Pengertian Adaptasi Morfologi Makhluk Hidup, Contoh, dan Gambarnya

Pengertian Adaptasi Morfologi Makhluk Hidup, Contoh, dan Gambarnya

Amongguru.com. Adaptasi morfologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup melalui bentuk organ tubuhnya.

Penyesuaian diri menggunakan bentuk alat tubuh tersebut bertujuan agar makhluk hidup dapat bertahan hidup dilingkungan tempat tinggalnya. Adaptasi morfologi ini sangat mudah dikenali dan diamati karena tampak dari luar.

Adaptasi morfologi dapat dilakukan oleh hewan, tumbuhan, dan juga manusia. Berikut ini penjelasan mengenai adaptasi morfologi pada hewan, tumbuhan, dan manusia.

1. Adaptasi Morfologi pada Hewan

  • Bentuk paruh burung

a. Bentuk paruh burung elang

Bentuk paruh burung elang adalah runcing, ujung paruh atas agak membengkok ke bawah, digunakan untuk merobek daging.

b. Bentuk paruh burung pelikan

Burung pelikan memiliki bentuk paruh yang panjang, lebar, dan agak berkantong. Bentuk paruh ini disesuaikan dengan jenis makanannya yang licin, yaitu ikan.

c. Bentuk paruh burung kolibri

Bentuk paruh burung kolibri adalah runcing dan panjang, sehingga cocok untuk menghisap madu. Kolibri adalah burung yang berperan dalam membantu penyerbukan tumbuhan bunga.

d. Bentuk paruh burung pipit

Paruh burung pipih berukuran pendek, tebal, dan runcing. Bentuk paruh seperti ini cocok digunakan untuk memecah biji-bijian.

  • Bentuk kaki atau cakar burung

a. Bentuk kaki burung elang

Kaki burung elang berukuran pendek dan memiliki cakar yang kuar untuk mencengkeram mangsanya.

b. Bentuk kaki bebek

Kaki bebek berselaput diantara ruas jarinya. Selaput pada kaki bebek digunakan untuk membantunya berenang dan berjalan pada tanah berlumpur.

c. Bentuk kaki burung pipit

Kaki burung pipit mempunyai tiga jari ke depan dan satu jari ke belakang yang digunakan untuk berjalan dan hinggap di pohon.

d. Kaki burung pelatuk

Burung pelatuk mempunyai bentuk kaki yang masing-masing terdiri dari dua jari ke depan dan dua jari ke belakang. Bentuk kaki ini dimanfaatkan burung pelatuk untuk memanjat pohon.

  • Bentuk mulut serangga

a. Tipe mulut penggigit

Serangga dengan tipe mulut penggigit mempunyai rahang atas dan bawah yang kuat untuk menggigit, misalnya lipas, jangkrik, dan belalang.

b. Tipe mulut pengisap dan penjilat

Serangga dengan tipe mulut pengisap dan penjilat memiliki bibir untuk menjilat, misalnya lebah madu dan lalat.

c. Tipe mulut penusuk dan pengisap

Serangga dengan tipe mulut penusuk dan pengisap memiliki rahang yang runcing dan panjang untuk menusuk serta mengisap. misalnya nyamuk.

d. Tipe mulut pengisap

Serangga dengan tipe mulut pengisap mempunyai alat pengisap seperti belalai panjang dan dapat digulung, misalnya kupu-kupu.

  • Bentuk tubuh hewan air

Ikan mempunyai permukaan tubuh yang berlendir dengan tubuh ramping seperti terpedo (streamline) untuk memudahkan bergerak dengan lincah di dalam air.

Baca : Pengertian Hibernasi, Tujuan, dan Fungsinya dalam Adaptasi Hewan.

Beberapa hewan air lainnya, bentuk tubuhnya berubah menjadi alat seperti sirip, sehingga memudahkan melakukan pergerakan di air. Contohnya adalah cumi-cumi yang menguncupkan tentakelnya untuk berenang melejit di dalam air.

2. Adaptasi Morfologi pada Tumbuhan

a. Tumbuhan  hidrofit

Tumbuhan yang hidup di air (hidrofit) melakukan adaptasi dengan bentuk daunnya yang lebar dan tipis untuk mempercepat penguapan, batangnya berongga berisi udara sehingga dapat mengapung di atas air, dan akarnya yang relatif panjang. Contoh tumbuhan hidrofit adalah eceng gondok dan teratai

b. Tumbuhan xerofit

Tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) memiliki daun yang tebal dan sempit untuk mengurangi penguapan, batangnya tebal dan memiliki jaringan spons untuk menyimpan air, serta akar panjang untuk mencari air dalam jangkauan luas. Contoh tumbuhan xerofit adallah kaktus.

c. Tumbuhan hidrofit

Tumbuhan yang hidup di daerah basah (higrofit) memiliki daun yang lebar untuk mempercepat penguapan, serta ujung tulang daun yang berlubang untuk gutasi (meneteskan air). Contoh tumbuhan hidrofit adalah keladi.

d. Tumbuhan epifit

Tumbuhan epifit akan beradaptasi dengan membentuk beberapa bagian jaringan yang menggelembung. Jaringan yang menggelembung ini digunakan untuk menyimpan air. Contoh tumbuhan epifit adalah anggrek.

3. Adaptasi Morfologi pada Manusia

a. Warna kulit

Orang yang hidup di derah panas akan terpapar sinar matahari lebih banyak, sehingga kulitnya cenderung menghitam. Hal ini bertujuan untuk menghalau radiasi sinar ultraviolet.

Perbedaan kulit orang Eropa dan Afrika sangat jelas, karena berkaitan dengan pengaruh iklim yang berbeda pada kedua wilayah tersebut.

b. Bulu rambut

Manusia akan dapat merasakan bulu rambutnya (bulu kuduk) berdiri jika suhu dingin. Berdirinya bulu rambut ini berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tidak turun secara drastis saat cuaca dingin.

Pada saat dingin, otot akan berkontraksi dan menarik rambut, sehingga menciptakan lapisan udara yang hangat dan terisolasi.

c. Ukuran tubuh

Orang yang hidup di daerah dingin cenderung memiliki tubuh berukuran lebih besar dibandingkan orang yang tinggal di daerah panas.

Iklim akan berpengaruh terhadap bentuk tubuh manusia. Penduduk yang tinggal di daerah pegunungan harus melewati wilayah pegunungan dengan area curam dan suhu dingin, sehingga mereka banyak yang bertubuh besar.

d. Anggota gerak

Tangan manusia akan beradaptasi untuk memegang sesuatu. Sendi pada jari tangan memungkinkan tangan untuk memegang benda dengan luwes.

Demikian halnya kaki manusia yang mampu untuk menopang tubuh, selain sebagai alat yang digunakan untuk berjalan.

e. Gigi

Manusia memiliki gigi seri, taring, dan geraham yang memiliki fungsi berbeda-beda dalam proses pencernaan makanan secara mekanik.

Baca :

Gigi seri digunakan untuk merobek, gigi taring digunakan untuk mengerat (mengoyak), dan gigi geraham digunakan untuik menggerus atau menghaluskan.

f. Tulang pinggul (pelvis)

Wanita memiliki pelvis yang ringan yang luas dibandingkan pria. Pelvis wanita mendukung rahim selama kehamilan, karena rongga panggul dangkal dan ruang yang luas akan cukup untuk membawa janin sampai waktu melahirkan tiba.

Demikian ulasan mengenai pengertian sdaptasi morfologi makhluk hidup, contoh, dan gambarnya. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan