Makanan Asin Faktor Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Amongguru.com. Makanan Asin Faktor Penyebab Cepat Haus Saat Puasa.

Rasa haus merupakan salah satu mekanisme tubuh yang menginformasikan bahwa tubuh Anda mengalami kekurangan cairan. Rasa haus dapat disebabkan karena Anda kurang minum dan bisa juga disebabkan karena faktor makanan yang dikonsumsi.

Ketika berpuasa, maka Anda harus pandai dalam mengatur pola makan. Puasa akan mengubah pola makan Anda, sehingga penting untuk diperhatikan menu makanan yang dipilih dan yang harus dihindari, terutama pada saat sahur.

Sahur merupakan waktu dimana Anda memiliki kesempatan untuk mengisi cairan tubuh sebelum melaksanakan berpuasa selama kurang lebih 14 jam lamanya.

Makanan yang Anda konsumsi saat sahur akan memengaruhi stamina tubuh ketika berpuasa. Apabila Anda tidak selektif dalam memilih menu makanan sahur, bisa jadi Anda akan mudah lemas, mudah lapar, dan cepat merasa haus.

Makanan Asin Faktor Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Salah satu jenis makanan yang cepat membuat haus adalah makanan yang memiliki kadar garam tinggi. Apabila Anda terbiasa mengkonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, maka akan membuat tubuh menjadi cepat haus, sehingga dapat menyebabkan kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).

Makanan Asin Faktor Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Garam merupakan suatu zat berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari kristalisasi air laut. Garam diperoleh dengan cara mengeringkan air laut sehingga didapatkan kristal-kristal mineral berasal dari air laut.

Garam sendiri mempunyai rasa asin. yang didapatkan dari kandungan mineral air laut. Garam yang dijual dipasaran pada umumnya berbentuk serbuk atau bongkahan di dalam plastik. Garam juga dibedakan dalam beberapa jenis, akan tetapi yang paling dikenal adalah garam masak atau garam meja.

Garam masak berbentuk kristal atau serbuk dengan warna yang keruh dan kurang putih. Garam masak memiliki kandungan iodium yang tidak setinggi garam meja. Sedangkan garam meja biasanya berbentuk lebih halus dan memiliki iodium yang tinggi.

Garam mengandung unsur yang dinamakan natrium (Na). Natrium memiliki peran sebagai pengatur cairan tubuh. Jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi garam, maka tubuh juga akan menyerap natrium dalam jumlah yang banyak. Natrium tersebut selanjutnya akan masuk ke dalam aliran darah dan menarik cairan yang ada di dalam sel-sel tubuh.

Banyak cairan yang diserap oleh natrium menyebabkan tubuh Anda kekurangan cairan tubuh. Hal inilah yang menyebabkan Anda menjadi cepat haus, karena terjadi ketidakseimbangan cairan yang dikeluarkan dengan asupan cairan yang diterima tubuh.

Munculnya rasa haus merupakan bentuk tanggapan dari otak terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuh bahwa tubuh mengalami kekurangan cairan.

Garam tidak hanya menyebabkan Anda merasa cepat haus, akan tetapi juga menyebabkan perut menjadi kembung dan sering berbunyi sebagai tanda lapar. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa konsumsi makanan asin dan gurih secara berlebihan akan cenderung cepat merasa lapar dibandingkan yang tidak mengkonsumsi makanan bergaram.

World Health Organization memberikan batasan asupan natrium maksimal sebanyak 2.300 mg  per hari, setara dengan 6 gram garam atau satu sendok teh garam.

Apabila Anda memiliki riwayat darah tinggi (hipertensi) dan penyakit kronis, seperti ginjal, jantung, dan diabetes, maka asupan natriumnya harus di bawah batas maksimal tersebut, sesuai kondisi fisik masing-masing penderita.

Pada saat berpuasa, batasan asupan garam natrium juga tidak berbeda dengan hari-hari biasanya. Bahkan, Anda harus lebih membatasi mengkonsumsi garam natrium tersebut, mengingat dampaknya yang justru mengganggu ketenangan Anda dalam berpuasa, yaitu mempercepat rasa haus dan juga lapar.

Silahkan baca juga artikel terkait berikut.
Demikian ulasan mengenai Makanan Asin Faktor Penyebab Cepat Haus Saat Puasa. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan