Materi 4 Pilar Kebangsaan (Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila)

Materi 4 Pilar Kebangsaan (Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila)

Amongguru.com. Materi 4 Pilar Kebangsaan (Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila). Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda dengan kepala menghadap ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda).

Burung garuda mempunyai perisai berbentuk seperti jantung yang digantung menggunakan rantai pada lehernya. Kaki burung Garuda mencengkeram pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang bermakna “Meskipun Berbeda-beda tetapi tetap satu jiwa”.

Bentuk burung Garuda dirancang oleh Sultan Hamid II. Pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada tanggal 11 Februari 1950 dalam Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat. Penggunaan burung Garuda sebagai lambang negara Indonesia diatur penggunannya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958.

Materi 4 Pilar Kebangsaan (Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila)
Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
  • Garuda Pancasila adalah burung yang sudah dikenal melalui mitologi kuno di sejarah Nusantara (Indonesia), sebagai tunggangan Dewa Wisnu yang berwujud seperti burung elang rajawali.
  • Garuda dipakai sebagai simbol negara untuk menggambarkan Negara Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan besar.
  • Warna keemasan di burung Garuda mengambarkan kejayaan dan keagungan.
  • Garuda memiliki sayap, paruh, cakar dan ekor yang melambangkan tenaga dan kekuatan pembangunan.
  • Jumlah bulu Garuda Pancasila mengambarkan tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945. Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17, jumlah bulu pada ekor berjumlah 8, jumlah bulu di bawah perisai/pangkal ekor berjumlah 19, dan jumlah bulu di leher berjumlah 45.
Filosofi Lambang Perisai 
  • Perisai merupakan tameng yang telah lama dikenal dalam budaya dan peradaban nusantara sebagai senjata yang melambangkan  perlindungan, pertahanan dan perjuangan diri untuk mencapai tujuan.
  • Di tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang menggambarkan garis khatulistiwa hal tersebut mencerminkan letak Indonesia, sebagai negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa.
  • Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar negara Pancasila.
  • Warna dasar pada ruang perisai merupakan warna bendera Indonesia (merah-putih). dan pada bagian tengahnya memiliki warna dasar hitam.
Makna Sila 1 (Ketuhanan Yang Maha Esa)
Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
Sila 1 dilambangkan dengan Perisai hitam dengan sebuah bintang emas berkepala lima (bersudut lima). Bintang emas dapat diartikan sebagai sebuah cahaya seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya kerohanian bagi setiap manusia.
Makna Sila 2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab)
Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
Sila 2 dilambangkan rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu sama lain yang saling membantu. Gelang yang persegi menggambarkan pria sedangkan gelang yang lingkaran menggambarkan wanita.
Makna Sila 3 (Persatuan Indonesia)
 Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
Sila 3 dilambangkan dengan pohon beringin (Ficus benjamina) di bagian kiri atas perisai berlatar putih. Pohon beringin adalah sebuah pohon yang berakar tunjang, yaitu sebuah akar tunggal panjang yang menunjang pohon yang besar ini dengan tumbuh dalam ke tanah. Hal ini mencerminkan kesatuan dan persatuan Indonesia.
Pohon beringin juga mempunyai banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. ini mencerminkan Indonesia sebagai negara kesatuan, akan tetapi memiliki berbagai latar belakang budaya yang berbeda-beda.
Makna Sila 4 (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan)
 Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
Sila 4 disimbolkan dengan kepala banteng pada bagian kanan atas perisai berlatar merah. Lembu liar atau banteng merupakan binatang sosial yang suka berkumpul. Kebiasaan berkumpul ini sama halnya dengan manusia dimana dalam pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah.
Makna Sila 5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia)
 Materi Empat Pilar Kebangsaan Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila
Sila 5 dilambangkan dengan padi dan kapas di bagian kanan bawah perisai yang berlatar putih. Padi dan kapas mencerminkan pangan dan sandang, merupakan kebutuhan pokok semua masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya.
Hal ini mencerminkan persamaan sosial dimana tidak adanya kesenjangan sosial anatara satu dan yang lainnya, tapi hal ini (persamaan sosial) bukan berarti bahwa Indonesia memakai ideologi komunisme.
Arti Filosofi Semboyan Bhinekka Tunggal Ika
  • Sehelai pita putih dengan tulisan Bhinneka Tunggal Ika berwarna hitam dicengkeram oleh Kedua cakar Garuda Pancasila.
  • Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kutipan dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular. Kata “bhinneka” memiliki arti beraneka ragam atau berbeda-beda, sedang kata “tunggal” berarti satu, dan kata “ika” bermakna itu.
  • Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diartikan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda beda tapi pada hakikatnya tetap satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk melambangkan kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam ras, budaya, bahasa daerah, agama, suku bangsa dan kepercayaan.
Makna Warna pada Garuda Pancasila
  • Putih memiliki arti kesucian, kebenaran, dan kemurnian.
  • Hitam memiliki makna keabadian.
  • Merah memiliki artian keberanian.
  • Hijau artinya adalah kesuburan dan kemakmuran.
  • Kuning berarti kebesaran, kemegahan, dan keluhuran.

Baca juga :

Sekian Materi 4 Pilar Kebangsaan (Arti Filosofi Lambang Negara Pancasila).

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk menambah referensi wawasan kebangsaan Anda.

Sumber : http://www.markijar.com

Tinggalkan Balasan