Pengertian Tulang, Fungsi, dan Klasifikasinya Dilengkapi Gambar

Pengertian Tulang, Fungsi, dan Klasifikasinya Dilengkapi Gambar

Amongguru.com. Selama hidupnya, manusia selalu melakukan gerak, bahkan dalam keadaan tidak sadar. Sistem gerak pada manusia didukung oleh dua komponen utama, yaitu tulang dan otot.

Susunan tulang-tulang akan membentuk sistem tertentu yang dinamakan rangka. Rangka atau disebut juga skeleton berarti bagian tubuh yang kering.

Rangka pada tubuh manusia merupakan rangka endoskeleton, yaitu rangka yang terdapat di dalam tubuh.

Rangka berfungsi untuk melekatnya otot dan disebut sebagai alat gerak pasi, sedangkan otot disebut alat gerak aktif. Disebut demikian karena rangka hanya dapat digerakkan oleh otot.

Untuk memahami lebih banyak tentang tulang, pada kesempatan kali ini akan diulas mengenai pengertian tulang, fungsi, dan klasifikasinya.

Pengertian Tulang dan Fungsinya 

Tulang merupakan jaringan ikat yang terdiri atas sel, serat, dan matriks ekstraseluler. Matriks tulang adalah bagian terkeras yang terletak pada lapisan luar tulang.

Pengerasan pada bagian matriks tulang ini disebabkan oleh pengendapan mineral di dalam matriks. Tulang manusia juga ada yang terbentuk dari jaringan ikat yang mampu meregang, menyokong jaringan lunak, memberikan kelenturan, dan tahan terhadap tekanan. Jenis tulang ini dinamakan tulang rawan (cartilago).

Rangka manusia terdiri dari 206 tulang yang terbagi menjadi dua, yaitu rangka aksial (sumbu tubuh) dan rangka apendikuler (anggota tubuh).

1. Rangka aksial

Rangka aksial merupakan tulang-tulang yang berada di tengah-tengah sumbu tubuh, antara lain tulang tengkorak, tulang rusuk, dan juga tulang belakang.

2. Rangka apendikuler

Rangka apendikuler merupakan tulang-tulang penyusun alat gerak, meliputi tulang selangka, tulang belikat, tulang pangkal lengan, tulang pengumpil, tulang hasta, tangan, dan kaki.

Tulang memiliki fungsi penting bagi tubuh. Beberapa fungsi tulang dalam tubuh manusia sebagai berikut.

1. Sebagai alat gerak pasif, karena kerja tulang ditentukan oleh otot

2. Penopang tubuh agar tidak jatuh

3. Tempat untuk melekatnya otot

4. Pelindung organ lunak bagian dalam

5. Tempat menyimpan cadangan mineral

Susunan Tulang

Tulang tersusun atas sel-sel tulang, Jaringan sel-sel tulang berbentuk lapisan-lapisan, sehingga bagian tengahnya berupa lorong yang disebut saluran Havers.

Di dalam saluran Havers. terdapat pembuluh kapiler darah dan saraf. Dari pembuluh kapiler itulah, sel-sel tulang mendapatkan makanan dan oksigen.

Baca : Jenis-jenis Sendi, Fungsi, dan Contohnya Dilengkapi Gambar

Klasifikasi Tulang

Tulang dapat dikelompokan berdasarkan bentuk, jenis zat penyusun, dan letaknya.

1. Klasifikasi Tulang Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tiga macam, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.

a. Tulang Pipa

Tulang pipa adalah tulang yang berbentuk panjang seperti pipa. Tulang pipa disebut juga tulang panjang dengan bagian ujung berbonggol.

Bangian berongga pada tulang pipa merupakan tulang spons yang berisi sumsum merah tulang untuk memproduksi sel-sel darah merah.

Bagian tengah tulang pipa berisi jaringan lemak (sumsum kuning). Contoh tulang pipa adalah tulang paha, tulang kering, tulang betis, dan tulang hasta.

b. Tulang Pipih

Tulang pipih adalah tulang yang berbentuk pipih atau gepeng. Bagian dalam pada tulang pipih tidak berongga, melainkan pejal.

Pada bagian bawah tulang kompak (tulang keras) terdapat tulang spons yang berisi sumsum merah tulang. Contoh tulang pipih, antara lain tulang rusuk, tulang tengkorak, tulang dada, dan tulang belikat.

c. Tulang Pendek

Tulang pendek adalah tulang yang berbentuk pendek dan berisi sumsum merah. Tulang pendek pada umumnya membentuk ruas-ruas tulang.

Contoh tulang pendek adalah ruas-ruas tulang belakang, ruas-ruas tulang pergelangan tangan, dan ruas-ruas jari kaki.

2. Klasifikasi Tulang Berdasarkan Jenis Zat Penyusun

Berdasarkan jenis zat penyusunnya (jenis sel dan matriks). tulang dibedakan menjadi tulang rawan (cartilagodan tulang sejati (osteon).

a. Tulang Rawan (Cartilago)

Tulang rawan tersusun atas sel-sel tulang rawan muda (kondrioblas) dan sel tulang rawan dewasa (kondriosit)Tulang rawan mengandung banyak serabut kolagen dan matrik, bersifat lentur atau elastis.

Tulang rawan dibedakan menjadi tiga, yaitu : (1) tulang rawan hialin, terdapat di hidung, trakea, dan persendian; (2) tulang rawan elastik, terdapat di daun telinga; dan (3) tulang rawan fibrosa, terdapat dipersendian tulang belakang.

b. Tulang Sejati (Osteon)

Tulang keras (osteon) tersusun atas sel-sel tulang (osteosit). Tulang keras banyak mengandung kalsium dan fosfat.

Contoh tulang sejati adalah

3. Klasiikasi Tulang Berdasarkan Letaknya

Tulang berdasarkan letaknya, dibedakan menjadi tiga, yaitu tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak.

a. Tulang Tengkorak

Tulang tengkorak tersusun atas tulang-tulang pipih yang saling bersambungan membentuk tempurung tengkorak.

Di dalam tulang tekorak, terlindung dengan aman organ tubuh yang sangat penting, yaitu otak dan bola mata.

Rangka penyusun tulang tengkorak dibedakan menjadi dua macam, yaitu tengkorak bagian kepala dan tengkorak bagian wajah.

b. Tulang Badan

Tulang-tulang pembentuk rangka badan terdiri atas :

  • tulang belakang;
  • tulang rusuk;
  • tulang dada;
  • tulang gelang bahu; dan
  • tulang gelang panggul.

c. Tulang Anggota Gerak

Tulang pembentuk anggota gerak terbagi atas dua bagian, yaitu :

  • tulang anggota gerak atas (exstremitas superior); dan
  • tulang anggota gerak bawah (extremitas inferior).

Baca : Gangguan dan Kelainan Sistem Gerak Manusia Beserta Penyebabnya

Demikian ulasan mengenai pengertian tulang, fungsi, dan klasifikasinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan