Lapisan Pada Kulit Manusia Beserta Fungsi dan Gambarnya

Lapisan Kulit Manusia Beserta Fungsi dan Gambarnya

Amongguru. Kulit merupakan organ terbesar yang dimiliki tubuh dan merupakan bagian terluat dari tubuh manusia.

Kulit manusia memiliki perbedaan dengan kulit mamalia pada keberadaan rambutnya. Meskipun kulit manusia tertutup oleh folikel rambur, tetapi jika dilihat sekilas, kulit tersebut tampak tidak berambut. Sedangkan pada hewan mamalia, rambut yang menutupi kulit sangat jelas terlihat.

Berat kulit diperkirakan sekitar 15 persen dari seluruh berat tubuh manusia. Luas kulit pada orang dewasa sekitar 1,5 m2. Tingkat keasaman kulit (pH) antara 5 sampai 6,5.

Selain sebagai alat eksresi manusia, kulit juga berfungsi sebagai indra peraba. Fungsi utama dari kulit adalah untuk melindungi tubuh bagian dalam. Kulit menjadi pelindung tubuh dari zat kimia, patogen, sinar ultraviolet, dan juga gangguan fisik.

Kulit juga memiliki nilai estetika tinggi dalam kehidupan manusia, karena dapat  mempengaruhi penampilan dan kepercayaan diri seseorang.

Beberapa lapisan kulit manusia dari bagian terdalam sampai terluar yang berfungsi untuk melindungi tubuh.

Kulit manusia tersusun atas tiga lapis, yaitu epidermis, dermis, dan hipodermis.

1. Lapisan Luar (Epidermis)

Epidermis merupakan bagian terluar dari kulit. Lapisan ini disebut juga kulit air. Epidermis merupakan lapisan kulit yang tahan air yang memiliki ketebalan berbeda-beda.

Bagian kulit yang tepal, yaitu telapak kaki dan tangan, memiliki ketebalan antara 400-600 µm. Sedangkan bagian kulit yang tipis (selain telapak kaki dan tangan) memiliki ketebalan sekitar 75-100 µm.

Epidermis merupakan lapisan kulit yang tidak memiliki pembuluh darah. Epidermis terdiri dari lapisan-lapisan sel yang telah mati, dinamakan lapisan tanduk, berfungsi untuk melindungi kulit dari bakteri, iritasi, maupun pancaran sinar ultraviolet.

Lapisan epidermis  terdiri atas beberapa lapisan berikut.

a. Lapisan tanduk (stratum corneum)

Lapisan tanduk merupakan lapisan kulit paling luar dan tersusun atas sel-sel mati yang mudah mengelupas.

Lapisan ini merupakan lapisan tebal dari kulit dan terdapat pada pada telapak kaki dan paling tipis pada pelupuk mata, pipi, serta dahi.

b. Lapisan seperti butir (stratum granulosum)

Lapisan ini merupakan lapisan yang menggandung sel-sel bergranula untuk menghambat pengeluaran air berlebihan.

c. Daerah rintangan (stratum lucidum)

Daerah rintangan adalah lapisan berwarna terang dan hanya terlihat pada lapisan kulit yang tebal, misalnya telapak kaki dan telapak tangan.

d. Lapisan sel duri (stratum spinosum)

Lapisan sel duri merupakan lapisan paling tebal pada epidermis, karena terdiri dari beberapa lapis sel yang berbentuk poligonal.

Baca :

e. Lapisan sel basal (stratum germinativum)

Lapisan ini merupakan lapisan yang selalu membelah dan banyak terdapat pada sel melanosit yang menghasilkan pigmen melamin untuk penentuan warna kulit.

2.  Lapisan Dalam (Dermis)

Dermis adalah lapisan kulit yang terletak di bawah epidermis. Lapisan dermis lebih tebal daripada epidermis, yaitu sekitar 2,5 mm. Dermis tersusun atas beberapa komponen struktural, seperti kolagen, serat elastis, dan mechanoreceptor yang berfungsi memberikan rasa sentuhan.

Dermis merupakan bagian kulit yang banyak mengandung kelenjar keringat, kelenjar minyak, kantong rambut, pembuluh darah, dan serabut saraf.

a. Kelenjar Keringat (Glandula Sudorifera)

Kelenjar keringat berfungsi mengeluarkan keringat melalui saluran keringat yang bermuara di pori-pori kulit.

b. Kantong Rambut

Kantong rambut merupakan tempat akar rambut dan batang rambut berdiri. Bagian ini dilengkapi dengan otot penegak rambut, sehingga rambut dapat berdiri tegak, misalnya pada saat cuaca dingin.

c. Kelenjar Minyak (Glandula Sebasea)

Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak (sebum) yang berfungsi untuk melumasi kulit agar tidak kering.

d. Pembuluh Kapiler Darah

Pembuluh kapiler darah berfungsi untuk mengedarkan sarisari makanan untuk pertumbuhan rambut dan sel-sel kulit.

e. Ujung-Ujung Saraf Penerima Rangsang

Ujung-ujung saraf penerima rangsang pada kulit dapat menerima rangsang berupa tekanan (pacini), panas (ruffini), dingin (krause), dan sentuhan (meissener)

3. Hipodermis

Hipodermis merupakan bagian paling bawah dari kulit yang banyak mengandung lemak. Lemak ini berfungsi sebagai cadangan makanan,, untuk menahan panas tubuh, dan melindungi bagian dalam tubuh dari gangguan fisik luar, contohnya benturan.

Hipodermis merupakan lapisan terdalam kulit yang didalamnya terdapat pembuluh darah, limfa, dan sara yang sejajar dengan permukaan kulit di bawah lapisan dermis.

Hipodermis terdiri atas empat unsur utama sebagai berikut.

a. Jaringan lemak

Jaringan lemak memilliki ketebalan dan kedalaman yang bervariasi. Lapisan paling tipis berada di daerah kelopak mata, sedangkan lapisan paling tebal berada di daerah pantat.

b. Jaringan ikat bawah kulit

Jaringan ikat bawah kulit berfungsi untuk menyangga tubuh bagian dalam dari adanya benturan, membentuk kontur tubuh, dan sebagai cadangan makanan.

c. Fibroblast

Fibroblast bertanggung jawab untuk menghasilkan kolagen yang nantinya disalurkan ke lapisan dermis untuk memperkuat kulit.

d. Pembuluh darah dan limfe

Pembuluh darah dan limfe merupakan saraf-saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit.

Demikian informasi mengenai lapisan kulit manusia beserta fungsi dan gambarnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan