Pertunjukkan Seni Hiasi Perayaan Lebaran di Negara Arab Saudi

Pertunjukkan Seni Hiasi Perayaan Lebaran di Negara Arab Saudi

Amongguru.com. Berbagai cara dilakukan oleh umat Muslim di seluruh dunia untuk merayakan hari Idul Fitri. Terdapat begitu banyak tradisi yang diselenggarakan oleh seluruh umat Muslim dalam menyambut hari lebaran.

Di Indonesia sendiri, tradisi merayakan lebaran begitu melekat dan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Baca : 6 Tradisi Unik yang Mewarnai Suasana Lebaran di Indonesia.

Arab Saudi merupakan negara yang mayoritas penduduknya Muslim dengan penerapan syariat agama yang sangat ketat. Meskipun demikian, tetap saja negara tersebut memiliki kemeriahan tersendiri dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Berbeda dengan di Indonesia yang sangat terkenal dengan budaya mudiknya, di negara Arab Saudi tidak ada tradisi mudik ada saat lebaran. Penduduk Muslim di Arab Saudi juga tidak mengenal tradisi pukul bedug, mereka hanya mengumandangkan takbir ketika malam lebaran.

Pertunjukkan Seni Hiasi Perayaan Lebaran di Negara Arab Saudi

Di negara Arab Saudi, perayaan Idul Fitri sangat kental dengan kegiatan seni, wisata, kuliner, dan pesta. Berbicara tentang kuliner, jika di Indonesia kita mengenal ketupat menjadi makanan khas lebaran, maka di negara Arab Saudi lebih banyak hidangan makanan yang manis, seperti permen dan coklat.

Ketika lebaran, pusat-pusat perbelanjaan di negara Arab Saudi akan menyelenggarakan berbagai aktivitas dan pertunjukkan seni selama beberapa hari. Jasa desain henna tradisional juga banyak bermunculan ketika Idul Fitri. Anak-anak dapat menikmati kegiatan melukis, membuat tembikar, dan lentera untuk menghiasi rumah mereka ketika lebaran.

Berbagai pertunjukkan seni pun digelar dalam rangka merayakan hari raya Idul Fitri. Parade musik, pembacaan puisi, tari, dan teather merupakan beberapa pertunjukkan seni yang sering ditampiilkan pada saat perayaan ldul Fitri di Arab Saudi.

Penduduk Arab Saudi semuanya larut dalam kegembiraan merayakan hari lebaran melalui pertunjukkan seni tersebut. Tidak lupa, penduduk akan menghiasi rumah mereka dengan hiasan lampu warna-warna dan membuat makanan khas lebaran.

Seperti halnya negara lain, perayaan lebaran di Arab Saudi dimulai dengan salat Id bersama-sama. Setelah melakukan salat Id, maka mereka kemudian makan bersama dan dilanjutkan saling bersilaturahmi dengan sanak saudara dan juga tetangga sekitar.

Makanan khas lebaran yang biasanya tersedia di meja makan adalah daging domba yang dicampur dengan nasi dan ditambah dengan sayuran tradisional. Baca juga : Ziarah Kubur dan Festival Gula Tradisi Rutin Penduduk Turki Saat Lebaran.

Selama lebaran, semua pintu-pintu rumah sengaja dibiarkan tidak dikunci untuk memudahkan umat Muslim saling bersilaturahmi. Kertas dan pena juga disiapkan di dekat pintu untuk menyambut tamu yang tidak bisa bertemu dengan tuan rumahnya. Tamu tersebut akan mencatat pesan Idul Fitri di kertas yang sudah tersedia.

Ada juga tradisi Eidiyah, yaitu tradisi membagi-bagikan uang kepada anak-anak. Eidiyah ini merupakan hadiah untuk anak-anak pada saat Idul Fitri. Tidak hanya uang, kadang Eidiyah juga berupa mainan sebagai ucapan terima kasih sudah berpuasa selama bulan Ramadhan dan memberikan semangat kepada anak-anak agar lebih giat berpuasa di tahun mendatang.

Suasana Idul Fitri di Arab Saudi menjadi semakin meriah dengan hiasan ribuan bunga di sepanjang jalan, sedangkan rumah-rumah dan pertokoan akan dihiasi dengan lampu-lampu berwarna-warni.

Ziarah Kubur dan Festival Gula Tradisi Rutin Penduduk Turki Saat Lebaran

Di sepanjang jalan dijajakan makanan dan minuman selama perayaan lebaran berlangsung. Perayaan Idul Fitri di Arab Saudi juga semakin lengkap dengan adanya pesta kembang api. Silahkan baca : Melihat Uniknya Tradisi Menyambut Lebaran di Tiongkok Cina.

Demikian ulasan mengenai Pertunjukkan Seni Hiasi Perayaan Lebaran di Negara Arab Saudi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan