Petunjuk Teknis Juknis PPDB SMA SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah 2021

Petunjuk Teknis Juknis PPDB SMA SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah 2021

Amongguru. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 sebentar lagi akan dilaksanakan.

Terkait dengan kegiatan tersebut, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan Petunjuk Teknis Juknis PPDB SMA SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022.

Petunjuk Teknis Penyelenggaraan PPDB Pada SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor 42/05695.

Juknis PPDB SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 ini diterbitkan dalam rangka melaksanakan melaksanakan ketentuan Pasal 32 Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Luar Biasa di Provinsi Jawa Tengah.

Latar Belakang

Dinamika kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan keseharian masyarakat pendidikan pada umumnya, harus mampu pula diikuti oleh penyedia layanan pendidikan, baik itu Pemerintah, Pemerintah Daerah, maupun oleh masyarakat.

Kondisi ini merupakan sesuatu hal yang wajib diharmonisasikan untuk menjaga gerak penguasaan teknologi dan informasi mampu menjawab dan memberikan kemanfaatan yang lebih besar.

Baca : Ketentuan PPDB SMA dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021

Salah satu upaya atas pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dimaksud, antara lain dengan implementasi layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Daring untuk SMA Negeri dan SMK Negeri di Jawa Tengah Tahun Ajaran 2021/2022.

Alasan utama bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan PPDB Daring tersebut adalah agar masyarakat mendapatkan kemudahan dalam kerangka pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sistem PPDB Daring yang dirancang secara real time (basic waktu) tentu akan memberikan banyak kesempatan bagi masyarakat pengguna dalam menentukan pilihan studi lanjut bagi Calon Peserta Didik, maupun bagi para orang tua yang melaksanakan tanggungjawabnya terhadap pendidikan putera dan puterinya.

Melalui PPDB Daring, masyarakat pengguna layanan akan dengan cepat mendapatkan informasi, dan pada saat yang bersamaan pula masyarakat memiliki waktu untuk menentukan pilihan-pilihan lain yang tersedia dalam koridor regulasi yang menjadi panutan utama penyelenggaraan PPDB Daring.

Tujuan

Tujuan diterbitkannya Petunjuk Teknis PPDB SMA dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 adalah sebagai berikut.

1. Menjabarkan ketentuan-ketentuan yang diamanatkan dalam :

a. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan.

b. Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Provinsi Jawa Tengah.

2. Memberikan pedoman bagi Panitia Penyelenggara PPDB Daring pada semua tingkatan untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana yang telah ditetapkan.

3. Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang terkait dengan proses dan tahapan penyelenggaraan PPDB Daring pada SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah Tahun Ajaran 2021/2022.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup yang diatur dalam Petunjuk Teknis PPDB Daring adalah berbagai tahapan dan proses dalam penyelenggaran PPDB Daring, yaitu sebagai berikut.

1. Penyelenggaraan PPDB.

2. PPDB SMA dan SMK

3. Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru.

4. Seleksi dan Daftar Ulang.

5. Pengendalian, Pengaduan, dan Informasi

Sasaran

Berikut adalah sasaran Petunjuk Teknis PPDB SMA SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Ajaran 2021/2022.

1. Panitia Penyelenggara PPDB pada semua tingkatan.

2. Satuan Pendidikan Penyelenggara PPDB.

3. Calon Peserta Didik SMA Negeri dan SMK Negeri.

4. Masyarakat pengguna layanan PPDB Daring.

5. Para Pemangku Kepentingan di Bidang Pendidikan terkait

Prinsip Dasar

Prinsip dasar ditetapkannya Petunjuk Teknis ini adalah untuk menjamin penerimaan peserta didik baru berjalan secara :

1. objektif, artinya yaitu PPDB harus diselenggarakan secara objektif,

2. transparan, artinya pelaksanaan PPDB bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat termasuk orang tua peserta didik baru, untuk menghindari segala penyimpangan yang mungkin terjadi;

3. akuntabel, artinya PPDB dapat dipertanggungiawabkan kepada masyarakat, baik prosedur maupun hasilnya;

4. tidak diskriminatif, artinya setiap warga negara yang berusia sekolah dapat mengikuti program pendidikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tanpa membedakan suku, daerah asal, agama, golongan, dan status sosial (kondisi ekonomi);

5. berkeadilan, artinya tidak memihak pada kepentingan dari kelompok apa pun.

Penyelenggara

Penyelenggara PPDB Tahun Ajaran 2021/2022 adalah setiap Satuan Pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah berdasarkan manajemen berbasis sekolah yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Kepanitiaan

Pelaksanaan PPDB dibentuk panitia di tingkat provinsi selaku koordinator, tingkat wilayah/cabang dinas selaku koordinator wilayah dan tingkat Satuan Pendidikan selaku pelaksana.

