Lingkungan Kotor Faktor Pemicu Berkembangnya Wabah Difteri

Amongguru.com. Lingkungan Kotor Faktor Pemicu Berkembangnya Wabah Difteri.

Difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Corynebacterium diphtheriae. Difteri merupakan salah satu jenis penyakit menular yang menginfeksi saluran pernapasan atas. Di dalam beberapa kasus, bahkan difteri dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir manusia.

Bakteri penyebar penyakit difteri ini memiliki karakteristik, yaitu tahan terhadap cahaya, pengeringan, maupun pembekuan.

Berdasarkan hasi penelitian, Corynebacterium diphtheriae dapat bertahan hidup di lingkungan pada keadaan kering pada tekstil, kaca, pasir, dan debu dalam jangka waktu hingga tujlan. Akan tetapi bakteri ini akan mati apabila terjadi kontak dengan disinfektan.

Karena penularan dari penyakit difteri yang tergolong mudah, maka penyebaran wabah difteri menjadi cepat. Penularan difteri dapat terjadi melalui percikan ludah atau bersin dari penderita difteri.

Penularan difteri juga dapat melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh bakteri difteri (corynebacterium diptheriae) atau bersentuhan langsung pada luka di kulit penderita,

Difteri mudah tertularkan pada seseorang yang tidak memiliki imunitas, sehingga anak-anak beresiko tinggi terkontaminasi bakteri difteri karena mereka cenderung memiliki daya tahan tubuh yang rendah.

Apabila melihat cara-cara penularan difteri tersebut, maka  diketahui bahwa penyakit difteri dapat ditularkan melalui manusia dan juga lingkungan. 

Lingkungan Kotor Faktor Pemicu Berkembangnya Wabah Difteri

Lingkungan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor pemicu berkembangnya wabah difteri. Kepadatan hunian, sanitasi rumah yang buruk, serta minimnya pencahayan dan fentilasi adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan penularan difteri dalam sebuah wilayah

Lingkungan yang dapat mempengaruhi munculnya penyakit difteri dapat dibedakan menjadi tiga aspek, yaitu kondisi fisik, biologis, dan sosial ekonomi. Kondisi fisik lingkungan yang mempengaruhi penyebaran wabah difteri, meliputi kondisi geografis, cuaca, dan musim.

Kondisi fisik lingkungan berkaitan dengan kemampuan seseorang beradaptasi dengan lingkungan tersebut.

Lingkungan biologi berhubungan dengan reservoir atau sumber dari penyakit difteri tersebut. Sedangkan lingkungan sosial ekonomi berkaitan dengan kepadatan hunian, status sosial, kemiskinan, dan ketersediaan fasilitas kesehatan.

Kepadatan penduduk berpotensi meningkatkan resiko penularan wabah difteri. Mobilitas penduduk yang tinggi dalam sebuah wilayah rentan untuk membawa bibit penyakit difteri.

Lingkungan yang sehat dimulai dari rumah sehat. Persyaratan rumah sehat antara lain dilihat dari pencahayaan yang alami, karena selain berfungsi untuk penerangan juga dapat mengurangi kelembaban ruangan sebagai faktor penting untuk membunuh kuman.

Rumah sehat juga harus memenuhi persyaratan ventilasi udara yang cukup, sehingga udara yang masuk ke dalam rumah adalah udara bersih dan segar.

Demikian ulasan mengenai Lingkungan Kotor Faktor Pemicu Berkembangnya Wabah Difteri. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan