Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat

Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat

Amongguru.com. Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat – Tes berpikir logis (silogisme) merupakan tes penalaran yang bertujuan untuk menguji kemampuan dalam menarik simpulan dari beberapa pernyataan (premis) menggunakan prinsip logika.

Kemampuan berpikir logis juga dimaknai sebagai kemampuan melakukan penalaran secara urut dan sistematis. Tes penalaran disusun untuk menguji dalam fakta-fakta pada suatu teks (kalimat) dan memahaminya serta memanipulasi informasi tersebut untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu.

Silogisme merupakan bentuk penyimpulan tidak langsung, disebut juga cara berpikir atau menarik kesimpulan dari premis-premis umum dan khusus.

Silogisme digolongkan sebagai penyimpulan tak langsung, karena penyimpulan pengetahuan yang baru diambil secara sistematis dari dua permasalahan yang dihubungkan dengan cara tertentu.

Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat

Bentuk-bentuk Silogisme

Bentuk-bentuk silogisme dibedakan berdasarkan letak term penengah atau mediumnya.
Keterangan:
S = Subjek
P = Predikat
M = Middle term (term penengah)

1. Medium sebagai subjeknya premis mayor dan menjadi predikatnya premis minor.
RUMUS
M     P
S     M
S     P

Syarat-syarat khusus untuk bentuk ini adalah:

  • Premis mayor harus universal.
  • Premis minor harus afirmatif (bersifat menguatkan atau mengesahkan).

Contoh:

  1. Semua yang dilarang agama bersifat tidak baik.
    M                     P
    Berbohong
     adalah dilarang agama.
    S                            M
    Jadi, berbohong adalah bersifat tidak baik.
  2. Tidak satupun pemuda tidak setia kepada Pancasila.
    Semua pelajar SMA 39 adalah pemuda.
    Jadi, semua pelajar SMA 39 setia kepada Pancasila.
  3. Semua yang cantik dipuja.
    Sebagian guru cantik.
    Jadi, sebagian guru dipuja.
  4. Tidak satupun pemarah adalah lemah lembut.
    Sebagian pegawai adalah pemarah.
    Jadi, sebagian pegawai tidak lemah lembut.
2. Medium menjadi predikatnya premis mayor dan premis minor.
RUMUS :
P     M
S     M
S     P

Syarat-syarat khusus untuk bentuk ini adalah:

  • Premis mayor harus universal.
  • Premis minor kualitasnya harus berbeda dengan premis mayornya.

Contoh:

  1. Semua burung bertelur.
    Tidak satupun mamalia bertelur.
    Jadi, tidak satupun mamalia adalah burung.
  2. Semua kepala sekolah SMA adalah sarjana.
    Tidak satupun buta huruf adalah sarjana.
    Jadi, tidak satupun buta huruf adalah kepala sekolah.
  3. Tidak ada pebulutangkis handal malas berlatih.
    Sebagian pebulutangkis malas berlatih.
    Jadi, sebagian pebulutangkis adalah tidak handal.
  4. Semua barang pecah belah mudah pecah.
    Sebagian gayung tidak mudah pecah.
    Jadi, sebagian gayung bukan barang pecah belah.
3. Medium menjadi subjeknya premis mayor maupun premis minor.
RUMUS :
M     P
M     S
S      P

Syarat-syarat khusus untuk bentuk ini adalah:

  • Premis minor harus afirmatif.
  • Konklusi harus partikular.

Contoh:

  1. Semua siswa SMAN 1 pandai berpidato.
    Sebagian siswa SMAN 1 pendiam.
    Sebagian pendiam pandai berpidato.
  2. Semua siswa disiplin.
    Sebagian siswa malas.
    Jadi, sebagian yang malas disiplin.
  3. Beberapa penduduk RT 13 terserang flu.
    Sebagian penduduk RT 13 dapat berenang.
    Jadi, sebagian yang dapat berenang terserang flu.
  4. Tidak seorangpun atlet malas.
    Semua atlet adalah penduduk.
    Jadi, sebagian penduduk tidak malas.
  5. Beberapa ibu rumah tangga tak menyusui anaknya.
    Semua ibu rumah tangga memasak.
    Jadi, sebagian yang memasak anaknya tak menyusui anaknya.
  6. Tidak satupun serangga bernafas dengan paru-paru.
    Sebagian serangga dapat terbang.
    Jadi, sebagian yang dapat terbang tidak bernafas dengan paru-paru.
4. Medium menjadi predikatnya premis mayor dan menjadi subjek pada premis minor
RUMUS :
P     M
M     S
S     P

Syarat-syarat khusus untuk bentuk ini sebagai berikut.

  • Jika premis mayornya afirmatif, maka untuk premis minor harus universal.
  • Dan jika premis minor adalah negatif, maka untuk premis mayor harus universal.

Contoh:

  1. Semua tentara adalah manusia.
    Semua manusia akan mati.
    Jadi, sebagian yang akan mati adalah tentara.
  2. Semua orang tua sayang sama anak.
    Tak satupun yang sayang sama anak adalah kanibal.
    Jadi, tak satupun kanibal adalah orang tua.
  3. Beberapa diplomat melakukan spionase.
    Semua yang melakukan spionase adalah pemberani.
    Jadi, sebagian yang pemberani adalah diplomat.
  4. Tidak ada pemalas yang berhasil.
    Semua yang berhasil adalah kaya.
    Jadi, sebagian yang kaya bukan pemalas.
  5. Tidak ada mamalia bernafas dengan insang.
    Sebagian yang bernafas dengan insang bersisik.
    Jadi, sebagian yang bersisik bukan mamalia.

Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat

Contoh Soal Silogisme

Berikut ini contoh-contoh soal silogisme dan kunci jawabannya .

1.  Tidak ada pemalas yang sukses. Semua yang sukses sejahtera hidupnya. ….

A. Sebagian pemalas tidak sukses.
B. Tidak ada pemalas yang sejahtera hidupnya.
C. Semua pemalas sukses.
D. Sebagian yang sejahtera hidupnya bukan pemalas.
E. Semua pemalas sejahtera hidupnya

Jawaban:

Sebagian yang sejahtera hidupnya bukan pemalas (D)

2.  Semua yang memabukkan adalah haram. Alkohol adalah minuman yang memabukkan. Jadi ….

A.  Sebagian alkohol memabukkan.
B. Sebagian alkohol haram.
C. Semua alkohol memabukkan.
D. Alkohol tidak haram.
E. Alkohol haram

Jawaban:

Alkohol haram (E)

3.  Toni adalah orang desa. Toni bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik. Banyak buruh-buruh yang malas. Malik adalah teman Toni. Jadi . . . .

A. Malik mungkin sedesa dengan Toni.
B.Teman-teman Toni semuanya malas.
C. Malik adalah orang kota.
D. Malik itu malas.
E. Toni itu malas.

Jawaban:

Malik mungkin sedesa dengan Toni (A)

4.  Semua orang tua menyayangi anaknya. Sebagian guru menyayangi anaknya. Jadi . . . .

A. Sebagian orang tua menyayangi anaknya.
B.Sebagian guru adalah orang tua.
C. Semua guru menyayangi anaknya.
D. Semua orang tua adalah guru.
E. Semua guru adalah orang tua.

Jawaban:

Sebagian guru adalah orang tua (B)

5.  Semua kendaraan berbahan bakar bensin. Tak sebuah motor pun berbahan bakar bensin. Jadi . . . .

A. Kendaraan berbahan bakar bensin adalah motor.
B.Tak sebuah motor pun adalah kendaraan berbahan bakar bensin.
C. Semua kendaraan berbahan bakar bensin adalah motor.
D. Motor adalah kendaraan berbahan bakar bensin.
E. Semua kendaraan adalah motor.

Jawaban:

Tak sebuah motor pun adalah kendaraan berbahan bakar bensin (B)

6.  Semua mamalia tidak bertelur dan semua yang bertelur adalah hewan. Jadi . . . .

A. Ikan paus adalah mamalia.
B. Mamalia bisa saja bertelur.
C. Hewan yang bertelur adalah mamalia.
D. Ada hewan yang tidak bertelur.
E. Mamalia bukan hewan.

Jawaban:

Ada hewan yang tidak bertelur (D)

7.  Semua burung bernapas dengan paru-paru. Semua merpati adalah burung. Jadi . . .

A. Semua merpati tidak bernapas dengan paru-paru.
B. Semua merpati bernapas dengan paru-paru.
C. Tidak semua merpati bernapas dengan paru-paru.
D. Sebagian merpati adalah burung.
E. Sebagian merpati bernapas dengan paru-paru.

Jawaban:

Semua merpati bernapas dengan paru-paru (B)

8.  Anak perempuan yang masih kecil selalu diberi boneka oieh ibu mereka. Tini mempunyai banyak boneka di rumahnya. Kakak dart adik Tini tidak mempunyai boneka. Jadi . . . .

A. Anak perempuan tidak harus mempunyai boneka.
B.Tini adalah anak yang paling disayang ibunya.
C. Kakak dan adik Tini juga mempunyai boneka.
D. Semua boneka Tini adalah pemberian ibunya.
E. Kakak dan adik Tini semuanya laki-laki.

Jawaban:

Anak perempuan tidak harus mempunyai boneka (A)

9.  Semua akuntan pandai dalam akutansi. Santo bukan seorang akuntan. Jadi . . . .

A. Agar pandai dalam akuntansi, jadilah akuntan.
B.Ada akuntan yang tidak pandai dalam akuntansi.
C. Santo bukan seorang akuntan, tetapi ia pandai dalam akuntansi.
D. Santo pandai dalam akuntansi.
E. Santo tidak pandai dalam akuntansi.

Jawaban:

Ada akuntan yang tidak pandai dalam akuntansi (B)

Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat

10.  Barang pecah-belah adalah barang yang mudah pecah bila jatuh. Barang-barang yang tidak mudah pecah bila jatuh tidak lagi digolongkan dalam kategori pecah-belah. Gelas buatan PT. Mirror tidak dapat pecah kalau jatuh. Jadi . . . .

A. Gelas produksi PT. Mirror tidak mungkin pecah.
B.Gelas produksi PT. Mirror tidak termasuk barang pecah-belah.
C. Gelas produksi PT. Mirror mudah pecah.
D. Gelas produksi PT. Mirror tidak dapat pecah.
E. Gelas produksi PT. Mirror termasuk barang pecah-belah.

Jawaban:

Gelas produksi PT. Mirror tidak termasuk barang pecah-belah (B)

11.  Pohon anggur dapat berbuah dengan baik jika dirawat dan disiram. Cindra punya kebun anggur di halaman belakang rumah. Cindra selalu menyiram dan merawat kebun anggur tersebut.

A. Pohon anggur di kebun Cindra dapat berbuah dengan baik.
B.Buah anggur di kebun Cindra sangat manis dan segar.
C. Pohon anggur Cindra tidak menghasilkan buah.
D. Pohon yang berbuah tentu disiram tiap hari.
E. Cindra anak yang rajin.

Jawaban:

Pohon anggur di kebun Cindra dapat berbuah dengan baik (A)

12.  Semua HP ada fasilitas SMS. Sebagian HP ada fasilitas internet. Jadi ….

A. Semua yang ada fasilitas internet selalu ada fasilitas SMS.
B.Sebagian HP ada fasilitas internet namun tidak ada fasilitas SMS.
C. Semua yang ada fasilitas SMS selalu ada fasilitas internet.
D. Sebagian HP ada fasilitas SMS dan internet.
E. Semua HP ada fasilitas SMS dan internet.

Jawaban:

Sebagian HP ada fasilitas SMS dan internet (D)

13.  Setiap mahasiswi berprestasi pasti terkenal di kampusnya. Setiap mahasiswi yang aktif dalam pembelajaran pasti berprestasi. Sebagian mahasiswi MIPA terkenal di kampusnya. Jadi ….

A. Sebagian mahasiswi berprestasi namun tidak terkenal di kampusnya.
B. Ada mahasiswi aktif dalam pembelajaran tapi tidak terkenal di kampusnya.
C. Seluruh mahasiswi MIPA berprestasi dan terkenal di kampusnya.
D. Mahasiswi MIPA yang aktif dalam pembelajaran pasti terkenal di kampusnya.
E. Sebagian mahasiwa MIPA yang aktif dalam pembelajaran tidak terkenal di kampusnya.

