Pengertian Metode Ilmiah, Karakteristik, Kriteria, dan Langkah-langkahnya

Pengertian Metode Ilmiah, Karakteristik, Kriteria, dan Langkah-langkahnya

Amongguru.com. Apabila seseorang ingin melakukan sebuah penelitian, maka penelitian yang dilakukan harus melalui langkah-langkah yang terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian tersebut dinamakan metode ilmiah.

Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan (dari pemecahan masalah dan mengetahui penyebabnya) secara sistematis sehingga dapat diperoleh simpulan yang dapat dipercaya (valid).

Fenomena alam dapat dijelaskan dalam bentuk pengamatan dan pembentukan hipotesis (dugaan sementara). Apabila suatu hipotesis sudah lolos uji berkali-kali, maka dapat menjadi sebuah teori ilmiah.

Apabila tidak dilakukan metode ilmiah, maka eksperimen yang dilakukan akan meragukan dan tidak dapat ditetapkan hukum atau rumus yang jelas akan terjadinya suatu fenomena fisis.

Pengertian Metode Ilmiah, Karakteristik, Kriteria, dan Langkah-langkahnya

Fungsi Metode Ilmiah

Metode ilmah berfungsi sebagai berikut.

1. Untuk menemukan sesuatu yang belum ada pada sebuah ilmu pengetahuan.

2. Untuk menguji kebenaran ilmu pengetahuan yang sudah ada.

3. Untuk mengembangkan pengetahuan yang sudah ada.

4. Untuk dapat mencari ilmu pengetahuan secara sistematis.

5. Untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah (rasional dan teruji kebenarannya).

Manfaat Metode Ilmiah

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari metode ilmiah.

1. Dapat membantu dalam memecahkan permasalahan dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan.

2. Dapat menguji ulang hasil penelitian peneliti lain, sehingga diperoleh kebenaran yang objektif.

3. Dapat memecahkan dan menemukan jawaban rahasia alam yang sebelumnya masih menjadi teka-teki.

4. Dapat melakukan penelitian dan pengujian kembali suatu penelitian untuk dikembangkan.

5. Dapat menguji kembali kebenaran hasil penelitian orang lain, sehingga diperoleh kebenaran yang pasti.

Karakteristik Metode Imiah

Berikut ini adalah beberapa karakteristik dari metode ilmiah.

1. Bersifat Kritis Analistis

Metode ilmiah menunjukkan adanya proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah tersebut.

2. Bersifat Logis

Langkah-langkah eksperimen yang dilakukan peneliti harus dapat dijelaskan secara logis dan kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.

3. Bersifat objektif

Hasil-hasil yang diperoleh dari eksperimen harus merupakan hasil yang objektif, tidak eksklusif, dan bukan merupakan hasil rekayasa.

4. Bersifat Konseptual

Penelitian berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan konsep-konsep suatu fenomena. .

5. Bersifat Empiris

Hasil yang diperoleh berdasarkan kejadian nyata (fakta), tidak berbasis hanya dari opini peneliti sendiri atau orang lain.

Kriteria Metode Ilmiah

Sebuah metode ilmiah harus memenuhi beberapa kriteria berikut.

1. Berdasarkan Fakta

Analisis dan pengambilan kesimpulan yang dilakukan harus didasari pada fakta yang terjadi, bukan atas dasar opini peneliti.

2. Bebas dari Prasangka

Peneliti tidak boleh berprasangka pada saat melakukan penelitian, eksperimen harus dilakukan secara objektif.

3. Perumusan Masalah dan Hipotesis

Metode ilmiah melibatkan sebuah perumusan masalah dan hipotesis atas permasalahan tersebut.

4. Menggunakan Ukuran Objektif

Hasil eksperimen harus diukur dengan ukuran objektif, bukan secara subjektif. Hasil eksperimen harus dapat dipahami dengan mudah dan tidak dipengaruhi unsur subjektivitas dari peneliti.

5. Menggunakan Teknik Kuantitatif atau Kualitatif

Teknik kuantitatif menggunakan ukuran yang objektif sehingga dapat dipahami oleh semua orang, sedangkan teknik kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan hasil yang tidak dapat dijelaskan secara kuantitatif.

Langkah-langkah Metode Ilmiah

Berikut ini adalah urutan langkah-langkah metode ilmiah.

1. Melakukan Observasi Awal

Peneliti mengamati keadaan awal objek penelitian, dan menganalisis sifat-sifat objek.

2. Merumuskan Masalah

Peneliti menemukan dan menentukan permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian.

3. Merumuskan Hipotesis (Dugaan Sementara)

Peneliti membuat rumusan awal (prediksi) terhadap hasil dari permasalahan yang diangkat.

4. Melakukan Eksperimen

Peneliti melakukan percobaan untuk membuktikan hiptesis, dengan mengendalikan variabel-variabel penelitian.

5. Melakukan Analisis Hasil

Analisis hasil dikembangkan dari rumusan hipotesis yang telah dibuat, untuk mengetahui apakah hipotesis yang dibuat dapat menjelaskan fenomena permasalahan yang terjadi atau tidak.

6. Menarik Simpulan

Setelah hasil dianalisis dan dihubungkan dengan hipotesis, peneliti dapat menarik simpulan yang menjelaskan hubungan-hubungan tersebut dengan singkat dan jelas.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai pengertian metode ilmiah, karakteristik, kriteria, dan langkah-langkahnya. Semoga bermanfaat.

8 Replies to “Pengertian Metode Ilmiah, Karakteristik, Kriteria, dan Langkah-langkahnya

Tinggalkan Balasan