Pengertian Fobia, Penyebab, Jenis, dan Cara Mengatasinya

Pengertian Fobia, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Amongguru.com. Pengertian fobia (phobia) menurut para ahli mengerucut pada perasaan ketakutan yang berlebihan terhadap suatu hal atau fenomena.

Fobia merupakan jenis kecemasan yang membuat seseorang menghindari sesuatu yang mereka takuti. Sesuatu yang ditakuti tersebut dapat berupa situasi, objek tertentu, atau mahluk tertentu.

Pada kondisi fobia parah, maka penderita akan langsung menghindar dari hal-hal yang membuatnya ketakutan. Ketakutan penderita fobia kadang tidak beralasan.

Dampak fobia tidak dapat dianggap remeh. Fobia dapat melumpuhkan kemampuan seseorang dan akan memengaruhi kemampuan bekerja atau dalam lingkungan sosial normal.

Penyebab Penyakit Fobia

Pada dasarnya, penyebab fobia pada seseorang belum dapat dijelaskan secara pasti. Di dalam beberapa kasus, fobia mungkin berasal dari pengalaman awal yang traumatis ketika masih anak-anak.

Karena penyebabnya yang tidak bisa diketahui pasti, maka fobia menjadi penyakit yang sering tidak dapat dijelaskan secara rasional dan tidak sesuai dengan realita.

Seseorang yang fobia terhadap lingkungan sosial, akan membuatnya tidak berani berada dikeramaian.

Meskipun belum dapat dijelaskan secara pasti, beberapa kondisi berikut dapat menjadi pemicu terjadinya fobia.

  • Traumatis atau pengalaman buruk

Fobia sering dikaitkan dengan  peristiwa traumatis yang dialami sebelumnya atau pengalaman buruk seseorang pada masa kecil.

  • Perubahan fungsi otak

Pada beberapa kasus fobia spesifik dapat disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada fungsi otak.

  • Genetik 

Fobia dapat terjadi karena pengaruh dari keluarga. Muisalnya, seseorang cenderung akan mengalami fobia jika dibesarkan oleh orang tua yang seringkali mengalami kecemasan dan ketakutan.

Jenis Fobia

Fobia dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan sifatnya, yaitu fobia spesifik (sederhana) dan fobia kompleks.

Fobia spesifik atau fobia sederhana adalah jenis fobia yang sering terjadi. Ketakutan fobia spesifik biasanya tidak dari objek itu sendiri, tetapi dari beberapa kejadian traumatik yang pernah dialaminya.

Fobia spesifik, misalnya rasa takut terhadap kedalaman air, ketinggian, hewan, dokter, jarum suntik, darah, atau takut tertular penyakit seksual.

Sedangkan fobia kompleks termasuk fobia sosial dan agoraphobia, tidak hanya takut ruang terbuka, akan tetapi menjadi cemas tentang kesulitan melarikan diri dari tempat atau situasi tertentu.

Contoh fobia kompleks adalah takut terhadap situasi sosial, takut berbicara di depan umum, atau takut berada di ruang terbuka.

Pada umumnya kasus fobia spesifik dialami oleh penderitanya sejak masa kanak-kanak atau remaja.

Untuk fobia kompleks, umumnya mulai berkembang ketika penderitanya memasuki kehidupan dewasa.

Cara Mengatasi Fobia

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi fobia.

  • Berusaha selalu menghidari keadaan yang membuat stress.
  • Berolahraga yang teratur untuk menurunkan kecemasan
  • Bicarakan dengan dokter mengenai fobia yang dialami, untuk penanganan secara medis
  • Sebisa mungkin menghindari hal atau femonena yang menyebabkan takut dan cemas.
  • Segera menghubungi dokter jika terkena serangan panik lebih sering dan cepat.

Baca juga :

Demikian ulasan mengenai pengertian fobia, penyebab, jenis, dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan