Langkah Operasional Penyusunan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

Langkah Operasional Penyusunan Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

Amongguru.com. Langkah-langkah operasional perlu dilakukan dalam rangka penyusunan visi, misi, dan tujuan Sekolah agar dihasilkan rancangan ketiganya yang sesuai dengan kebutuhan dan cita-cita sekolah.

Visi sekolah merupakan gambaran besar, tujuan utama, dan cita-cita sekolah di masa depan. Misi sekolah adalah penjabaran atau langkah-langkah operasional untuk mencapai visi sekolah.

Sedangkan tujuan sekolah adalah capaian kualitas yang spesifik, terukur, dapat dikerjakan, relevan, dan jelas waktu pencapaiannya, dalam rangka mewujudkan visi dan misi sekolah.

Baca :

Visi, misi, dan tujuan sekolah akan menjadi pedoman sekolah dalam pengembangan setiap kegiatan sekolah, baik secara akademik maupun non akademik.

 

Berikut ini adalah langkah-langkah operasional dalam menyusun visi, misi, dan tujuan sekolah.

1. Perumusan Visi Sekolah

Langkah Kerja :

a. Membentuk Tim Pengembang Sekolah (TPS) yang terdiri atas unsur: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi, Komite Sekolah, Orang Tua dan para pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

b. Membagi tugas sesuai dengan bidangnya

c. Berdasarkan hasil analisis Evaluasi Diri Sekolah, Analisis SWOT dan Analisis Konteks, TPS menyusun rancangan (draf) rumusan visi sekolah.

d. Mengadakan pertemuan/rapat dengan dewan pendidikan untuk membahas rancangan (draf) visi yang disusun dan direvisi/dirumuskan berdasarkan masukan dari warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan.

e. Menyelaraskan visi sekolah dengan visi institusi di atasnya serta visi pendidikan nasional.

f. Memutuskan rumusannvisi melalui rapat dewan pendidik yang dipimpinm oleh Kepala Sekolah dengan memperhatikan masukan Komite sekolah.

g. Menyosialisasikan visi kepada warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan.

h. Meninjau dan merumuskan kembali visi secara berkala sesuai perkembangan di masyarakat.

Perangkat :

a. SK tim pengembang

b. Notulen rapat

c. Daftar hadir rapat

d. Dokumen visi sekolah yang memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • dijadikan sebagai cita-cita bersama warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan pada masa yang akan datang;
  • mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan;
  • dirumuskan berdasarkan masukan dari berbagai warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan, selaras dengan visi institusi di atasnya serta visi pendidikan nasional; dan
  • diputuskan oleh rapat dewan pendidikan yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah.

2. Misi Sekolah

Langkah Kerja :

a. Menyusun rancangan (draf) misi sekolah sebagai arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

b. Merumuskan visi berdasarkan kepada tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu dan menjadi dasar program pokok sekolah.

c. Merumuskan misi yang menekankan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan
yang diharapkan oleh sekolah.

d. Merumuskan misi yang memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program sekolah.

e. Merumuskan misi yang memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan-satuan unit sekolah yang terlibat.

f. Memutuskan rumusan misi melalui rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah.

g. Menyosialisasikan misi kepada warga sekolah dan kepada para pemangku kepentingan pendidikan.

Perangkat :

Dokumen misi sekolah memperhatikan hal-hal, yaitu :

a. arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional;

b. tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu;

c. dasar program pokok sekolah;

d. kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh sekolah;

e. pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program sekolah;

f. ruang gerak pengembangan kegiatan satuan- satuan unit sekolah yang terlibat;

g. rumusan berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan pendidikan, termasuk
komite sekolah dalam rapat dewan pendidikan yang dipimpin oleh kepala sekolah.

3. Tujuan Sekolah

Langkah Kerja :

a. Menyusun rancangan (draf) tujuan yang menggambarkan tingkat kualitas yang perlu
dicapai dalam jangka menengah (empat tahunan).

b. Menyusun tujuan sekolah mengacu pada visi dan misi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mengacu pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah.

c. Mengakomodasi masukan dari para pemangku kepentingan pendidikan, termasuk komite sekolah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidikan yang dipimpin oleh kepala sekolah.

d. Menyosialisasikan tujuan sekolah kepada warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikan.

Perangkat :

Tujuan sekolah memperhatikan hal-hal, yaitu :

a. gambaran tingkat kualitas yang perlu dicapai dalam jangka menengah (empat tahunan);

b. acuan pada visi dan misi serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

c. acuan pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah;

d. mengakomodasi masukan dari para pemangku kepentingan pendidikan, termasuk komite sekolah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidikan yang dipimpin oleh kepala sekolah.

4. Sosialisasi Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

Langkah Kerja :

a. Membuat dan mendistribusikan undangan sosialisasi visi, misi, dan tujuansekolah.

b. Menyosialisasikan visi, misi, dan tujuan sekolah secara berkala (sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun dan ditinjau serta dirumuskan kembali sesuai dengan perkembangan dan
tantangan masyarakat).

Perangkat :

a. Dokumen visi dan misi sekolah.

b. Notulen rapat yang memuat :

  • Judul rapat
  • Hari dan tanggal
  • Waktu
  • Tempat
  • Agenda rapat
  • Unsur peserta rapat (kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan unsur yang terlibat lainnya)
  • Jalannya rapat
  • Keputusan rapat

c. Daftar hadir.

d. Banner visi dan misi sekolah

5. Implememntasi dan Pemanfaatan Visi dan Misi Sekolah

Langkah Kerja :

a. Membuat dan mendistribusikan undangan rapat penyusunan peraturan akademik, kode etik
guru, dan tata tertib Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta peserta didik.

b. Mencari referensi tentang peraturan akademik, kode etik guru, dan tata tertib Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta peserta didik.

c. Peraturan akademik, kode etik guru, tata tertib guru, tenaga administrasi sekolah, dan peserta didik.

d. Menerbitkan SK kepala sekolah tentang peraturan akademik.

Perangkat :

a. Notulen rapat.

b. Daftar hadir.

c. Peraturan akademik yang memuat hal-hal sebagai berikut.

  • Pengertian, tujuan, dan fungsi
  • Nilai-nilai dasar yang mengacu pada nilai-nilai agama, ideologi, dan/atau nilai adat yang berlaku.
  • Nilai operasional yang mengatur perilaku keseharian warga sekolah; hubungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dengan peserta didik, orang tua/wali, masyarakat, sekolah, profesi, organisasi profesi, dan pemerintah; hak, kewajiban, dan larangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta peserta didik; sanksi; perlindungan dan penghargaan

d. Kode etik guru.

e. Tata tertib guru, tenaga administrasi sekolah, dan peserta didik.

6. Penjabaran visi dan misi sekolah dalam berbagai perilaku sehari-hari yang konkret dan terukur

Langkah Kerja :

a, Mengaji visi dan misi sekolah.

b. Menjabarkan misi sekolah ke dalam tujuan sekolah.

c. Menyusun strategi untuk mencapai tujuan sekolah.

d. Menyusun program/rencana kerja sekolah.

Perangkat :

a. Catatan jurnal kepala sekolah yang menunjukkan implementasi visi, misi, dan tujuan sekolah
dalam rencana kerja sekolah.

b. Dokumen strategi pencapaian tujuan yang memuat langkah-langkah operasional dalam mencapai strategi

c. Dokumen program/rencana kerja sekolah

Source : Panduan Kerja Kepala Sekolah, Dirjen GTK, Kemdikbud, 2017

Demikian langkah operasional penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan