Nilai Ambang Batas CPNS 2019 Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019

Nilai Ambang Batas CPNS 2019 Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019

Amongguru.com. Nilai ambang batas CPNS 2019 perlu dipahami oleh peserta yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar, setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Nilai ambang batas (passing gradeadalah  nilai minimal yang harus diperoleh peserta ujian CPNS yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB).

Nilai ambang batas menjadi nilai minimal untuk menentukan kelulusan CPNS pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar.

Penentuan nilai ambang batas atau passing grade ini mendukung prinsip penerimaan CPNS, yaitu transparan dan kompetitif.

Semua peserta ujian CPNS harus bersaing secara terbuka dan sehat, karena penilaian hasil ujian ditentukan pada passing grade yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara dan akan disampaikan secara terbuka.

Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) juga sebagai bukti bahwa seleksi penerimaan CPNS 2019 dilakukan secara transparan dan kompetitif.

Materi Seleksi Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar dapat diartikan sebagai kemampuan dan karakteristik dalam diri seseorang berupa pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang menjadi ciri-ciri seorang Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia

Seleksi Kompetensi Dasar terdiri dari 3 (tiga) materi soal, yaitu (1) Tes Karakteristik Pribadi (TKP);  Tes Intelegensia Umum (TIU); dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan :

a. Nasionalisme

Tujuan : mampu mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional;

b. Integritas

Tujuan : mampu menunjukkan sifat atau keadaan yang menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, kewibawaan sebagai satu kesatuan;

c. Bela negara

Tujuan : mampu berperan aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan negara;

d. Pilar negara

Tujuan : mampu membentuk karakter positif melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika;

e. Bahasa Indonesia

Tujuan : mampu menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Tes Intelegensi Umum (TIU)

Tes Intelegensi Umum (TIU) dimaksudkan untuk menilai :

a. Kemampuan verbal

1) Analogi

Tujuan : mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua konsep kata yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi yang lain;

2) Silogisme

Tujuan : mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan dari dua pernyataan yang diberikan; dan

3) Analitis

Tujuan : mengukur kemampuan individu untuk menganalisis informasi yang diberikan dan menarik kesimpulan.

b. Kemampuan numerik

1) Berhitung

Tujuan : mengukur kemampuan hitung sederhana;

2) Deret angka

Tujuan : mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan angka-angka;

3) Perbandingan kuantitatif

Tujuan : mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan berdasarkan dua data kuantitatif

4) Soal cerita

Tujuan mengukur kemampuan individu untuk melakukan analisis kuantitatif dari informasi yang diberikan.

c. Kemampuan figural

1) Analogi

Tujuan : mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi lain;

2) Ketidaksamaan

Tujuan : mengukur kemampuan individu untuk melihat perbedaan beberapa gambar;

3) Serial

Tujuan : mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan dalam bentuk gambar.

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk menilai :

a. Pelayanan publik

Tujuan : mampu menampilkan perilaku keramahtamahan dalam bekerja yang efektif agar bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan orang lain sesuai dengan tugas dan wewenang yang dimiliki.

b. Jejaring kerja

Tujuan : mampu membangun dan membina hubungan, bekerja sama, berbagi informasi dan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif;

c. Sosial budaya

Tujuan mampu beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk (terdiri atas beragam agama, suku, budaya, dan sebagainya);

d. Teknologi informasi dan komunikasi

Tujuan : mampu memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kinerja;

e. Profesionalisme

Tujuan : mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan jabatan.

Baca : Materi Lengkap Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2019 dan Contoh Soal

Jumlah Soal Seleksi Kompetensi Dasar dan Penilaian

Jumlah soal keseluruhan Seleksi Kompetensi Dasar adalah 100 (seratus) terdiri dari :

1. Soal TKP 35 (tiga puluh lima) butir soal;

2. Soal TIU 35 (tiga puluh lima) butir soal; dan

3. Soal TWK 30 (tiga puluh) butir soal.

Penilaian untuk materi soal TIU dan TWK apabila menjawab benar nilainya 5 (lima) dan apabila salah atau tidak menjawab nilainya 0 (nol).

Sedangkan penilaian untuk materi soal TKP apabila menjawab nilai terendah 1 (satu) dan nilai tertinggi 5 (lima) serta tidak menjawab nilainya 0 (nol).

