Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham 2019

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham 2019

Amongguru.com. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kembali membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk ikut dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkumham tahun anggaran 2019.

Pada tahun 2019 ini, Kemenkumham berencana membuka sebanyak 4.598 (empat ribu lima ratus sembilan puluh delapan) formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Formasi tersebut terdiri dari, 87 (delapan puluh) formasi cumlaude, 19 (sembilan belas) formasi disabilitas, 180 (seratus delapan puluh) formasi Putra/putri Papua dan Papua Barat, dan 4.312 (empat ribu tiga ratus dua belas) untuk formasi umum.

Pendaftaran CPNS Kemenkumham tahun 2019 ini terbuka untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan SLTA sederajat, Diploma III (D-III), Sarjana/S-1/D-IV, dan dokter.

Seperti halnya penerimaan CPNS tahun sebelumnya, CPNS yang terpilih nantinya akan ditempatkan pada tempat-tempat strategis untuk mengisi kekosongan PNS pada tahun 2019, agar pelayanan publik, khususnya di bidang Hukum dan HAM dapat tetap berjalan dengan baik.

Unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi CPNS Kemenkumham tahun 2019 mulai dari  Sekretariat Jenderal sampai dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  yang tersebar di seluruh Indonesia.

Formasi CPNS Kemenkumham 2019

Formasi CPNS Kemenkumham 2019 terdiri dari formasi umum dan formasi khusus. Formasi umum merupakan pelamar lulusan Perguruan Tinggi dan SLTA-Sederajat yang memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan sebagaimana dalam pengumuman.

Sedangkan formasi khusus terdiri dari putra/putri lulusan Cumlaude, penyandang disabilitas, dan Putra/Putri Papua dan Papua Barat. Masing-masing formasi khusus tersebut memiliki kriteria khusus yang sudah ditentukan dalam pengumuman.

Persyaratan Pelamar

Berikut ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar seleksi CPNS Kemenkumham 2019.

1. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Memiliki karakteristik pribadi selaku penyelenggara pelayanan publik.

3. Mampu berperan sebagai perekat NKRI.

4. Memiliki intelegensia yang tinggi untuk pengembangan kapasitas dan kinerja organisasi;

5. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan.

6. Tidak pernah diberhentikan sebagai PNS, TNI/POLRI, atau Pegawai BUMN/BUMD.

7. Tidak berkedudukan sebagai CPNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas.

8. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

9. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

10. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;

11. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang.

12. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI.

13. Usia pada saat melamar (terhitung per tanggal 1 November 2019) adalah :

a. minimal 18 tahun dan maksimal 33 tahun 0 bulan 0 hari untuk Dokter, Perawat dan Sarjana;

b. minimal 18 tahun dan maksimal 30 tahun 0 bulan 0 hari untuk Diploma III; dan

c. minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun 0 Bulan 0 hari untuk SLTA.

14. Tinggi badan untuk pelamar jabatan penjaga tahanan dan jabatan pemeriksa keimigrasiann :

a. pria minimal 160 cm;

b. wanita minimal 155 cm.

Pelamar CPNS Kemenkumham 2019 harus memenuhi beberapa ketentuan persyaratan tersebut di atas, baik persyaratan secara umum maupun persyaratan khusus.

Tahapan Seleksi CPNS Kemenkumham 2019

Seleksi CPNS Kemenkumham 2019 terdiri dari tiga tahapan, yaitu seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB.

Seleksi administrasi verifikasi dokumen persyaratan yang diunggah melalui laman SSCASN dilakukan oleh Tim Verifikator.

Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, selanjutnya berhak mengikuti  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40%.

Apabila pelamar dinyatakan kembali lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), maka diwajibkan untuk mengikuti tahap akhir seleksi, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Seleksi Kompetensi Bidang pada masing-masing formasi berbeda-beda, dapat berupa tes substansi jabatan dengan sistem CAT, Wawancara Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK), bahasa Inggris, dan praktik kerja  sesuai dengan bobot yang sudah ditentukan.

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham 2019

Pelaksanaan pendaftaran online CPNS Kemenkumham 2019 melalui portal SSCN telah resmi ditutup pada tanggal 26 November 2019 kemarin.

Menurut jadwal, hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS Kemenkumham 2019 akan diumumkan secara online pada tanggal 12 Desember 2019.

Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, berhak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar.

Baca : Pahami Cara Menghitung Nilai SKD Sesuai Passing Grade CPNS 2019

Sebelum mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi terlebih dahulu diwajibkan untuk mencetak nomor ujian.

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kemenkumham 2019 dapat dilihat pada website resmi penyelenggara penerimaan CPNS Kemenkumham tahun anggaran 2019, https://cpns.kemenkumham.go.id/.

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2019 Kemenkumham juga dapat dilihat pada portal resmi BKN, https://sscn.bkn.go.id/

Karena sistem penerimaan CPNS Kemenkumham 2019 ini terintegrasi secara online, maka pelamar diharapkan untuk terus memantau perkembangan tahapan seleksi melalui portal resmi yang sudah disediakan.

Kelalaian dalam membaca atau memahami setiap pengumuman menjadi tanggung jawab pelamar sendiri.

Pelamar yang sudah lolos seleksi administrasi benar-benar harus mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar.

Jika peserta tes dinyatakan lulus SKD, maka berhak untuk melaksanakan tahap terakhir seleksi, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Kelulusan akhir peserta tes cpns Kemenkumham 2019 ditentukan oleh hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Penyelenggaraan SKD dan SKB selanjutnya akan diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Tinggalkan Balasan