Panduan Penyusunan Pendahuluan Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Panduan Penyusunan Pendahuluan Laporan Penelitian Tindakan Kelas

Amongguru.com. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas, melalui beberapa tahapan kegiatan berbentuk siklus.

Langkah penyusunan laporan Penelitian Tindakan Kelas adalah sebagai berikut.

1. Menentukan judul penelitian

2. Menyusun latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian.

3. Menentukan teori pendukung, kerangka berpikir, hipotesis tindakan.

3. Menentukan metode penelitian.

4. Menyusun instrumen penelitian.

5. Membahas hasil penelitian tindakan.

6. Menyimpulkan dan memberikan saran hasil penelitian.

Berikut ini admin bagikan Panduan Penyusunan Pendahuluan Laporan Penelitian Tindakan Kelas untuk membantu Anda dalam membuat laporan PTK.

Pendahuluan merupakan bab awal yang harus dibuat dalam penyusunan sebuah laporan penelitian, termasuk penelitian tindakan kelas.

Pendahuluan pada Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari komponen berikut: (1) Latar belakang masalah; (2) Perumusan masalah; (3) Tujuan Penelitian; dan (4) Manfaat Penelitian.

Penjelasan masing-masing komponen Pendahuluan laporan Penelitian Tindakan Kelas tersebut sebagai berikut.

A.  Latar Belakang Masalah

Penyusunan latar belakang masalah dapat dimulai dari permasalahan yang sifatnya umum atau idealisme yang seharusnya dilakukan dalam pembelajaran menuju ke permasalahan yang lebih spesifik.

Di dalam pembuatan latar belakang masalah, maka hal-hal yang perlu ditampilkan adalah sebagai berikut.

1. Idealisme peserta didik dalam belajar (misalnya belajar IPA) dan bagaimana seharusnya guru melaksanakan pembelajaran tersebut

Contoh kalimat :

Pembelajaran IPA merupakan serangkaian proses yang kompleks dan saling berhubungan antara materi satu dengan lainnya. Konsep awal yang diterima peserta didik menjadi syarat untuk penguasaan konsep berikutnya.

Pengetahuan awal peserta didik pada setiap pengalaman belajarnya akan berpengaruh terhadap bagaimana mereka akan belajar dan apa yang akan dipelajari selanjutnya … (dan seterusnya)

2. Deskripsi permasalahan nyata yang terjadi atau dijumpai saat pembelajaran di kelas

Contoh kalimat :

Klasifikasi makhluk hidup adalah salah satu materi pembelajaran IPA yang memiliki kepadatan dan tingkat kesukaran cukup tinggi. 

Banyaknya cakupan konsep yang harus dikuasai peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus pada materi tersebut menimbulkan masalah bagi guru dalam menyampaikannya.

Hambatan teknis yang terjadi dalam pembelajaran materi klasifikasi makhluk hidup adalah: (1) ketidaktepatan peserta didik mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri yang dimiliki; (2) ketidakmampuan peserta didik menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup tertentu; dan (3) tingkat kepasifan peserta didik dalam pembelajaran yang tinggi.

Dampak negatif dari semua kejadian tersebut adalah masih rendahnya hasil belajar peserta didik terhadap konsep yang diajarkan… (dan seterusnya)

3. Deskripsi solusi permasalahan yang dijumpai tersebut

Contoh kalimat :

Permainan kartu klasifikasi dan perancangan peta konsep (mind map construction) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup.

Permainan kartu klasifikasi adalah suatu strategi pembelajaran yang diciptakan peneliti dengan mengadaptasi permainan kartu klasifikasi.

Perbedaannya adalah dalam permainan kartu klasifikasi, nilai kartu ditentukan dengan bulatan, sedangkan pada permainan kartu ini, nilai kartu ditentukan oleh rangkaian gambar dan ciri makluk hidup yang harus ditebak peserta didik.

Produk dari permainan telah yang dilakukan adalah rancangan peta konsep (mind map construction) yang dibuat sendiri oleh peserta didik sesuai kreatifitas dan daya nalarnya.

Diharapkan dengan terbiasa menerapkan permainan menggunakan media kartu klasifikasi ini peserta didik tidak merasa jenuh, karena mereka dapat melakukan pembelajaran sambil bermain.

Teknik ini juga memudahkan peserta didik untuk belajar dan berlatih menyusun materi pembelajaran dalam bentuk peta konsep… (dan seterusnya)

B. Perumusan Masalah

Perumusan masalah merupakan kalimat pertanyaan yang terdiri dari: (1) pertanyaan bagaimana menerapkan solusi dalam pembelajaran yang dapat menyelesaikan masalah; dan (2) pertanyaan apakah dapat diselesaikan masalah tersebut dengan solusi terpilih.

Contoh kalimat :

Bagaimanakah penerapan permainan kartu klasifikasi dan perancangan peta konsep (mind map construction) dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi klasifikasi makhluk hidup pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017?

Apakah penerapan permainan kartu klasifikasi dan perancangan peta konsep (mind map construction) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi klasifikasi makhluk hidup pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017?

Baca juga :

C. Tujuan Penelitian

Tujuan utama dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas adalah peningkatan mutu pembelajaran di kelas yang akan berujung pada peningkatan mutu pendidikan, sehingga tujuan penelitian harus sesuai dengan rumusan masalah yang ada.

Contoh kalimat :

Untuk mengetahui bagaimana penerapan permainan kartu klasifikasi dan perancangan peta konsep (mind map construction) dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi klasifikasi makhluk hidup pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017.

Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA materi klasifikasi makluk hidup melalui penerapan permainan kartu klasifikasi dan perancangan peta konsep (mind map construction) pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pringapus Semester 2 tahun pelajaran 2016/2017?

D. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian tindakan kelas tidak bersifat umum (tidak dapat digeneralisasi), sehingga manfaat penelitiannya hanya ada manfaat praktis, dan tidak ada manfaat teoritis.

Diharapkan penelitian bermanfaat secara praktis bagi peserta didik sebagai subjek penelitian dan bagi guru sebagai acuan melakukan penelitian ilmiah, dan bagi sekolah sebagai sumbangan perbaikan kualitas pembelajaran.

Berikut contoh kalimatnya :

Penelitian ini secara praktis diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak berikut.

Bagi guru; hasil penelitian ini dapat djadikan sebagai informasi tentang permainan alat peraga kartu klasifikasi dan rancangan peta konsep untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi klasfikasi makhluk hidup. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi guru dalam melakukan penelitian selanjutnya. 

Bagi peserta didik; penelitian ini merupakan umpan balik untuk memecahkan permasalahan yang timbul dalam memahami materi klasifikasi makhluk hidup, sehingga kemampuan dan minat peserta didik dalam mempelajari materi tersebut semakin bertambah.

Bagi sekolah; hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan yang positif dalam rangka perbaikan kualits pembelajaran IPA, khususnya pada sekolah tempat penelitian, yaitu SMP Negeri 1 Pringapus Kabupaten Semarang dan sekolah lain pada umumnya.

Demikian panduan penyusunan pendahuluan laporan Penelitian Tindakan Kelas. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan