Perbedaan Antara Kembar Monozigot (Identik) dengan Kembar Dizigot (Fraternal)

Perbedaan Antara Kembar Monozigot (Identik) dengan Kembar Dizigot (Fraternal)

Amongguru.com. Seorang wanita pada umumnya mengeluarkan satu ovum (sel telur) setiap bulannya. Sel telur ini dihasilkan dari proses yang dinamakan  oogenesis.

Jika sel telur tersebut dibuahi dengan baik oleh sel sperma, maka setiap sel telur akan berkembang menjadi embrio di dalam rahim atau uterus.

Di dalam beberapa kasus, wanita dapat mengeluarkan lebih dari satu sel telur dalam setiap bulan. Setelah terjadi pembuahan, maka tiap-tiap zigot akan mengalami pembelahan.

Setelah membelah, masing-masing zigot akan hidup di dua kantung yang berbeda. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kehamilan kembar.

Ada banyak faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya kehamilan kembar. Selain faktor genetik, obat penyubur yang dikonsumsi dengan tujuan agar sel telur matang secara sempurna, juga diduga ikut memicu terjadinya bayi kembar.

Alasannya, jika indung telur bisa memproduksi sel telur dan diberi obat penyubur, maka sel telur yang matang pada saat bersamaan dapat lebih dari satu.

Perbedaan Antara Kembar Monozigot (Identik) dengan Kembar Dizigot (Fraternal)

Secara umum, kembar dibagi menjadi dua, yaitu kembar monozigot dan kembar dizigot. Kembar monozigot disebut juga kembar identik atau kembar ibu, sedangkan kembar dizigot sering diistilahkan dengan kembar fraternal.

1. Kembar Monozigot (Identik)

Kembar monozigot adalah kembar yang berasal dari satu sel telur. Dari sejumlah kasus kelahiran kembar, maka sepertiga atau tiga puluh persennya adalah kembar monozigot.

Kembar monozigot terjadi ketika sel telur tunggal dibuahi oleh sel sperma dan membentuk satu zigot (monozigotik). Di dalam perkembangannya, zigot tersebut selanjutnya membelah menjadi dua embrio yang berbeda.

Kedua embrio tersebut berkembang menjadi janin yang saling berbagi pada rahim yang sama. Tergantung dari tahapan pemisahan zigot, kembar identik dapat berbagi amnion yang sama (monoamniotik) atau berbeda amnion.

Kembar identik bukan monoamniotik dapat berbagi plasenta yang sama (dikenal dengan monokorionik) atau bisa juga tidak. Semua kembar monoamniotik pasti monokorionik.

Berbagi amnion yang sama dan plasenta yang sama dapat menyebabkan komplikasi dalam kehamilan. Misalnya, tali pusar pada kembar monoamniotik dapat terbelit sehingga mengurangi penyaluran darah dan nutrisi ke janin yang sedang berkembang.

Kembar monozigot selalu memiliki alat kelamin yang sama, kecuali jika terjadi mutasi pada perkembangan salah satu janin. Pada kembar monozigot, tingkat kemiripan wajah sangat tinggi.

Perbedaan keduanya hanya pada sidik jarinya. Akan tetapi, tingkat kemiripan ini akan mulai berkurang seiring dengan bertambahnya usia memasuki masa dewasa, karena gaya hidup yang berbeda.

2.  Kembar Dizigot (Fraternal)

Kembar dizigot terjadi jika terdapat lebih dari satu sel telur yang melekat pada dinding rahim yang terbuahi oleh sel sperma pada saat yang bersamaan.

Pada wanita, proses ovulasi kadang-kadang melepaskan lebih dari satu sel telur matang ke tuba fallopi yang apabila masing-masing terbuahi, akan memunculkan lebih dari satu zigot.

Kembar dizigot secara genetik tidak berbeda dari saudara biasa dan berkembang dalam amnion dan plasenta yang terpisah. Mereka dapat memiliki jenis kelamin yang berbeda atau sama. Istilah kembar dampit diberikan untuk anak kembar dengan kelamin berbeda.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka perbedaan antara kembar monozigot (identik) dengan kembar dizigot (fraternal) dapat disimpulkan sebagai berikut.

  • Kembar Identik :
  1. Satu sel telur dibuahi sel sperma membentuk zigot dan membelah menjadi dua embrio
  2. Berasal dari DNA yang sama
  3. Memiliki jenis kelamin sama
  4. Memiliki wajah yang sama (sangat mirip)
  5. Memiliki golongan darah yang sama
  • Kembar Fraternal :
  1. Dua sel telur dibuahi sel sperma pada saat bersamaan, membentuk zigot dan membelah menjadi dua embrio.
  2. Berasal dari DNA yang berbeda
  3. Memiliki jenis kelamin yang bisa berbeda atau sama
  4. Memiliki wajah yang berbeda
  5. Memiliki golongan darah yang berbeda

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Perbedaan Antara Kembar Monozigot (Identik) dengan Kembar Dizigot (Fraternal). Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan