Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup

Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup

Amongguru.com. Setiap makhluk hidup akan mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan dalam hidupnya, tidak terkecuali manusia.

  • Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk hidup

Pertumbuhan dan perkembangan berdasarkan definisi pengertiannya sebagai berikut.

  1. Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran tubuh, baik volume, bobot, maupun jumlah sel.
  2. Perkembangan adalah proses perubahan atau diferensiasi sel menuju kedewasaan.
  • Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
  1. Pertumbuhan bersifat kuantitatif yang artinya dapat diukur dan dinyatakan dengan nilai dan satuan, sedangkan perkembangan bersifat kualitatif yang artinya tidak dapat diukur dan dinyatakan dengan deskripsi kalimat.
  2. Pertumbuhan bersifat ireversibel artinya tidak dapat kembali ke bentuk semula, sedangkan perkembangan bersifat reversibel yang artinya dapat kembali ke bentuk semula.

Bagaimana makhluk hidup dapat tumbuh?
Manusia dan hewan mendapatkan bahan-bahan untuk tumbuh dari makanan, sedangkan tumbuhan mendapatkan makanan dengan cara fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses pengolahan makanan pada tumbuhan dengan bantuan sinar matahari dan klorofil.

  • Metamorfosis dan metagenesis

Metamorfosis adalah perubahan bentuk tubuh pada makhluk hidup dari telur hingga dewasa. Berdasarkan tahapannya, metamorfosis dibedakan menjadi dua, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

1. Metamorfosis sempurna
Tahapan : telur – larva – pupa – imago (dewasa)
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna:

  • Kupu-kupu
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis kupu-kupu
  • Katak
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis katak
  • Nyamuk
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis nyamuk
  • Lalat
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis lalat

b. Metamorfosis tidak sempurna
Tahapan : telur – nimfa – imago (dewasa)
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna :

  • Jangkrik
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis jangkrik
  • Belalang
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis belalang
  • Capung
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis capung
  • Kecoak
Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metamorfosis kecoak

Metagenesis adalah pergiliran keturunan yang melibatkan dua fase sekaligus, yaitu fase generatif (seksual) dan fase gametofit (aseksual)

Contoh tumbuhan yang mengalami metagenesis:
1. Tumbuhan paku

Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metagenesis tumbuhan paku

2. Tumbuhan lumut

Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup
Metagenesis pada tumbuhan lumut

Pertumbuhan dan perkembangan mempengaruhi kelestarian makhluk hidup, sehingga makhluk hidup perlu bereproduksi atau berkembang biak.

  • Tahap Perkembangan Manusia

Urutan tahap pertumbuhan manusia sebagai berikut.
embrio – zigot – janin – bayi – balita – anak-anak – remaja – dewasa – tua

Fase sebelum manusia dilahirkan atau di dalam kandungan disebut fase embrionik. Sedangkan fase setelah dilahirkan dinamanakan fase pasca embrionik.

  • Perkembangan janin dalam kandungan

1. Trimester pertama (0-3 bulan)
Tiga bulan pertama, embrio akan berkembang menjadi janin dengan panjang sekitar 5,5 cm. janin berbentuk seperti manusia meskipun ukuran kepala lebih besar dari badan.

2. Trimester kedua (4-6 bulan)
Pada periode ini, janin berkembang dengan cepat dan panjangnya mencapai 19cm. Tangan dan kaki berkembang, muka tumbuh memanjang. Detak jantung janin mulai terdeteksi dan gerak janin sudah aktif

3. Trimester ketiga (7-9 bulan)
Fase ketiga terjadi pertumbuhan ukuran janin dengan sangat cepat. Ukuran tubuh sudah proporsional seperti bayi.

Dengan ukuran tubuh yang besar, maka janin tidak leluasa dalam bergerak di rahim. Panjang janin mencapai sekitar 50 cm menjelang kelahiran.

  • Pubertas

Pubertas merupakan masa peralihan dari anak-anak ke remaja yang ditandai dengan munculnya tanda-tanda seksual sekunder dan kemampuan bereporduksii. Umumnya pubertas terjadipada usia 10-14 tahun.

Ciri-ciri pubertas pada remaja laki-laki :
1. Diproduksinya sperma
2. Tumbuhnya jakun
3. Dada menjadi bidang
4. Otot menjadi kekar
5. Suara berat dan membesar
6. Tumbuhnya kumis dan jambang
7. Tumbuhnya rambut di bagian tubuh tertentu

Ciri-ciri pubertas pada remaja perempuan :
1. diproduksinya ovum (sel telur)
2. kulit menjadi halus
3. pinggul dan payudara membesar
4. Tumbuhnya rambut di bagian tubuh tertentu
5. terjadinya menstruasi

  • Menstruasi

Menstruasi adalah proses meluruhnya sel telur yang tidak dibuahi. Peristiwa menstruasi merupakan siklus alami yang terjadi pada remaja putri yang sudah mengalami pubertas.

Siklus menstruasi akan terjadi setiap 4 minggu sekali (satu bulan). Tetapi, tidak semua wanita mengalami siklus menstruasi yang sama, adayang datangnya lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Saat siklus menstruasi berlangsung, maka produksi hormon estrogen akan meningkat.

Hormon ini berfungsi untuk penebalan dinding rahim. Jika sel telur tidak dibuahi, maka sel telur akan diserap oleh tubuh dan dinding rahim yang menebal akan meluruh.

Proses keluarnya sel telur yang tidak dibuahi tadi dinamakan menstruasi atau datang bulan. Seiring proses penuaan, maka semua wanita akan mengalami masa berakhirnya siklus menstruasi. Peristiwa berhentinya siklus menstruasi pada wanita ini disebut menopause.

Baca juga : Berbagai Sistem dalam Kehidupan Tumbuhan Dilengkapi dengan Gambarnya

Contoh soal tentang pertumbuhan dan perkembangan dapat di download di sini.

Demikian materi tentang Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup.

Semoga postingan mengenai Pertumbuhan dan Perkembangan dalam Sistem Kehidupan Makhluk Hidup ini dapat menjadi bahan referensi belajar Anda.

 

Tinggalkan Balasan