Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya Bagi Hewan Sebagai Bentuk Adaptasi

Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya Bagi Hewan Sebagai Bentuk Adaptasi

Amongguru.com. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hibernasi adalah keadaan istirahat atau tidur pada hewan selama musim dingin.

Hibernasi merupakan kondisi ketidakaktifan dan penurunan metabolisme pada hewan yang ditandai dengan suhu tubuh yang lebih rendah, pernapasan yang lebih perlahan, serta kecepatan metabolisme yang lebih rendah.

Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya Bagi Hewan Sebagai Bentuk Adaptasi
Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya Bagi Hewan Sebagai Bentuk Adaptasi

Hewan yang melakukan hibernasi berusaha untuk menghemat energi, terutama selama musim dingin sewaktu terjadi kelangkaan makanan, membakar cadangan energi, lemak tubuh, dengan perlahan.

Melalui cara adaptasi tersebut, maka hewan akan mampu bertahan hidup pada cuaca yang dingin.

Berbagai jenis hewan akan melakukan hibernasi, mulai dari serangga, amfibi, burung, sampai dengan primata. Tikus akan bersembunyi di bawah tanah, beruang bersiap tidur di sarangnya, kelelawar akan berlindung di dalam gua, dan landak akan bergelung.

Salah satu alasan utama hibernasi pada beberapa hewan adalah untuk menghindari dingin. Hibernasi bagi hewan merupakan periode tidur panjang untuk menghemat energi tubuh mereka.

Pada saat melakukan hibernasi, maka metabolisme tubuh hewan melambat diiringi menurunnya irama pernapasan, suhu, dan detak jantung.

Ketika musim dingin, maka hampir tidak ada tersedia makanan untuk hewan karena tumbuhan tidak ada yang hidup.

Untuk dapat bertahan hidup, maka pada saat musim panas hewan akan  menggemukkan badan mereka dengan makan sebanyak-banyaknya dan menggunakan cadangan lemak tubuhnya pada saat musim dingin tiba.

Setelah bangun dari hibernasi, hewan-hewan tersebut membutuhkan beberapa saat untuk melanjutkan kegiatan normal mereka.

Selama hibernasi, denyut jantung akan melambat dan beberapa organ non vital menjadi tidak aktif sepenuhnya.

Ini adalah kondisi dimana tubuh hewan menggunakan energi minimal. Jantung hewan yang berhibernasi tetap bisa berdetak meski suhu tubuh satu derajat Celsius.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa hewan mampu melakukan hibernasi, sedangkan manusia tidak mampu melakukan hal tersebut.

Kondisi tubuh manusia memiliki kemampuan yang berbeda dengan hewan yang mampu berhibernasi, sekalipun dengan primata.

Jantung manusia tidak dapat bekerja jika suhu terlalu dingin. Jantung manusia akan berkontraksi ketika ada kalsium, dan apabila kalsium terlalu banyak, maka bisa terjadi serangan jantung.

Di bawah suhu tertentu, jantung manusia tidak bisa menghilangkan kalsium berlebih, sehingga bisa terjadi gagal jantung. Jantung manusia akan berhenti jika suhu berada di bawah 28 derajat Celsius.

Hibernasi lebih sering ditemukan di belahan Bumi utara dibandingkan Bumi bagian selatan. Di belahan Bumi selatan yang dekat dengan khatulistiwa, musim dingin cenderung lebih hangat.

Selain untuk mengantisipasi kelangkaan makanan, hibernasi pada hewan juga bertujuan untuk menghindari serangan predator.

Tidak semua hewan melakukan hibernasi. Ada sebagian hewan yang tidak melakukan hibernasi karena dapat mengatasi musim dingin dengan mekanisme yang lain.

Hibernasi umumnya ditemukan pada hewan berdarah panas. Hewan berdarah dingin mungkin akan tidur ketika cuaca panas dan kering, yang disebut sebagai estivation.

Berikut adalah beberapa contoh hewan yang melakukan hibernasi pada musim dingin.

  • Beruang

 

  • Landak

  • Badger

  • Hamster

  • Beberapa jenis tikus

  • Tupai

  • Lemur

  • Groundhog

  • Kumbang kecil (Ladybird)

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya Bagi Hewan Sebagai Bentuk Adaptasi. Terima kasih sudah berkunjung dan silakan dishare jika informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan