Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tendik

Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tendik

Amongguru.com. Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Dirjen GTK, Kemdikbud telah menerbitkan Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS (PPKPNS) bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (Tendik).

Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tendik ini diterbitkan sebagai bahan Pendidikan dan Pelatihan Fungsional Calon Pengawas Sekolah dan Penguatan Kompetensi Pengawas Sekolah.

Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian mengamanatkan bahwa untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan diperlukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil melalui pembinaan yang dilaksanakan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititik beratkan pada sistem prestasi kerja.

Selanjutnya untuk menjamin objektifitas dalam mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan pangkat diadakan penilaian prestasi kerja.

Penilaian prestasi kerja PNS yang dikenal dengan Daftar Penilaian Prestasi Kerja Pegawai (DP3) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1979 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS telah dinyatakan tidak berlaku sejak ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil.

Ketentuan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 diatur dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011.

Peraturan lain yang berkaitan dengan hal tersebut adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2016 tentang Jabatan Fungsionl Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 143 Tahun 2014.

Di dalam ketentuan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tersebut, parameter mengenai Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja khusus untuk pengawas sekolah perlu disesuaikan agar relevan pada hakikat tugas pengawas sekolah baik utama maupun penunjang yang relevan.

Penilaian prestasi kerja bagi pengawas sekolah, dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja pengawas sekolah, yang dapat memberi petunjuk bagi pejabat yang berkepentingan dalam rangka pembinaan profesi pengawas secara obyektif.

Hasil penilaian prestasi kerja akan dimanfaatkan antara lain sebagai dasar pertimbangan penetapan keputusan kebijakan pembinaan karier pengawas sekolah yang berkaitan dengan bidang pekerjaan, pengangkatan dan penempatan, pengembangan, penghargaan, serta disiplin.

Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang mengamanatkan guru yang beralih tugas sebagai pengawas dalam melaksanakan tugas keprofesionalan berhak mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja.

Penilaian prestasi kerja dimaksud dilaksanakan secara sistematis yang penekanannya pada tingkat capaian sasaran kerja atau tingkat capaian kinerja pengawas sekolah, sebagaimana telah direncanakan, disusun dan disepakati bersama oleh pengawas sekolah dengan atasan langsungnya. Penilaian prestasi kerja pengawas sekolah secara strategis diarahkan melalui penilaian Sasaran Kerja Pegawai dan Perilaku Kerja Pegawai dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Penilaian Prestasi Kerja bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan pengawas sekolah berdasarkan prinsip objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.

Untuk memenuhi prinsip penilaian tersebut diperlukan suatu pedoman penilaian prestasi kerja yang sesuai dengan tanggung jawab dan wewenang pelaksanaan tugas jabatan pengawas sekolah.

Target Kompetensi

Peserta diklat memiliki keterampilan yang komprehensif dalam menganalisis penilaian prestasi kerja pengawas sekolah.

Indikator Pencapaian Kompetensi

Setelah mempelajari modul ini, peserta diklat diharapkan mampu:

1. mendeskripsikan peran atau tugas pokok pengawas sekolah terhadap pelaksanaan PPKPNS;

2. menyusun SKP sesuai komponen penyusunan tugas Pengawas Sekolah;

3. menilai atau mengukur capaian SKP Pengawas Sekolah;

4. melakukan tahapan penilaian perilaku kerja Pengawas Sekolah; dan

5. menyusun Dupak Tahunan Pengawas Sekolah.

Ruang Lingkup dan Pengorganisasian Pembelajaran

Ruang Lingkup Materi

1. Kebijakan Penilaian Prestasi Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah 1

2. Penyusunan SKP (2 JP)

3. Penilaian/Pengukuran Capaian SKP (2 JP)

4. Penilaian Perilaku Kerja (1 JP)

5. Penyusunan Dupak Tahunan (2 JP)

Pengorganisasian Pembelajaran

Melalui modul ini, peserta diklat akan melakukan kegiatan- kegiatan, baik secara individu maupun secara kelompok.

Strategi pembelajaran yang dilaksanakan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut.

a. Introduction, fasilitator mengantarkan materi pembelajaran, secara brainstorming tentang pentingnya materi pada pembelajaran terkait serta tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran.

b. Conection, fasilitator memberikan beberapa pertanyaan pengantar terkait materi pembelajaran, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan awal dan pengalaman peserta diklat sebelumnya.

c. Aplication, merupakan kegiatan yang dilakukan oleh fasilitator melalui aktivitas belajar aktif baik secara individu maupun kelompok dan didukung dengan lembar kerja yang sesuai dengan aktivitas belajarnya.

d. Reflextion, yaitu kegiatan peserta didampingi untuk memperoleh balikan secara mandiri dari proses belajar yang telah dilakukannya, dan menemukan hal-hal yang belum dikuasai atau dipahaminya.

e. Extension, fasilitator mengarahkan peserta diklat untuk memberikan penekanan pada materi penting melalui penguatan.

Secara umum materi pembelajaran dikelompokkan dalam tiga bagian, bagian satu berisi penjelasan umum tentang kebijakan PPKPNS, dan bagian 2 berisi tentang penyusunan sasaran kerja pengawas sekolah yang dikelompokkan dalam 5 topik, bagian tiga berisi tentang penilaian prestasi kerja pengawas sekolah yang dikelompokkan dalam 5 topik.

Secara khusus, masing-masing topik disajikan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta. Keseluruhan kegiatan pada seluruh topik akan dilaksanakan dalam waktu 8 JP.

Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan selengkapnya dapat di unduh pada tautan berikut ini.

Unduh

Modul Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Calon Pengawas Sekolah dan Penguatan Kompetensi Pengawas Sekolah lainnya dapat di unduh pada tautan berikut.

  1. Modul Pengelolaan Tugas Pokok dan Kode Etik Pengawas Sekolah – Unduh
  2. Modul Pengelolaan Supervisi Manajerial Pengawas Sekolah – Unduh
  3. Modul Pengelolaan Supervisi Akademik Pengawas Sekolah – Unduh
  4. Modul Evaluasi Pendidikan Pengawas Sekolah – Unduh
  5. Modul Pengembangan Profesi Pengawas Sekolah – Unduh

Demikian Modul Penilaian Prestasi Kerja PNS bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Tenaga Kependidikan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan