Materi Lengkap 4 Pilar Kebangsaan (Makna Bhineka Tunggal Ika)

Materi Lengkap 4 Pilar Kebangsaan (Makna Bhineka Tunggal Ika)

Amongguru.com. Materi Lengkap 4 Pilar Kebangsaan (Makna Bhineka Tunggal Ika). Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang dimiliki bangsa Indonesia. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa Kuno dan diartikan dengan kalimat “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.

Apabila diterjemahkan per kata, kata bhinneka memiliki arti “beraneka ragam” atau “berbeda-beda”. Sedangkan kata neka dalam bahasa Sanskerta berarti “macam”, merupakan pembentuk kata “aneka” dalam Bahasa Indonesia. Kata tunggal berarti “satu”. Kata ika berarti “itu”.

Sehingga secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang juga bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, suku, ras, bahasa daerah, kepercayaan maupun agama.

Kalimat Bhinneka Tunggal Ikan sendiri merupakan kutipan dari sebuah kakawin Jawa Kuno, yaitu kakawin Sutasoma, karangan Mpu Tantular pada sekitar abad ke-14 semasa kerajaan Majapahit. Kakawin ini merupakan kakawin yang mengajarkan toleransi umat beragama, yaitu mengajarkan toleransi antara umat Buddha dengan umat Hindu Siwa.

Materi Lengkap 4 Pilar Kebangsaan (Makna Bhineka Tunggal Ika)

Bangsa Indonesia beruntung telah memiliki falsafah bhinneka tunggal ika, ketika negara barat masih mulai memerhatikan tentang konsep keberagaman. Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keberagaman.

Apabila dilihat dari kondisi alam saja Indonesia sangat kaya akan ragam flora dan fauna, yang tersebar dari ujung barat samapai ujung timur serta dari ujung selatan ke utara di terdapat sekitar 17508 pulau. Bangsa ini juga didiami lebih dari 1.000 suku yang menguasai sekitar 77 bahasa daerah dan menganut berbagai agama dan kepercayaan.

Keberagaman ini merupakan ciri khas bangsa Indonesia. Atas dasar ini, maka para pendiri atau proklamator bangsa sepakat untuk mengusung bhinneka tunggal ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia.

Semboyan Bhineka Tunggal Ika dapat dijadikan sebagai dasar guna melaksanakan perwujudan terhadap kerukuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Selayaknya, kita mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan cara menjalani kehidupan dengan saling menghargai dan menghormati warga negara, terlepas dari setiap perbedaan yang ada.

Dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, rakyat Indonesia dilarang saling mendiskriminasi dengan memandang perbedaan suku, bentuk wajah, warna kulit, dan agama. Bangsa Indonesia harus menanamkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam hati, serta menyingkirkan dan membuang sikap egois yang selalu mengutamakan diri sendiri.

 Baca juga :

Tinggalkan Balasan