Panitia tingkat provinsi dibentuk oleh Gubernur. Panitia tingkat Wilayah/Cabang Dinas Pendidikan dibentuk oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah. Sedangkan Panitia tingkat Satuan Pendidikan dibentuk oleh Kepala Satuan Pendidikan.

Pembiayaan

Di dalam penyelenggaraan PPDB Tahun Ajaran 2021/2022, Calon Peserta Didik  yang mendaftar pada Satuan Pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah tidak dipungut biaya.

Pembiayaan penyelenggaraan PPDB pada Satuan Pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah dibebankan pada :

1. APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2021 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah;

2. Satuan Pendidikan masing-masing penyelenggara PPDB.

Jalur PPDB SMA

Jalur pelaksanaan PPDB SMA Negeri adalah sebagai berikut.

1. Jalur Zonasi

a. Zonasi adalah pembagian wilayah Calon Peserta Didik berdasarkan jarak (radius) domisili sesuai alamat pada kartu keluarga dengan Satuan Pendidikan yang ditetapkan oleh Kepala Dinas berdasarkan usulan Kepala Satuan Pendidikan dengan melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

b. Calon Peserta Didik yang wajib diterima melalui jalur zonasi paling sedikit 55% (lima puluh lima persen) dari daya tampung, yang dilakukan seleksi berdasarkan jarak terdekat domisili Calon Peserta Didik yang bersangkutan dengan Satuan Pendidikan.

c. Kuota jalur zonasi sebagaimana tersebut termasuk di dalamnya adalah kuota zonasi khusus paling banyak l0% (sepuluh persen) dari daya tampung Satuan Pendidikan.

d. Calon Peserta Didik dari Pondok Pesantren dan Panti Asuhan, zonasi sekolah mengikuti tempat kedudukan Pondok Pesantren atau Panti Asuhan.

e. Pengecualian pengaturan zonasi ini bagi Inklusi dan Kelas Khusus Olahraga (KKO)

2. Jalur Afirmasi

a. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi Calon Pesertia Didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang termasuk anak panti asuhan, dan putera/puteri tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani langsung pasien Covid-19, dan yang melakukan pengamatan dan/atau penelusuran kasus Covid-19 dengan kontak langsung pasien dan/atau orang dengan kasus Covid-19.

b. Calon Peserta Didik yang wajib diterima melalui Jalur Afirmasi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari daya tampung Satuan Pendidikan.

c. Ketentuan (b) tersebut dapat tidak terpenuhi, apabila jumlah Calon Peserta Didik yang mendaftar melalui jalur ini kurang dari 20% (dua puluh persen) dari daya tampung Satuan Pendidikan.

d. Calon Peserta Didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP/PP) dan/atau terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sedangkan anak panti asuhan ditetapkan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

d. Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dispensasi/prioritas langsung diterima (utamanya di wilayah zonasinya) paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Satuan Pendidikan pada jalur afirmasi dalam PPDB kepada putera/puteri tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani langsung pasien Covid-l9, dan yang melakukan pengamatan dan/atau penelusuran kasus Covid-l9, jika memenuhi ketentuan lainnya.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orangtua/Wali

a. Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua/wali, yaitu jalur yang disediakan bagi Calon Peserta Didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua/wali yang pembuktiannya dengan surat penugasan orang tua/wali.

b. Calon Peserta Didik pada jalur perpindahan tugas orang tua/wali yang diterima paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung yang tersedia pada Satuan Pendidikan.

c. Kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat digunakan untuk anak guru yang mendaftar pada Satuan Pendidikan tempat orang tua/wali bekerja sebagai guru.

d. Peserta didik yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orangtua/wali merupakan peserta didik dengan Kartu Keluarga di luar wilayah zonasi Satuan Pendidikan yang bersangkutan.

e. Di dalam hal daya tampung untuk jalur perpindahan tugas orangtua/wali tidakmencukupi, maka seleksi dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal terdekat ke Satuan Pendidikan.

f. Di dalam hal jumlah Calon Peserta Didik pada jalur perpindahan tugas orangtua/wali tidak mencapai 5% (lima persen), maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi.

4. Jalur prestasi

Jalur PPDB Prestasi adalah jalur PPDB yang menggunakan seleksi prestasi Calon Peserta Didik. Peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi merupakan peserta didik yang berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi Satuan Pendidikan yang bersangkutan.

Penerimaan Calon Peserta Didik pada jalur prestasi paling banyak 20% (dua puluh persen) dari daya tampung yang tersedia pada Satuan Pendidikan.

Komponen penilaian yang menjadi dasar dalam penghitungan nilai akhir pada jalur prestasi berdasarkan penghitungan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) SMP/sederajat pada mata pelajaran tertentu ditambah dengan bobot nilai prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik maupun non-akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.

Calon Peserta Didik dengan prestasi Juara I, II, III lnternasional dan JuaraI Nasional dari kejuaran yang penyelenggaraannya secara berjenjang, mendapatkan prioritas langsung diterima.

Di dalam hal jumlah Calon Peserta Didik pada jalur prestasi tidak mencapai 20% (dua puluh persen), maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi.

Jalur PPDB SMK

PPDB SMK tidak menerapkan jalur sebagaimana pada PPDB SMA, akan tetapi menggunakan sistem seleksi sebagai berikut.

1. Seleksi Calon Peserta Didik dari keluarga miskin/anak panti asuhan dan putra/putri tenaga kesehatan.

a. Kuota Calon Peserta Didik dari keluarga miskin/anak panti asuhan dan putra/putri tenaga kesehatan paling sedikit 15% (lima belas persen) dari daya tampung sekolah.

b. Calon Peserta Didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dibuktikan dengan keikutsertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu lndonesia Pintar (PIP/KIP) dan/atau terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sedangkan anak panti asuhan ditetapkan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

c. Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dispensasi/prioritas langsung diterima paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung dalam PPDB kepada putera/puteri tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani langsung pasien Covid-19, dan yang melakukan pengamatan dan/atau penelusuran kasus Covid-19 dengan kontak langsung pasien dan/atau orang dengan kasus Covid 19, sepanjang Calon Peserta Didik dimaksud memenuhi ketentuan lain yang dipersyaratkan.

2. Seleksi Calon Peserta Didik domisili terdekat

a. Kuota Calon Peserta Didik dengan domisili terdekat paling banyak 10% (sepuluh persen) dari daya tampung Satuan Pendidikan.

b. Jarak domisili terdekat dimaksud adalah dihitung berdasarkan jarak (radius) domisili sesuai alamat pada karhr keluarga dengan Satuan Pendidikan.

c. Apabila urutan terakhir pada kuota ini terdapat lebih dari satu Calon Peserta Didik, maka dilakukan seleksi berdasarkan usia yang lebih tua Calon Peserta Didik.

3. Seleksi Prestasi

a. Komponen penilaian yang menjadi dasar dalam penghitungan nilai seleksi prestasi adalah nilai rapor dan bobot nilai prestasi bidang akademik dan non akademik pada kejuaraan berjenjang dan tidak berjenjang.

b. Nilai rapor didasarkan atas Nilai Rapor Semester I s.d V SMP/MTs atau yang sederajat, yaitu nilai mata pelajaran Bahasa lndonesia, Matematika, Bahasa lnggris, dan IPA.

c. Apabila hasil Rapor Semester I s.d V untuk nilai Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA dalam rentang 0 (nol) sampai dengan 100 (seratus) maka nilai dikonversi menjadi rentang nilai 0 (nol) sampai dengan 10 (sepuluh) hingga 2 (dua) digit di belakang koma.

b. Nilai rapor tersebut merupakan nllai rata-rata pada aspek kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan bagi Satuan Pendidikan yang melaksanakan kurikulum 2013, sedangkan untuk Satuan Pendidikan yang melaksanakan kurikulum 20M adalah nilai pada aspek kompetensi pengetahuan

Jadwal PPDB

Berikut ini adalah jadwal penyelenggaraan PPDB SMA Negeri dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2021/2022 di Provinsi Jawa Tengah.

1. Penetapan Zonasi : Tanggal 21 Mei 2021.

2. Publikasi PPDB : Tanggal 21 Mei s.d 16 luni 2021.

3. Verifikasi berkas pendaftaran dan penerimaan token Tanggal 14 s.d 19 Juni 2021.

4. Pendaftaran

  • Pembukaan : Tanggal 21 Juni 2021, mulai pukul 07.00 WIB s.d 23.59 WIB (setiap hari dalam masa pendaftaran).
  • Penutupan : Tanggal 24 Juni 2021, pukul 16.00 WIB,

5. Evaluasi, Pemeringkatan, dan Penyaluran : Tanggal 25 s.d 26 luni 2021.

6 Pengumuman Hasil Seleksi : Tanggal 26 Juni 2021 selambatnya pukul 23.55 WIB.

7. Daftar Ulang : Tanggal 28 Juni s.d 2 Juli 2021.

8. Awal Tahun Ajaran Baru 2021/2022 : Tanggal 12 Juli 2021.

Petunjuk Teknis (Juknis) Penyelenggaraan PPDB Pada SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 selengkapnya dapat di unduh pada tautan berikut ini.

 

Unduh

Demikian Petunjuk Teknis (Juknis) Penyelenggaraan PPDB Pada SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan