Manfaat Puasa untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Manfaat Puasa untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Amongguru.com. Hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan kondisi dimana tekanan darah Anda melebihi batas tekanan darah normal.

Apabila tekanan darah Anda sering melebihi 120/80 mmHg, maka Anda berpotensi menderita hipertensi.

Ketika tekanan darah tinggi, maka jantung akan dipaksa untuk memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh.

Kondisi ini tentu berbahaya, karena menyebabkan munculnya berbagai penyakit kronis, seperti stroke, gagal ginjal, dan jantung koroner.

Hipertensi sering terjadi tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas. Penyakit ini dapat ditemukan apabila sudah ada tanda-tanda komplikasi. Gejala hipertensi akan muncul jika tekanan darah sudah sangat tinggi.

Pengukuran tekanan darah sendiri dibagi menjadi dua, yaitu pengukuran tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik.

Tekanan darah sistolik adalah tekanan pada saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan tekanan darah diastolik merupakan tekanan pada saat otot jantung relaksasi, sebelum jantung kembali memompa darah.

Di dalam pencatatan hasil pengukuran tekanan darah, tekanan darah sistolik ditulis lebih dahulu dari tekanan darah diastolik, dan memiliki angka yang lebih tinggi.

Manfaat Puasa untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter

Gejala hipertensi yang paling umum terjadi adalah sakit kepala. Apabila tekanan darahnya sangat tinggi, maka rasa sakit kepala ini akan semakin hebat.

Gejala lainnya dari hipertensi, antara lain tubuh lemas, nyeri di dada, mengalami sesak napas, terjadi gangguan irama jantung (aritmia), dan juga penglihatan kabur.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena hipertensi, yaitu usia, keturunan, kelebihan berat badan (obesitas), konsumsi garam berlebih, konsumsi rokok dan alkohol, serta kurangnya aktivitas fisik.

Puasa Membantu Menurunkan Hipertensi

Puasa memiliki korelasi yang kuat dengan kesehatan tubuh, salah satunya yang berhubungan dengan tekanan darah. Berpuasa mampu menurunkan tekanan darah hingga mencapai 20 persen.

Meskipun berpuasa membuat Anda merasakan lapar dan haus sepanjang hari, akan tetapi puasa ternyata memiliki efek layaknya pembersihan tubuh dan detoksifikasi, khususnya pada organ-organ pencernaan.

Puasa membuat organ-organ tubuh Anda lebih sehat dan aliran darah menjadi lebih lancar. Berpuasa juga dapat berdampak positif terhadap pengendalian tekanan darah.

Pada saat berpuasa, Anda akan cenderung melakukan pengendalian makanan dan hal ini baik untuk menurukan asupan kalori harian Anda.

Terciptanya kesimbangan gizi selama Anda melakukan ibadah puasa dengan sendirinya akan membuat tekanan darah menjadi normal dan terkendali.

Tingginya tekanan darah dapat disebabkan karena pola makan yang tidak terkendali saat puasa dan tingkat emosi yang juga tinggi.

Kurangi Asupan Garam Saat Puasa

Penderita hipertensi perlu mengurangi asupan garam yang banyak mengandung natrium, baik pada saat berbuka maupun sahur.

Asupan garam tinggi menjadi pemicu hipertensi

Natrium dalam garam sebenarnya bermanfaat untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, akan tetapi kandungan garam yang tinggi dalam tubuh dapat mengganggu kerja organ ginjal.

Berdasarkan hasil penelitian, setengah sendok teh garam akan dapat menaikkan tekanan darah sistolik sebesar 5 poin dan tekanan darah diastolik naik sebesar 3 poin.

Garam merupakan zat sisa yang harus dikeluarkan dari tubuh oleh ginjal. Karena natrium memiliki sifat mengikat air, maka semakin tingginya kadar garam membuat volume darah meningkat.

Peningkatan volume darah akan menjadikan alirannya semakin deras, sedangkan lebar pembuluh darah tetap. Hal inilah yang menyebabkan tekanan darah menjadi meningkat.

Hipertensi adalah penyakit menahun, yang artinya penyakit tersebut akan terus menetap dan harus selalu dikontrol.

Puasa merupakan salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah yang cenderung tinggi dan yang paling penting, yaitu menerapkan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat yang dapat diterapkan oleh penderita hipertensi tentu dengan menghindari faktor pemicunya.

Cara yang dapat dilakukan antara lain dengan menghindari rokok dan alkohol, rajin melakukan olahraga, mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, menghindari lelah fisik, serta menghindari stress dan depresi,

Konsumsi gizi seimbang untuk mencegah hipertensi

Di dalam memastikan kondisi kesehatan Anda, maka perlu juga dilakukan pengecekan terhadap tekanan darah secara rutin selama berpuasa.

Apabila tekanan darah Anda cenderung tinggi, maka segera lakukan evaluasi terhadap beberapa faktor pemicu naiknya tekanan darah tersebut, sehingga tekanan darah Anda berangsur-angsur kembali normal.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan mengenai Manfaat Puasa untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi). Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan