Kriteria, Persyaratan, dan Rincian Formasi CPNS 2019 Kejaksaan Agung RI

Kriteria, Persyaratan, dan Rincian Formasi CPNS 2019 Kejaksaan Agung RI

Amongguru.com. Kejaksaan Agung Republik Indonesia membuka kesempatan kepada putra putri terbaik bangsa untuk mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kejaksaan Agung tahun 2019.

Di dalam Pengumuman Nomor : PENG – 01 /C/Cp.2/11/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksanaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2019 diinformasikan bahwa Kejaksaan Agung akan membuka 5.203 formasi Jabatan.

Jumlah formasi CPNS tersebut merupakan jumlah paling banyak di antara Kementerian/Lembaga penyelenggaran seleksi CPNS lainnya.

Baca : Pahami 8 Alur Pendaftaran Online CPNS 2019 pada Portal SSCASN

Unit Kerja

Berikut ini adalah unit kerja penempatan CPNS Kejaksaan Agung 2019.

1. Kejaksaan Tinggi Aceh
2. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
3. Kejaksaan Tinggi Riau
4. Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
5. Kejaksaan Tinggi Jambi
6. Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
7. Kejaksaan Tinggi Lampung
8. Kejaksaan Tinggi Bengkulu
9. Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta
10. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
11. Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta
12. Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah
13. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
14. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat
15. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah
16. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur
17. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan
18. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara
19. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah
20. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara
21. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
22. Kejaksaan Tinggi Bali
23. Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat
24. Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur
25. Kejaksaan Tinggi Maluku
26. Kejaksaan Tinggi Papua
27. Kejaksaan Tinggi Maluku Utara
28. Kejaksaan Tinggi Banten
29. Kejaksaan Tinggi Gorontalo
30. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung
31. Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau
32. Kejaksaan Agung

Kriteria Pelamar

1. Cumlaude

Cumlaude adalah pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri atau Luar Negeri dengan
predikat “Dengan Pujian” /Cumlaude dari Perguruan tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan.

2. Disabilitas

Disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas / kebutuhan khusus dengan kriteria mampu melakukan tugas sesuai dengan jabatan yang dilamar.

Pelamar Disabilitas wajib menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas dan dibuktikan dengan dokumen/surat keterangan resmi yang berlaku dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya.

3. Putra/Putri Papua dan Papua Barat

Putra/Putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria harus merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.

4. Umum

Umum adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria sebagaimana nomor 1, 2, 3, dan 4 di atas.

5. P1/TL

P1/TL adalah peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan PermenPANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun 2018, tetapi dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.

Persyaratan Umum Pelamar

1. Usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar.

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.

6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.

Tahapan Seleksi

1. Seleksi Administrasi

Seleksi Administrasi meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, dan pemeriksaan kelengkapan berkas dan persyaratan.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan bobot 40 % menggunakan Computer Assisted
Test (CAT) :

a. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi :

(1) Nasionalisme

(2) Integritas

(3) Bela Negara

(4) Pilar Negara (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika)

(5) Bahasa Indonesia

b. Tes Intelegensi Umum (TIU) meliputi :

(1) Kemampuan verbal (analogi, silogisme, analitis)

(2) Kemampuan numerik (berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, soal cerita)

(3) Kemampuan figural (analogi, ketidaksamaan, serial)

c. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meliputi :

(1) Pelayanan Publik

(2) Jejaring kerja

(3) Sosial budaya

(4) Teknologi informasi, dan komunikasi

(5) Profesionalisme

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan bobot 60%

a. Untuk Jabatan Jaksa Ahli Pertama, Jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama, Jabatan Auditor Ahli Pertama, Jabatan Dokter Spesialis Ahli Pertama, Jabatan Dokter Umum Ahli Pertama, Jabatan Dokter Gigi Ahli Pertama, Jabatan Apoteker Ahli Pertama, dan Jabatan Pranata Laboratorium Ahli Pertama terdiri dari :

(1) Substansi Jabatan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) berbobot 75%, Khusus Untuk Jabatan Jaksa Ahli Pertama materi tes meliputi :

a) Hukum Pidana dan Acara Pidana;

b) Hukum Perdata dan Acara Perdata;

c) Hukum Administrasi/Tata Usaha Negara dan Acara TUN;

(2) Psikotes yang bersifat menggugurkan, dengan hasil Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

(3) Tes Kesehatan, Tes Bebas Narkoba, dan Tes Kejiwaan (wawancara) yang bersifat menggugurkan, dengan hasil Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS);\.

(4) Wawancara berbobot 25%

b. Untuk Jabatan Pengolah Data Perkara dan Putusan, Jabatan Pranata Barang Bukti, Jabatan Arsiparis Pelaksana/Terampil, Jabatan Perawat Pelaksana/Terampil, Jabatan Bidan Pelaksana/Terampil, Jabatan Asisten Apoteker Pelaksana/Terampil, dan Jabatan Perawat Gigi Pelaksana/Terampil terdiri dari :

(1) Substansi Jabatan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) berbobot 75%

(2) Tes Kesehatan, Tes Bebas Narkoba, dan Tes Kejiwaan (wawancara) yang bersifat menggugurkan, dengan hasil Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

(3) Wawancara berbobot 25%.

c. Untuk Jabatan Pengawal Tahanan/Narapidana terdiri dari :

(1) Tes Keterampilan berupa Praktik Kerja Komputer berbobot 40 %;

(2) Tes Kesehatan, Tes Bebas Narkoba, dan Tes Kejiwaan (wawancara) yang bersifat menggugurkan, dengan hasil Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

(3) Wawancara berbobot 40 %

(4) Tes Beladiri berbobot 20 %

d. Untuk Jabatan Pengemudi Pengawal Tahanan terdiri dari :

(1) Tes Keterampilan berupa Praktik Kerja Komputer berbobot 40 %

(2) Tes Kesehatan, Tes Bebas Narkoba, dan Tes Kejiwaan (wawancara) yang bersifat menggugurkan, dengan hasil Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

(3) Wawancara berbobot 40 %

(4) Tes Mengemudi Kendaraan Roda Empat/Lebih berbobot 20 %

Rincian Formasi

Kelaksaan Agung Republik Indonesia membuka paling banyak formasi CPNS 2019, dibandingkan Kementerian/Lembaga lainnya.

Sebanyak 5.203 formasi Jabatan akan dibuka dalam penerimaan CPNS di lingkungan Kejaksanaan Agung tahun 2019.

Formasi jabatan yang banyak dibutuhkan dalam pengadaan seleks CPNS Kejaksaaan Agung tahun 2019 adalah Pengawal Tahanan/Narapidana (1.000 formasi) dan Pengemudi Pengawal Tahanan (1.000 formasi).

Kualifikasi pendidikan yang dipersyartkan dalam seleksi CPNS Kelaksaan Agung tahun 2019 adalah SLTA Sederajat. D-III, S-I, dan Dokter Spesialis.

Rincian lengkap mengenai formasi jabatan CPNS Kejaksanaan Agung Republik Indonesia, dapat Anda unduh di sini.

Tinggalkan Balasan