonik ketiga) terdiri dari 3 perut yang panjangnya 3/2 panjang gelombang.

Nada atas ketiga (f3) (Harmonik keempat) terdiri dari 4 perut yang panjangnya 2 panjang gelombang.

Jadi, dari nada dasar ke nada atas ketiga: Nada atas ketiga = 4 x nada dasar

Nada atas ketiga = 4 x 420 = 1.680 Hz

6. Soal Penalaran

Untuk mengukur kedalaman laut, sebuah kapal memancarkan gelombang ultrasonik ke dasar laut. Pantulan gelombang tersebut diterima oleh detector di kapal 12 sekon kemudian.

Jika kecepatan gelombang ultrasonik di dalam air adalah 1.200 m/s, maka dapat disimpulkan kedalam laut tersebut adalah …

A. 7,2 km

B. 14,4 km

C. 21,6 km

D. 28,8 km

Jawaban : A
Pembahasan :

Kecepatan  gelombang ultrasonik = 1.200 m/s

Waktu (t) = 12 sekon

Maka kedalaman laut (d)   =

Berikut ini artikel terkait lainnya yang dapat dibaca untuk melengkapi belajar IPA peserta didik kelas 9 SMP/MTs.

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Tata Surya (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Optik (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Listrik Statis (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Listrik Dinamis (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Tata Surya (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Sifat dan Karakteristik Zat (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Kemagnetan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Elektromagnet dan Trafo (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Bioteknologi (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Kelangsungan Hidup Organisme (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Fotosintesis (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Jaringan Tumbuhan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Reproduksi (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Ekskresi (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Pernapasan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Peredaran Darah (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Pewarisan Sifat (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Sistem Pencernaan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Gerak (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Kepadatan Populasi (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Pencemaran Lingkungan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Ekosistem (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Organisasi Kehidupan (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Makhluk Hidup (Baca)

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Gejala Alam (Baca)

Demikian ringkasan dan latihan soal UN IPA SMP MTs Materi Bunyi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan