Materi Prakarya Kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran

Materi Prakarya Kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran

Amongguru.com. Berikut ini adalah materi Prakarya kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran.

Pembahasan materi mengenai Kerajinan Berbasis Media Campuran meliputi 3 (tiga) materi pokok, yaitu : (1) Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran; (2) Jenis dan Karakteristik Kerajinan Media Campuran; dan (3) Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran.

Peta konsep Prakarya Kelas 9 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018 untuk materi Kerajinan Berbasis Media Campuran tampak pada skema berikut.

Uraian materi pokok Kerajinan Berbasis Media Campuran yang ketiga yaitu produk dan proses kerajinan berbasis media campuran tersaji di bawah ini.

Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran

Di dalam berkarya tentunya tidak terlepas pada rancangan. Rancangan merupakan suatu gambar rencana atau gambar sketsa yang harus diikuti dalam proses membuat karya nantinya.

Gambar rencana ini sangat penting sebagai alat bantu memonitor diri sendiri agar bekerja sesuai rencana.

Apabila pada saat proses pengerjaan ditemui kendala, rancangan dapat diubah sesuai solusi, untuk selanjutnya pekerjaan dapat dilanjutkan kembali.

Biasakan membuat rancangan sebelum berkarya. Sketsa pada rancangan juga bagian dari karya seni rupa, sehingga apabila membuatnya dengan bagus, karya rancangan kita dapat dibingkai dan dipamerkan atau dipasarkan juga.

Kerajinan berbasis media campuran dengan penciptaan bentuk baru diperlukan pembuatan rancangan yang tidak sedikit.

Seorang pengrajin dapat membuat lebih dari 10 sketsa untuk menghasilkan satu produk kerajinan.

Berikut ini akan dipelajari produk dan proses pembuatan kerajinan berbasis media campuran.

1. Batu

Batu yang digunakan sebagai kerajinan selain batu permata atau batu mulia juga ada batu akik. Batu permata sebenarnya adalah sebuah mineral atau batu yang dibentuk dari hasil proses geologi yang unsurnya terdiri atas satu atau beberapa komponen kimia yang mempunyai harga jual tinggi, dan diminati oleh para kolektor.

Sebelum dijadikan perhiasan atau kerajinan, batu harus dipoles terlebih dahulu. Tidak semua tempat di dunia ini mengandung batu permata.

Di Indonesia hanya beberapa tempat yang mengandung batu permata, antara lain di provinsi Banten dengan kalimayanya (batu opal), di Lampung dengan batu jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka, di Pulau Kalimantan dengan kecubungnya (amethys) dan intan (berlian).

Sedangkan jenis batu akik, kata akik, menurut Kamus Istilah Geologi yang disusun M.M. Poerbohadiwidjojo, berasal dari kata agate atau agat yang artinya adalah sejenis mineral silika (SiO2)- yang lazim disebut kuarsa amorf atau kriptokristalin- berwarna dan berlapis. Itulah yang menjadi bahan batu akik.

Warna batu akik bisa tunggal bisa pula banyak warna. Kedudukannya pun bisa beraturan atau tidak beraturan.

Bumi Indonesia terhampar luas ragam bebatuan yang berkilau dan beraneka warna. Turis mancanegara kagum dengan warna warni bebatuan Indonesia.  Daerah Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik.

Banyak daerah di Indonesia menjadikan batu sebagai produk kerajinan juga seperti asesoris pelengkap busana juga sebagai penghias suatu benda.

Dari batu itulah dihasilkan biang warna untuk berbagai jenis cat warna. Bumi Indonesia terhampar luas ragam bebatuan yang berkilau dan beraneka warna. Turis mancanegara kagum dengan warna warni bebatuan Indonesia.

Daerah Kalimantan merupakan penghasil batu warna yang dinilai sangat unik. Banyak daerah di Indonesia menjadikan batu sebagai produk kerajinan juga seperti asesoris pelengkap busana juga sebagai penghias suatu benda.

Selain batu berwarna, ada juga batu alam lainnya seperti batu cadas, batu paras yang bisa dipahat menjadi bentuk kerajinan yang unik.

Biasanya jenis kerajinan dari pahatan batu ini digunakan sebagai interior dan eksterior rumah. Teknik pengolahan batu sebagai produk kerajinan harus digerinda dahulu, kemudian dironce atau dipahat.

Bahan dan alat kerajinan batu

Bahan pembuatan kerajinan batu dengan media campuran; a. Aneka batu, b. kayu, dan c. logam.

Bahan utama yang digunakan adalah batu, maka batu harus mendominasi dari produk kerajinan ini.

Pemilihan batu harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan. Bahan campuran lainnya adalah kayu, logam dan sebagainya.

Alat kerajinan batu

Alat pembuatan kerajinan batu dengan media campuran; a. Aneka perangkat alat yang dibutuhkan seperti ember dan wadah, b. Alat penghalus batu, dan c. Alat pemecah batu

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan batu membutuhkan alat khusus mulai alat pahat, gerinda, mesin pemotong batu dan sebagainya

Produk kerajinan dari batu berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut.

Produk kerajinan batu berbasis media campuran; a. Batu dengan logam, b. Batu dengan kayu

2. Logam

Logam merupakan salah satu unsur yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hampir semua benda yang dimiliki manusia pada saat ini memiliki unsur logam di dalamnya, misalkan smartphone mengandung berbagai unsur logam, alat-alat kedokteran, pisau rumah tangga, bagian-bagian kendaraan bermotor, kaleng minuman dan benda-benda lainnya di sekitar kita.

Membahas tentang logam, logam memiliki jenis-jenis dan nama yang berbeda beda diantaranya besi, alumunium, perunggu, timah, kobalt seng, tembaga dan logam yang lainnya.

Jenis-jenis logam tersebut bisa tercipta dari alam atau tercipta karena mencampur logam satu dengan logam yang lainnya dengan bantuan manusia.

Logam adalah unsur yang jumlahnya paling banyak di bumi ini. Jenis-jenis logam logam memiliki sifat dan kegunaanya masingmasing.

Sampai saat ini, terdapat 65 logam yang terbentuk secara alami di bumi, tetapi hanya sedikit yang bisa dimanfaatkan dengan cara yang benar.

Logam-logam yang dapat dimanfaatkan ini hanya mencapai 20 buah, baik yang berdiri sendiri maupun sebagai bagian dari aloi (campuran dari dua buah logam atau lebih dan zat lainnya). Logam juga digunakan untuk pembuatan produk kerajinan.

Daerah-daerah penghasil kerajinan dari logam diantaranya; emas terdapat di Kalimantan Selatan, Jawa, kerajinan perak terdapat di daerah Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Bali.

Sedangkan jenis logam lainnya seperti titanium, tembaga, baja dan sebagainya banyak tersebar pula di seluruh Indonesia.

Bahan alam logam banyak dibuat sebagai perhiasan atau asesoris, berkembang pula sebagai benda hias dan fungsional lainnya, seperti gelas, teko, nampan, wadah serbaguna bahkan sampai piala sebagai simbol kejuaraan. Bahan logam diolah dengan teknik bakar/pemanasan, dan tempa.

Bahan kerajinan logam

Bahan kerajinan logam; a. Perak, b. Aluminium

Bahan utama yang digunakan adalah logam, maka logam harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan logam harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan.
Bahan campuran lainnya adalah kain, rotan, batu, kerang, dan sebagainya.

Alat Kerajinan logam

Plat kerajinan logam; a. Alat penggiling logam menjadi plat, b. alat
patri, c. tang lancip, d. penjepit

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan logam membutuhkan alat khusus yang dari mulai alat penggiling logam menjadi plat, alat patri, tang lancip, penjepit dan sebagainya.

Produk kerajinan dari logam berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut.

. Produk kerajinan logam; a. Kalung logam dengan kain sebagai
talinya, b. Wadah lilin dari logam dan rangka logam dililit dengan rotan, c. Hiasan

3. Plastik

Plastik merupakan material yang baru secara luas dikembangkan dan digunakan sejak abad ke-20 yang berkembang secara luar biasa penggunaannya dari hanya beberapa ratus ton pada tahun 1930-an, menjadi 150 juta ton/tahun pada tahun 1990-an dan 220 juta ton/tahun pada tahun 2005.

Plastik sudah menjadi bagian hidup sekarang ini. Berbagai macam penggunaan plastik mulai dari untuk pembungkus makanan, bahan kecantikan, alat-alat rumah tangga sampai alat dan perangkat elektronik.

Sifat plastik yang mudah dibuat, ringan praktis dan murah menjadi salah satu pertimbangan besarnya penggunaan barang berbahan plastik ini.

Tetapi tahukah bahaya dan resiko penggunaan plastik ini? Untuk lebih jelas informasi berbagai manfaat jenis plastik untuk penggunaannya serta bahaya yang ditimbulkan perhatikan di bawah ini.

Karena penggunaannya sudah dirasa tidak cukup aman. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai persoalan sampah sudah meresahkan.

Indonesia bahkan masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil sampah plastik ke Laut setelah Tiongkok.

Hal itu berkaitan dengan data dari KLHK yang menyebut plastik hasil dari 100 toko atau anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam waktu satu tahun saja, sudah mencapai 10,95 juta lembar sampah kantong plastik.

Jumlah itu ternyata setara dengan luasan 65,7 hektare kantong plastik atau sekitar 60 kali luas lapangan sepak bola.

Sebagai generasi muda apa yang harus dilakukan? Mari manfaatkan limbah plastik ini menjadi produk kerajinan.

Hasilnya selain dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan, juga dapat meningkatkan perekonomian.

Kreativitas kita sangat diperlukan untuk membuat produk kerajinan dari plastik yang berbasis media campuran agar menjadi lebih artistik dan menarik.

Bahan kerajinan dari plastik

Aneka plastik bekas kemasan minuman dan makanan

Bahan utama yang digunakan adalah plastik, maka plastik harus mendominasi dari produk kerajinan ini.

Pemilihan plastik harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan seperti botol, kantong, bekas perobotan rumah tangga dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kayu, kain, logam dan sebagainya.

Alat kerajinan dari plastik

Alat kerajinan dari plastik; a. Gunting, b. Alat penggiling plastik.

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan plastik tidak membutuhkan alat khusus.

Biasanya yang digunakan adalah gunting, namun jika ingin digiling atau dipress maka perlu alat khusus, dapat pula dipanaskan agar dapat dicetak.

Produk kerajinan dari plastik berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut.

Materi Prakarya Kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran
Produk kerajinan dari plastik; a. Plastik dengan seng dan kertas, b. Plastik dengan kayu.

4. Kayu

Indonesia memiliki hutan tropis yang banyak menyimpan kekayaan alam kayu terbesar di dunia. Kayu-kayu yang dihasilkan pun banyak macamnya. Diantaranya adalah kayu jati, kayu mahoni, kayu pinus, kayu, sawo, kayu nangka, kayu kelapa dan sebagainya.

Produk kerajinan yang dihasilkan dari kayu juga bervariasi, mengikuti teknik pembuatan dan tekstur kayunya. Kerajinan ukir dari beberapa daerah di Indonesia sudah dikenal di mancanegara sejak jaman dahulu.

Masing-masing daerah memiliki motif atau corak ukir yang berbeda. Setiap motif mempunyai nilai keindahan dan keunikan serta makna simbolis yang penuh perlambangan dan juga nasehat.

Beberapa daerah yang dikenal ukiran atau pahatannya adalah Jepara, Yogya, Cirebon, Bali, Toraja, Palembang, Kalimantan dan masih ada daerah lainnya. Kita perlu mengenal dan melestarikan motif ukir Nusantara.

Kekayaan kreasi bangsa Indonesia perlu kita syukuri sebagai kekayaan budaya yang tak dapat hilang oleh waktu. Kayu-kayu yang tergolong keras dapat dibuat karya kerajinan dengan teknik ukir atau pahat, selain itu juga dapat dengan teknik tempel atau sambung baik dengan perekat maupun dengan paku.

Proses mengukir dan memahat diawali dengan yang biasa dilakukan yaitu ; membuat skets terlebih dahulu di atas kayu, lalu kayu dipahat dengan menggunakan alat pahat dan pemukul yang terbuat dari kayu.

Bahan kerajinan kayu

Bahan kerajinan dari kayu

Bahan utama yang digunakan adalah kayu, maka kayu harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan kayu harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan seperti kayu jati, mahoni, kayu akasia, kayu jati landa dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kulit, kain, logam dan sebagainya.

Alat kerajinan kayu

Alat kerajinan dari kayu; a. pahat, b. amplas, c. aneka gergaji,
dan d. mesin bubut.

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan kayu tidak membutuhkan alat khusus. Biasanya yang digunakan adalah pahat, amplas, gergaji kayu, mesin bubut dan sebagainya.

Produk kerajinan dari kayu berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut.

Produk kerajinan dari kayu; a. Kayu dengan kulit, b. Kayu dengan kain, dan c. Kayu dengan logam dan karet.

5. Keramik

Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat biasa dikenal orang dengan kerajinan keramik. Asal kata keramik adalah ‘keramos’ (bahasa Yunani) yang artinya benda pecah belah yang terbentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.

Di dalam pembuatan keramik, tanah liat memiliki sifat plastis, sehingga mudah dibentuk. Setelah itu dibakar dalam tingkat pembakaran suhu 600 derajat Celcius  sampai 1300 derajat celcius sesuai jenis tanah liatnya, sehingga tanah liat menjadi keras, padat dan kedap air.

Indonesia memiliki kerajinan keramik dari berbagai daerah yang berciri khas. Masing-masing daerah menunjukkan keunikannya dari bentuk, teknik hingga ragam hias yang ditampilkannya.

Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik di Indonesia yang kental akan corak budaya yang membedakannya dengan keramik China, Jepang atau Eropa.

Hasil karya tanah liat dikeringkan dengan cara diangin-anginkan saja. Jika sudah kering, karya dapat dibakar menggunakan tungku keramik, dengan bahan bakar yang bervariasi seperti gas, kayu, minyak tanah atau listrik. Keramik yang dibentuk sudah dapat diberi dekorasi pada saat setengah kering atau saat sudah mengalami pembakaran pertama (bisquit).

Dekorasi dimaksudkan agar keramik tampak lebih indah dan kuat. Keramik dari tanah liat bakaran tinggi, dapat dihias dengan pewarna glasur. Glasir adalah lapisan keras yang berkilap pada lapisan produk keramik.

Menggunakan pewarna glasur, keramik harus dibakar secara khusus, yaitu dibakar dua kali, pertama pembakaran bisquit hingga 900 derajat Celcius, lalu diglasir dan dibakar kembali hingga suhu 1200-13000 derajat Celcius.

Bahan kerajinan keramik

Bahan tanah liat sebagai
bahan utama kerajinan dari keramik.

Bahan utama yang digunakan adalah tanah liat, maka keramik harus mendominasi dari produk kerajinan ini.

Pemilihan tanah liat harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan seperti tanah liat stoneware dengan bakaran hingga 13000 derajat Celcius, tanah liat merah atau earthenware dengan bakaran hingga 10000 derajat Celcius, porcelain dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kulit, kain, logam dan sebagainya.

Alat kerajinan keramik

Alat pembuatan kerajinan keramik; a. butsir, b. rol, c. spon, d, tali pemotong, e. alat putar tangan, f. alat putar kaki, e. tungku pembakaran

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan keramik tidak membutuhkan alat khusus.

Biasanya yang digunakan adalah butsir, rol, spon, tali pemotong, alat putar tangan (handwheell), alat putar kaki, (kickwheell), tungku pembakaran dan sebagainya.

Produk kerajinan dari keramik berbasis media campuran

Contoh produk yang dapat dihasilkan adalah sebagai berikut.

Produk kerajinan keramik;
a. Keramik dengan rotan, b. Keramik dengan logam.
Sumber : Buku Siswa Prakarya Kelas 9 K13 Edisi Revisi 2018

Baca juga :

Demikian uraian materi Prakarya Kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran. Semoga bermanfaat.

2 Replies to “Materi Prakarya Kelas 9 K13 Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran

Tinggalkan Balasan