Pengertian Bunga, Bagian-bagian dan Fungsinya Dilengkapi Gambar

Pengertian Bunga, Bagian-bagian dan Fungsinya Dilengkapi Gambar

Amongguru.com. Pengertian bunga adalah alat perkembangbiakan generatif pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

Fungsi bunga, yaitu untuk memediasi fusi sperma (gamet jantan) dan ovula (gamet betina) dalam memproduksi benih.

Susunan bunga di dalam tangkai disebut dengan istilah pembungaan. Pada bunga terdapat organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik.

Benang sari sebagai alat kelamin jantan pada bunga, sedangkan putik merupakan alat kelamin betina. Proses penyerbukan pada bunga terjadi dengan bantuan serangga, seperti lebah dan kupu-kupu.

Baca : Jenis-jenis Penyerbukan Tumbuhan Angiospermae dan Penjelasannya

Bagian-bagian Bunga

Secara umum, terdapat 4 (empat) bagian utama dalam struktur bunga, yaitu mahkota bunga, kelopak bunga, benag sari, dan putik.

Pada beberapa bunga, juga terdapat bagian lain, seperti tangkai bunga, dasar bunga, bakal biji, dan daun pelindung.

1. Mahkota Bunga

Mahkota bunga (corolla) adalah bagian bunga yang paling mencolok. Mahkota bunga terletak pada lingkaran sebelah dalam kelopak bunga. Secara morfologi, mahkota bunga merupakan modifikasi dari daun.

Fungsi mahkota bunga adalah untuk menarik serangga agar hinggap. Selain itu, mahkota bunga juga berfungsi untuk melindungi organ reproduksi.

Bagian mahkota biasanya berwarna-warni dan terlihat indah. Warna yang mencolok pada mahkota bunga berfungsi untuk menarik perhatian serangga penyerbuk untuk membantu proses penyerbukan bunga. Ukuran mahkota bunga juga paling besar dibandingkan bagian bunga lainnya.

2. Kelopak Bunga

Kelopak bunga (calyx) merupakan bagian bunga yang terletak di lingkaran terluar. Kelopak bunga berfungsi untuk melndungi mahkota bunga pada saat masih kuncup dan akan terbuka apabila mahkota mekar.

Pada umumnya, kelopak bunga berwarna hijau dengan bentuk menyerupai daun dan tidak seindah mahkota bunga. Secara morfologi, kelopak merupakan modifikasi dari daun.

3. Benang Sari

Benang sari berfungsi sebagai alat kelamin jantan atau disebut androecium. Pada umumnya, bunga terdiri dari empat kotak sari, yang disebut mikrosporangia sebagai organ reproduksi jantan pada bunga.

Benang sari terdiri dari tiga bagian, yaitu tangkai sari, kepala sari, dan serbuk sari. Tangkai sari (filament) adalah bagian benang sari yang membuat posisi kepala sari berada cukup tinggi dari bunga untuk membantu proses penyerbukan.

Kepala sari (arteri) adalah bagian paling ujung dari tangkai sari dengan ruang-ruang untuk dapat menampung serbuk sari.

Sedangkan serbuk sari (polen) merupakan bagian benang sari yang terdiri dari sel-sel kelamin jantang yang digunakan saat proses penyerbukan.

4. Putik

Putik (gynoecium) berfungsi sebagai alat kelamin betina pada bunga. Putik biasanya terletakpada bagian tengah bunga. Putik mengandung sel telur yang berguna saat proses pertumbuhan.

Putik terdiri dari tiga bagian, yaitu tangkai putik, kepala putik, dan bakal buah. Tangkai putik (stilus) adalah bagian putik yang membuat posisi kepala putik berada cukup tinggi dari bunga untuk membantu proses penyerbukan.

Kepala putik (stigma) merupakan bagian putik yang paling ujung atau pucuk dari putik. Bakal buah (ovarium) adalah bagian putik yang mengandung sel telur dan terletak di bagian dasar bunga.

5. Bakal Buah

Bakal buah (ovarium) sebenarnya merupakan bagian dari putik, akan tetapi karena perannya yang penting terkadang diklasifikasikan sebagai bagian bunga yang berdiri sendiri.

Baca : Jenis-jenis Jaringan Pada Tumbuhan dan Fungsinya Dilengkapi Gambar

Bakal buah mengandung sel telur dan terletak di dasar bunga. Bakal buah berfungsi sebagai tempat terjadinya pembuahan, dimana terjadi peleburan antara gamet jantan dengan gamet betina.

6. Bakal Biji

Bakal biji adalah bagian bunga yang sering ditemui pada tumbuhan berbiji. Fungsi bakal biji, yaitu untuk melindungi dan menjadi tempat pertemuan sel telur yang dibuahi oleh serbuk sari melalui proses penyerbukan.

Bakal biji yang dibuahi tersebut akan berkembang menjadi biji. Pada tumbuhan bunga, bakal biji biasanya terbungkus oleh ovarium. Sedangkan pada tumbuhan berbiji, bakal biji akan terbuka dan terlihat secara langsung.

7. Tangkai Bunga

Tangkai bunga (pedicellus) berada tepat di bagian bawah bunga dan berperan sebagai pendukung terakhir dari cabang bunga.

Fungsi tangkai bunga adalah sebagai penghubung antara bunga dengan ranting atau sebagai penopang bunga.

8. Dasar Bunga

Dasar bunga (receptacle) merupakan bagian bunga yang terletak pada bagian ujung bawah. Dasar bunga merupakan bagian ujung bunga setelah tangkai bunga.

Fungsi dasar bunga adalah sebagai tempat melekatnya mahkota bunga. Mahkota bunga dan bagian-bagian bunga lainnya akan bertumpu pada dasar bunga ini.

9. Daun Pelindung

Bunga tidak semuanya memiliki daun pelindung (brachtea). Daun pelindung adalah daun yang pada sisi-sisinya ditumbuhi bunga yang tumbuh dan berkembang.

Bagian daun pelindung berbeda dari bagian kelopak bunga. Daun pelindung adalah daun terakhir yang berfungsi sebagai tempat tumbuh bunga.

10. Daun Tangkai

Daun tangkai (brachteola) terletak pada pangkal tangkai bunga. Fungsi dari daun tangkai adalah sebagai pelintung bagian-bagian bunga lainnya.

Demikian ulasan mengenai pengertian bunga, bagian-bagian dan fungsinya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan