Pengertian Program Pengayaan, Tujuan, dan Bentuk Pelaksanaannya

Pengertian Program Pengayaan, Tujuan, dan Bentuk Pelaksanaannya

Amongguru.com. Pengayaan merupakan program pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal atau KKM.

Program pengayaan adalah salah satu upaya guru untuk membantu peserta didik yang sudah mencapai KKM untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan yang telah dimilikinya.

Dengan demikian fokus dari program pengayaan adalah pendalaman dan perluasan dari kompetensi yang dipelajari peserta didik.

Pengayaan biasanya diberikan segera setelah peserta didik diketahui telah mencapai KKM berdasarkan hasil penilaian harian.

Pembelajaran pengayaan biasanya hanya diberikan sekali, tidak berulang kali sebagaimana pembelajaran remidial. Pembelajaran pengayaan umumnya tidak diakhiri dengan penilaian.

Tujuan Program Pengayaan

Program pengayaan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Pada konteks Kurikulum 2013, program pengayaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka pencapaian tujuan nasional.

Di dalam Standar Nasional Pendidikan ditetapkan bahwa setiap satuan pendidikan dituntut untuk memiliki kriteria ketuntasan minimal.

Kriteria Ketuntasan Minimal inilah yang selanjutnya menjadi indikator terhadap hasil capaian pembelajaran. Peserta didik yang dinyatakan memiliki kemampuan di bawah standar atau belum mencapai KKM membutuhkan program remedial.

Sedangkan peserta didik yang telah mencapai ketuntasan atau memiliki kemampuan di atas KKM membutuhkan program pengayaan.

Baca :

Secara umum, pemberian program pengayaan bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan pada peserta didik kelompok cepat, sehingga mereka memiliki penguasaan lebih mendalam terhadap materi pelajaran dan kompetensi yang dipelajari.

Bentuk Program Pengayaan

Pelaksanaan program pengayaan dapat dilakukan melalui cara-cara berikut.

1. Belajar Kelompok

Belajar kelompok adalah sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah.

Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik berupa pemecahan masalah nyata. Selain itu, secara kelompok peserta didik dapat diminta untuk menyelesaikan sebuah proyek atau penelitian ilmiah.

2. Belajar Mandiri

Belajar Mandiri adalah secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati, menjadi tutor bagi teman yang membutuhkan.

Kegiatan pemecahan masalah nyata, tugas proyek, atau pun penelitian ilmiah juga dapat dilakukan oleh peserta didik secara mandiri jika kegiatan tersebut diminati secara individu.

3. Pembelajaran Berbasis Tema

Pembelajaran berbasis tema adalah pembelajaran dengan cara memadukan kurikulum di bawah tema besar, sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antar berbagai disiplin ilmu.

4. Pemadatan Kurikulum

Pemadatan kurikulum dilakukan dengan memberikan pembelajaran hanya pada bagiab materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian akan tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh materi baru atau bekerja proyek secara mandiri sesuai kapasitasnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian program pengayaan, tujuan, dan bentuk pelaksanaannya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan