Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Sifat dan Karakteristik Zat

Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Sifat dan Karakteristik Zat

Amongguru. Berikut ini admin bagikan ringkasan dan latihan soal UN IPA SMP materi Sifat dan Karakteristik Zat untuk membantu belajar peserta didik kelas IX (sembilan) dalam menghadapi Ujian Nasional IPA.

Ringkasan Materi Sifat dan Karakteristik Zat

A. Sifat Fisika

Sifat fisika yang dimiliki oleh suatu benda dapat ditentukan dengan cukup hanya melihat tanpa harus mengetahui kandungan unsur atau senyawa dalam benda tersebut.

Beberapa contoh sifat fisika sebagai berikut.

1.  Titik Didih

Titik didih adalah suhu saat terjadinya kesetimbangan tekanan antara zat cair dan uap. Bila tekanan uap sama dengan tekanan luar, gelembung uap yang terbentuk dalam cairan dapat mendorong diri ke permukaan menuju fase gas.

Oleh karena itu, titik didih suatu zat cair bergantung pada tekanan luar. Tiap zat mempunyai titik didih berbeda-beda. Contoh: air (100°C), alkohol (78°C), air raksa (357°C), bensin (1413°C), kecap manis (62°C).

2.  Berat Jenis

Untuk menentukan berat jenis suatu benda, misalnya air kita ukur massa dari sejumlah volume tertentu air tersebut. Pengukuran ini tidak mengubah air menjadi bentuk zat lain, justru air tak berubah sama sekali.

3.  Titik Leleh

Titik leleh adalah suhu saat berubahnya wujud dari padat menjadi cair. Tiap zat memiliki titik leleh berbeda-beda. Contoh: air (0°C), asam cuka (15°C), aluminium (660°C), minyak kelapa (24°C).

4.  Titik Beku

Titik beku suatu zat adalah suhu di mana wujud padat dan wujud cair berada dalam kesetimbangan termal.

Titik beku terjadi saat terjadinya perubahan dari cair ke padat. Contoh : air (0°C), asam cuka murni (15°C), bensin (4°C), kecap manis (-110°C).

Titik beku akan berubah jika dua zat dicampur, misalnya penambahan garam akan menurunkan titik beku air.

5.  Kelarutan

Kelarutan menyatakan seberapa besar suatu zat terlarut larut dalam suatu pelarut. Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat terlarut.

Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut. Misalnya, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.

6.  Daya Hantar Listrik

Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang sulit menghantarkan listrik disebut isolator.

Benda logam pada umumnya dapat menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya.

Misal, tembaga dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu dapat menyala.

7.  Kemagnetan

Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua, yaitu benda magnetik dan benda nonmagnetik.

Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan benda nonmagnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.

B. Sifat Kimia

Sifat kimia adalah kecenderungan dari suatu zat untuk mengalami perubahan kimia tertentu sehingga akan menghasilkan suatu zat baru.

Beberapa contoh sifat kimia sebagai berikut.

1. Mudah Terbakar

Mudah terbakar di sini artinya adalah jika terkena percikan api benda tersebut akan terbakar. Contohnya adalah bahan-bahan yang berasal dari minyak bumi (kecuali aspal).

2. Mudah Busuk

Proses busuk sendiri merupakan proses penguraian atau reaksi kimia suatu senyawa organik yang dilakukan oleh suatu mikroba.

Akibat terjadi reaksi kimia dalam suatu makanan atau minuman, dapat mengakibatkan makanan dan minuman tersebut membusuk dan berubah rasa menjadi asam.

Contohnya adalah nasi yang dibiarkan berhari- hari di udara akan menjadi basi, susu yang lama kelamaan akan menjadi asam.

3. Mudah Meledak

Mudah meledak adalah ketika suatu benda direaksikan dengan benda atau unsur lain akan menimbulkan suatu ledakan.  Contohnya reaksi antara logam Natrium dengan air.

4. Beracun

Beracun atau dalam istilah bahasa Inggris toxic adalah jika terpapar ke tubuh kita atau makhluk hidup tertentu akan memberikan efek negatif (sakit).

Contohnya insektisida, pestisida, fungisida, herbisida, dan rodentisida. Zat beracun tersebut digunakan manusia untuk membasmi hama, baik serangga maupun tikus.

