Manfaat Penerapan Metode Peta Konsep Mind Map dalam Pembelajaran

Manfaat Penerapan Metode Peta Konsep Mind Map dalam Pembelajaran

Amongguru.com. Metode Mind Map adalah sebuah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan mampu memetakan pikiran yang ada dalam diri kita.

Mind Map sebenarnya merupakan suatu sistem grafis yang melibatkan seluruh potensi otak kiri dan otak kanan.

Metode ini sangat berguna untuk membuka potensi otak yang masih tersembunyi dalam suatu proses berpikir. Fungsi Mind Map adalah untuk menggambarkan ide, menerangkan definisi suatu materi, atau mencari solusi sebuah masalah.

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari penggunaan metode mind map seperti yang dilansir dalam kawanpustaka.com sebagai berikut.

  1. Lebih efisien untuk membuat catatan dan menghafalkan suatu informasi daripada teknik penulisan tradisional yang memanjang dari tepi kiri ke kanan buku.
  2. Mengoptimalkan kerja fungsi otak kiri dan kanan secara penuh.
  3. Paling awet menempel di memori otak kita.
  4. Penggunaannya sangat luas, mulai dari anak sekolah sampai direktur, bahkan ibu rumah tangga juga dapat memanfaatkan teknik ini.
  5. Apa pun materinya dapat dituangkan melalui teknik mind map.
  6. Bisa ditulis tangan atau menggunakan software komputer.

Perbedaan antara catatan biasa dan Mind Map dapat dijelaskan dalam tabel berikut.

Tabel Perbedaan Catatan Biasa dengan Mind Map

No.

Catatan Biasa

Mind Map

1.

Hanya berupa tulisan-tulisan sajaBerupa tulisan, simbol, dan gambar

2.

Hanya dalam satu warnaBerwarna-warni

3.

Untuk mereview ulang diperlukan waktu yang lamaUntuk mereview ulang diperlukan waktu yang pendek

4.

Waktu yang diperlukan dalam belajar labih lamaWaktu yang diperlukan untuk belajar lebih cepat dan efektif

5.

StatisMembuat individu menjadi

Manfaat Penerapan Metode Peta Konsep Mind Map dalam Pembelajaran

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Mind Map efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran yang memiliki cakupan materi cukup banyak, karena manfaatnya adalah meningkatkan kemampuan mengingat peserta didik dan belajar menjadi lebih cepat dan efisien.

Langkah-langkah penerapan metode Mind Map menurut penemunya, Tony Buzan, sebagai berikut.

  1. Menyediakan kertas kosong, kemudian memulai menulis tema dari bagian tengah kertas kosong yang sisi panjangnya diletakkan memanjang.
  2. Ide sentral dapat menggunakan foto atau gambar
  3. Untuk memperindah tampilan, dapat menggunakan warna
  4. Menghubungkan cabang-cabang utama ke gambar pusat dan hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan seterusnya
  5. Membuat garis hubung yang melengkung
  6. Menggunakan satu kata kunci untuk setiap garis
  7. Menggunakan gambar

Sesuai dengan apa yang disampaikan Tony Buzan tersebut, dapat dijelaskan bahwa cara membuat Mind Map, terlebih dahulu siapkan selembar kertas kosong yang diatur dalam posisi landscape kemudian tempatan topik yang akan dibahas di tengah-tengah halaman kertas dengan posisi horizontal.

Usahakan menggunakan gambar, simbol atau kode pada Mind Map yang dibuat. Visualisasi kerja otak kiri yang bersifat rasional, numerik dan verbal bersinergi dengan kerja otak kanan yang bersifat imajinatif, emosi, kreativitas, dan seni.

Dengan mensinergikan potensi otak kiri dan kanan, peserta didik dapat dengan lebih mudah menangkap dan menguasai materi pelajaran.

Selain itu, peserta didik dapat menggunakan kata-kata kunci sebagai asosiasi terhadap suatu ide pada setiap cabang pemikiran berupa sebuah kata tunggal serta bukan kalimat. Setiap garis-garis cabang saling berhubungan hingga ke pusat gambar dan diusahakan garis-garis yang dibentuk tidak lurus agar tidak membosankan.

Garis-garis cabang sebaiknya dibuat semakin tipis begitu bergerak menjauh dari gambar utama untuk menandakan hirarki atau tingkat kepentingan dari masing-masing garis.

Berikut ini adalah beberapa contoh peta konsep (mind map) yang dibuat oleh peserta didik.

Demikian ulasan mengenai Manfaat Penerapan Metode Peta Konsep Mind Map dalam Pembelajaran. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan