Percobaan Sains Sederhana Pemisahan Warna Tinta dengan Kromatografi

Percobaan Sains Sederhana Pemisahan Warna Tinta dengan Kromatografi

Amongguru.com. Campuran merupakan materi yang tersusun atas beberapa zat murni yang masih memiliki sifat-sifat zat penyusunnya.

Udara adalah salah satu contoh campuran yang terdiri dari beberapa komponen zat, seperti oksigen, nitrogen, hidrogen, karbon dikosida, neon, helium, dan metana.

Di dalam memperoleh kembali zat murni dari suatu campuran, maka dilakukan proses pemisahan campuran.

Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat-sifat fisis zat penyusunnya, misalnya wujud zat, ukuran partikel, titik leleh, titik didih, sifat magnetik, dan kelarutan. Salah satu prinsip pemisahan campuran tersebut adalah kromatografi.

Percobaan Sains Sederhana Pemisahan Warna Tinta dengan Kromatografi

A.  Alat dan Bahan

  • Kertas kromatografi
  • Spidol warna hitam
  • Satu gelas air

B.  Cara Kerja

  • Buat satu buah titik menggunakan spidol di tengah kertas kromatografi.

  • Celupkan kertas kromatografi ke dalam gelas berisi air. Jangan sampai titik spidol terkena air.

  • Tunggu beberapa menit sampai air meresap mencapai noda spidol Amati perubahan yang terjadi pada warna tinta.

Percobaan Sains Sederhana Pemisahan Warna Tinta dengan Kromatografi

C.  Hasil Percobaan

Ketika air mulai meresap mencaai noda spidol, maka noda spidol di atas kertas akan mulai terpisah menjadi beberapa warna.

D.  Penjelasan Sains

Warna spidol sebenarnya dihasilkan oleh pencampuran beberapa zat warna. Air yang mengalir melalui pori-pori kertas kromatografi akan mendorong pemisahan zat warna pada spidol berdasarkan massa jenisnya.

Hal tersebut akan mengakibatkan warna spidol tampak terpisah menjadi beberapa warna. Peristiwa pemisahan zat cari berdasarkan massa jenisnya ini disebut kromatografi.

Kromatografi merupakan cara pemisahan campuran zat berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan komponen di dalam medium tertentu. Kromatografi kertas akan memisahkan zat-zat yang terdapat pada tinta.

Pada kromatografi, komponen dipisahkan antara dua fase, yaitu fase diam (fase stasioner) dan fase bergerak (fase mobile).

Fase diamn cenderung akan menahan komponen dalam campuran, sedangkan fase bergerak, akan melarutkan komponen tersebut.

Komponen yang sulit larut pada fase diam akan tertinggal dan komponen yang mudah larut dalam fase bergerak akan bergerak lebih cepat.

Pada eksperimen tersebut, air dalam gelas berfungsi sebagai fase bergerak, sedangkan air yang terserap dalam kertas kromatografi berfungsi sebagai fase diam.

Sumber : Nita Sudarjo dan Ina Suryono. 2009. Ensiklopedia IPA (Percobaan Sains 1). Jakarta: PT Lentera Abadi.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut ini.

Demikian ulasan mengenai Percobaan Sains Sederhana Pemisahan Warna Tinta dengan Kromatografi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan