Melihat Tradisi Menyambut Lebaran di Benua Eropa dan Amerika

Melihat Tradisi Menyambut Lebaran di Benua Eropa dan Amerika

Amongguru,com. Idul Fitri selalu diwarnai dengan berbagai tradisi unik yang diselenggarakan oleh seluruh umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. Tradisi inilah yang menjadikan momen Idul Fitri semakin berbeda dan bermakna.

Negara dengan mayoritas umat Muslim tentu akan memiliki lebih banyak tradisi-tradisi unik dalam memeriahkan suasana lebaran. Akan tetapi, bagaimana dengan suasana lebaran di negara yang Muslimnya merupakan minoritas? Tentu ada perbedaan kemeriahan dalam menyambut lebaran di negara yang penduduk Muslimnya sedikit.

Bukan berarti tidak dirayakan, melainkan umat Muslim di negara dengan sebagian besar penduduknya nonmuslim akan lebih banyak merayakan Idul Fitri pada komunitas mereka. Rasa suka cita tetap mereka rasakan dalam menyambut lebaran.

Biasanya, negara-negara degan umat Muslim minoritas akan merayakan lebaran hanya dalam waktu satu hari saja. Kondisi in berbeda dengan perayaan lebaran di negara-negara Islam yang bisa berhari-hari lamanya.

Benua Eropa dan Amerika merupakan wilayah dimana penduduk Muslimnya bukan mayoritas, sehigga perayaan lebaran di tempat tersebut tidak semeriah di negara-negara Timur Tengah. Meskipun demikian, terasa sekali suasana kekeluargaan dan kegembiraan penduduk Muslim di kedua benua tersebut dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Melihat Tradisi Menyambut Lebaran di Benua Eropa dan Amerika

  • Perayaan Idul Fitri di Benua Eropa

Perayaan Idul Fitri di Eropa tidak semeriah jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang umat Muslimnya lebih banyak. Tidak seperti di Indonesia. pemerintah setempat pada umumnya tidak memberikan informasi tentang Ramadhan maupun Idul Fitri. Dengan demikian, umat Muslim di Eropa akan mencari informasi sendiri melalui email atau Islamic Center setempat.

Di Inggris, hari raya Idul Fitri tidak masuk dalam agenda libur nasional. Hanya saja, beberapa instansi di sana akan memberikan dispensasi kepada umat Muslim setempat untuk libur menjelang Idul Fitri.

Perayaan Idul Fitri di benua Eropa akan dimulai dengan melakukan salat Ied secara berjamaah di masjid-masjid setempat. Setelah itu dilanjutkan dengan bersalam-salaman dan saling mengucapkan selamat Idul Fitri.

  • Perayaan Idul Fitri di Benua Amerika

Di Amerika, perayaan lebaran sering berbeda antara wilayah satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan karena perbedaan letak geografis antar wilayah, sehingga masyarakat akan menggunakan metode yang berbeda-beda dalam menentukan awal Syawal.

Penduduk Muslim di Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang berada di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadhan akan diumumkan melalui e-mail, website, atau sambungan telepon.

Karena sebagian besar umat Muslim di Amerika adalah penduduk imigran, maka biasanya pada perayaan Idul Fitri mereka akan mengenakan pakaian tradisionalnya masing-masing.

Setelah melakukan salat Ied berjamaah, maka umat Muslim di Amerika akan saling memeluk satu sama lainnya dan mengucapkan selamat Idul Fitri.

Mereka kemudian merayakan lebaran dengan cara memberikan bingkisan hadiah kepada keluarga dan sanak saudara. Perayaan Idul Fitri di Amerika dipusatkan di masjid-masjid setempat, hotel, maupun stadion lokal.

Baca juga artikel terkait berikut :

Demikian ulasan mengenai Melihat Tradisi Menyambut Lebaran di Benua Eropa dan Amerika. Semoga bermanfat.

Tinggalkan Balasan