Jawaban:

Mahasiswi MIPA yang aktif dalam pembelajaran pasti terkenal di kampusnya (D)

14.  Jika Tini rajin belajar, maka dia akan memperoleh indeks prestasi yang baik. Kenyataannya Tini tidak rajin belajar. Jadi ….

A. Tidak dapat disimpulkan.
B.Tini adalah anak yang pintar.
C. Semua kesimpulan benar.
D. Tini tidak memperoleh indeks prestasi yang baik.
E. Tini memperoleh indeks prestasi yang baik.

Jawaban:

Tini tidak memperoleh indeks prestasi yang baik (D)

15.  Semua bunga di taman Keputren berwarna putih. Semua putri suka bunga. Vinny Dwi membawa bunga biru. Jadi ….

A. Putri suka bunga biru
B.Taman Keputren ada bunga birunya
C. Putri tidak suka bunga putih
D. Vinny Dwi tidak suka bunga
E. Bunga yang dibawa Vinny Dwi bukan dari Keputren

Jawaban:

Bunga yang dibawa Vinny Dwi bukan dari Keputren (E)

16.  Jika Tini suka alpukat, maka Diwi suka tomat. Mereka adalah saudara dan Diwi tidak suka tomat tetapi  dia suka alpukat. Jadi ….

A. Diwi dan Tini suka alpukat.
B.Tini tidak suka alpukat.
C. Diwi dan Tini sama-sama tidak suka alpukat.
D. Diwi suka yang Tini juga suka.
E. Tini suka toma

Jawaban:

Tini tidak suka alpukat (B)

17.  Tanaman yang bijinya berkeping dua memiliki akar tunggang. Semua tumbuhan palem memiliki akar serabut. Tanaman Z adalah tanaman yang bijinya berkeping dua. Jadi ….

A. Tanaman Z bukan tumbuhan palem.
B. Tumbuhan palem yang memiliki akar tunggang hanyalah tanaman Z.
C. Tanaman Z memiliki akar serabut.
D. Tanaman Z adalah tumbuhan palem yang memiliki akar tunggang.
E. Tanaman Z adalah jenis tumbuhan palem.

Jawaban:

Tanaman bukan tumbuhan palem (A)

18.  Jika Tumingsih memakai baju hitam, maka ia memakai celana coklat. Jika Tumingsih memakai celana coklat, maka Indah memakai celana hitam. Indah memakai celana pink. Jadi …

A. Indah tidak memakai baju coklat.
B.Tumingsih memakai celana hitam.
C. Indah tidak mempunyai celana coklat.
D. Indah memakai baju coklat.
E. Tumingsih tidak memakai baju hitam.

Jawaban:

Tumingsih tidak memakai baju hitam (E)

19.  Semua pohon di kebun Pak Budi berdaun hijau. Semua anak Pak Budi suka menanam pohon. Susi membawa tangkai pohon berdaun kuning. Jadi ….

A. Anak Pak Budi suka pohon kuning.
B. Kebun Pak Budi ternyata juga ada pohon berdaun kuning.
C. Susi bukan anak Pak Budi.
D. Susi tidak suka pohon hijau.
E. Tangkai pohon yang dibawa Susi bukan dari kebun Pak Budi.

Jawaban:

Tangkai pohon yang dibawa Susi bukan dari kebun Pak Budi (E)

20.  Semua pria di rumah Dimas memakai celana. Tono seorang anak yang rajin. Tono adalah adik laki-laki Dimas yang masih sekolah SMA. Jadi ….

A. Tono hanya bercelana ketika sekolah SMA
B. Dimas sudah lulus SMA
C. Tono selalu memakai celana
D. Tono memakai celana ketika di rumah Dimas
E. Semua adik Dimas rajin

Jawaban:

Tono memakai celana ketika di rumah Dimas (D)

Baca juga :

Demikian ulasan Materi Berpikir Logis (Silogisme) dan Contohnya dalam Kalimat.

Semoga bermanfaat untuk menambah referensi kebahasaan Anda.

 

 

Tinggalkan Balasan