Nilai kumulatif maksimal SKD adalah 500 (lima ratus) terdiri dari :

1. Nilai maksimal untuk TKP : 175 (seratus tujuh puluh lima);

2. Nilai maksimal untuk TIU : 175 (seratus tujuh puluh lima); dan

3. Nilai maksimal untuk TWK : 150 (seratus lima puluh).

Nilai Ambang Batas CPNS 2019 Sesuai PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019

Di dalam menjamin terpenuhinya kompetensi dasar oleh setiap Calon Pegawai Negeri Sipi diperlukan alat ukur berupa nilai ambang batas (passing grade) tertentu.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka ditetapkan PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019.

Di dalam PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 ditetapkan nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 sebagai berikut.

1. Nilai ambang batas Tes Karakteristik Pribadi (TKP) : 126 (seratus dua puluh enam)

2. Nilai ambang batas Tes Intelegensi Umum (TIU) : 80 (delapan puluh)

3. Nilai ambang batas Tes Wawasan kebangsaan (TWK) : 65 (enam puluh lima)

Ketentuan nilai ambang batas tersebut di atas dikecualikan bagi peserta yang mendaftar pada jenis penetapan kebutuhan Formasi Khusus, sebagai berikut.

1. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cum Laude;

2. Penyandang Disabilitas;

3. Putra/Putri Papua dan Papua Barat; dan

4. Diaspora.

Nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 pada jenis penetapan kebutuhan Formasi Khusus Tenaga Pengamanan Siber (Cyber Security) tetap berlaku seperti di atas.

Nilai Ambang Batas SKD Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian” (Cum Laude)

Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cum Laude dan Diaspora paling rendah 271 (dua ratus tujuh puluh satu), dengan nilai TIU paling rendah 85 (delapan puluh lima).

Nilai Ambang Batas SKD Penyandang Disabilitas 

Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Penyandang Disabilitas paling rendah 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling rendah 70 (tujuh puluh).

Nilai Ambang Batas SKD Putra/Putri Papua dan Papua Barat

Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi Putra/Putri Papua dan Papua Barat paling rendah 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling rendah 60 (enam puluh).

Pengecualian nilai ambang batas CPNS 2019 juga diberikan kepada formasi umum berikut.

1. Dokter Spesialis

2. Dokter Gigi Spesialis

3. Dokter Pendidik Klinis

4, Dokter

5. Dokter Gigi

6. Instruktur Penerbang,

7. Rescuer

8. Bosun

9. Jenang Kapal

10. Juru Mesin Kapal

11. Juru Minyak Kapal

12. Juru Mudi Kapal

13. Kelasi

14. Kerani

15. Oiler

16. Nakhoda

17. Mualim Kapal

18. Kepala Kamar Mesin Kapal

19. Masinis Kapal

20. Mandor Mesin Kapal

21. Juru Masak Kapal dan Pengamat Gunung Api

Ketentuan nilai ambang batas formasi tersebut di atas adalah sebagai berikut:

Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi formasi jabatan Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter, Dokter Gigi, Instruktur Penerbang paling rendah 271 (dua ratus tujuh puluh satu), dengan nilai TIU 80 (delapan puluh).

Nilai kumulatif Seleksi Kompetensi Dasar bagi formasi jabatan Rescuer, Bosun, Jenang Kapal, Juru Mesin Kapal, Juru Minyak Kapal, Juru Mudi Kapal, Kelasi, Kerani, Oiler, Nakhoda, Mualim Kapal, Kepala Kamar Mesin Kapal, Masinis Kapal, Mandor Mesin Kapal, Juru Masak Kapal dan Pengamat Gunung Api paling rendah 260 (dua ratus enam puluh), dengan nilai TIU paling rendah 70 (tujuh puluh).

Pengumuman lengkap terkait nilai ambang batas CPNS 2019 dapat dilihat pada PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 yang dapat di unduh pada link di bawah ini.

PermenPANRB Nomor 24 Tahun 2019 (Download)

Demikian informasi mengenai nilai ambang batas CPNS 2019 sesuai PermenPANRB Nomor 24 tahun 2019.

Tinggalkan Balasan