5. Berkarat (Korosif)

Peristiwa korosi adalah peristiwa teroksidasinya logam oleh udara sehingga akan menimbulkan karat dalam logam tersebut. Contoh logam yang mudah mengalami karat adalah besi (Fe) dan seng (Zn).

C. Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah perubahan yang mengubah suatu zat dalam hal bentuk, wujud atau ukuran, tetapi tidak mengubah zat tersebut menjadi zat baru.

Perubahan fisika mempunyai sifat reversibel (bolak-balik) yang artinya dapat kembali ke bentuk semula.

Contoh perubahan fisika adalah air bisa membeku. Akan tetapi, ketika nanti terkena panas, air akan meleleh dan akhirnya akan terbentuk air sebagai zat cair kembali.

Perubahan fisika yang hampir selalu bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari adalah membeku, mencair atau meleleh, mengembun, menguap, menyublim, dan kondensasi.

Pada perubahan fisika hanya terjadi perubahan energi, tetapi jenis zat atau sifat kimianya tidak mengalami perubahan.

D. Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah perubahan dari suatu zat atau materi yang menyebabkan terbentuknya zat

Ciri-ciri perubahan kimia :

1. terjadinya perubahan warna;

2. terbentuk gas;

3. terbentuk zat jenis baru;

4. zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula (unreversible);

5. diikuti dengan perubahan sifat kimia melalui reaksi

Contoh perubahan :

1. Oksidasi besi (korosi)

Logam akan makin cepat mengalami korosi jika:

a. dibakar;

b. ditambahkan asam;

c. udara yang lembap; dan

d. dimasukkan dalam air yang ditambahkan suatu zat

Cara pencegahan korosi:

a. di cat;

b. dilumuri dengan minyak;

c. dilumuri dengan oli;

d. elektroplating; dan

e. perlindungan

2. Proses fermentasi tape

Fermentasi ialah proses metabolisme di mana akan terjadi perubahan kimia dalam substrat organik, kegiatan atau aktivitas mikroba yang membusukkan bahan-bahan yang difermentasi.

Perubahan kimia dalam proses fermentasi bergantung pada mikroba yang berperan, pH, dan suhu.

3. Proses pembusukan buah

Ketika buah apel dan kentang di kelupas, maka daging buah tersebut akan terpapar dengan udara dalam hal ini adalah oksigen.

Jika oksigen bertemu dengan enzim buah, maka enzim tersebut akan mengalami oksidasi, dan akhirnya lama-kelamaan buah apel dan kentang akan berubah warna menjadi merah atau cokelat.

Timbulnya perubahan warna menunjukkan telah terjadi zat-zat baru yang sebelumnya tidak ada dalam buah tersebut.

4. Proses pembakaran kertas

Kertas yang biasa kita pakai untuk menulis dibuat dari selulosa yang berasal dari batang pohon. Jika pembakaran kertas secara sempurna, maka semua kertas tersebut akan berubah menjadi gas karbon dioksida dan uap air.

Latihan Soal Sifat dan Karakteristik Zat

1.  Soal Pengetahuan dan Pemahaman

Ciri khas zat yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut dinamakan …

A. sifat kimia

B. sifat fisika

C. sifat alam

D. sifat zat
jawaban : B
Pembahasan :

Salah satu sifat yang dimiliki oleh suatu materi adalah sifat fisika dan sifat kimia. Ciri khas yang dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut dinamakan sifat fisika, sedangkan sifat kimia kebalikannya.

2. Soal Pengetahuan dan Pemahaman

Ciri-ciri suatu zat yang berhubungan dengan terbentuknya zat jenis baru disebut …

A. sifat kimia

B. sifat fisika

C. sifat alam

D. sifat zat

Jawaban : A
Pembahasan :

Salah satu sifat yang dimiliki oleh suatu materi adalah sifat fisika dan sifat kimia. Ciri khas yang dapat diamati dengan mengubah zat-zat penyusun materi tersebut atau terbentuknya zat jenis baru dinamakan sifat kimia.

3. Soal Aplikasi

Peristiwa yang menunjukkan perubahan fisika adalah …

A. membuat pagar dari besi

B. membuat yoghurt dari susu

C. membuat alkohol dari fermentasi anggur

D. membuat sabun dari lemak dan natrium hidroksida

Jawaban : A
Pembahasan :

– Membuat pagar dari besi : perubahan fisika.

– Membuat yoghurt dari susu : perubahan kimia.

– Membuat alkohol dari fermentasi anggur : perubahan kimia.

– Membuat sabun dari lemak dan natrium hidroksida : perubahan kimia.

4.  Soal Aplikasi

Perhatikan beberapa data hasil percobaan berikut!

(1) Logam dipanaskan akan membara

(2) Garam dibuat dengan cara mencampurkan asam dengan

(3) Air dipanaskan akan menguap

(4) Besi dibiarkan ditempat terbuka akan korosi.

Berdasarkan data tersebut yang termasuk perubahan fisika adalah …

A. (1) dan (2)

B. (2) dan (3)

C. (1) dan (3)

D. (3) dan (4)

Jawaban : C
Pembahasan :

Logam dipanaskan akan membara : perubahan fisika.

Garam dibuat dengan cara mencampurkan asam dengan basa : perubahan kimia.

Air dipanaskan akan menguap : perubahan fisika.

Besi dibiarkan ditempat terbuka akan korosi : perubahan kimia.

5. Soal Penalaran

Faktor-faktor berikut ini dapat mempercepat proses penguapan zat cair, kecuali

A. suhu

B. tekanan udara pada permukaan

C. pengadukan

D. luas permukaan

Jawaban : C
Pembahasan :

Proses penguapan zat cair merupakan salah satu perubahan fisika. Proses ini terjadi perubahan air menjadi uap.

Agar proses penguapan menjadi cepat dapat dilakukan dengan cara memperluas permukaan, meningkatkan suhu, dan menurunkan tekanan udara pada permukaan zat cair.

6. Soal Penalaran

Es selama mencair suhunya tetap, sampai seluruhnya jadi air. Air selama mendidih suhunya tetap, sampai seluruhnya jadi uap.

Berdasarkan kedua kenyataan tersebut, maka dapat dirumuskan bahwa …

A. zat pada waktu berubah wujud suhunya selalu tetap

B. Semua zat kalau dipanasi berubah wujud

C. semua zat pada waktu mendidih dapat jadi uap

D. semua zat pada waktu mencair perlu panas

Jawaban : A
Pembahasan :

Es selama mencair suhunya tetap, sampai seluruhnya jadi Air selama mendidih suhunya tetap, sampai seluruhnya jadi uap. Jadi dapat disimpulkan bahwa zat pada waktu berubah wujud suhunya selalu tetap.

Selain artikel tentang sifat dan karakteristik zat, berikut ini artikel terkait lainnya yang dapat dibaca untuk melengkapi belajar IPA peserta didik kelas 9 SMP/MTs.

  1. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Tata Surya (Baca)
  2. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Optik (Baca)
  3. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Listrik Statis (Baca)
  4. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Listrik Dinamis (Baca)
  5. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Bunyi (Baca)
  6. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Kemagnetan (Baca)
  7. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Elektromagnet dan Trafo (Baca)
  8. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Bioteknologi (Baca)
  9. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Kelangsungan Hidup Organisme (Baca)
  10. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Fotosintesis (Baca)
  11. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Jaringan Tumbuhan (Baca)
  12. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Reproduksi (Baca)
  13. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Ekskresi (Baca)
  14. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Pernapasan (Baca)
  15. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Peredaran Darah (Baca)
  16. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Pewarisan Sifat (Baca)
  17. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Sistem Pencernaan (Baca)
  18. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Sistem Gerak (Baca)
  19. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Kepadatan Populasi (Baca)
  20. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Pencemaran Lingkungan (Baca)
  21. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Ekosistem (Baca)
  22. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Organisasi Kehidupan (Baca)
  23. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP Materi Makhluk Hidup (Baca)
  24. Ringkasan dan Latihan Soal UN IPA SMP MTs Materi Gejala Alam (Baca)

Demikian ringkasan dan latihan soal UN IPA SMP materi Sifat dan Karakteristik Zat. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan