Keunikan Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Penduduk Muslim Rusia

Keunikan Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Penduduk Muslim Rusia

Amongguru.com. Ramadhan sebagai bulan yang suci selalu ditunggu-tunggu kehadirannya oleh umat Muslim dari berbagai penjuru dunia.

Semarak suasana Ramadhan begitu terasa, karena tiap-tap negara memiliki keunikan tradisi sendiri-sendiri dalam merayakannya.

Rusia merupakan negara yang memiliki durasi puasa terlama di dunia. Tidak seperti di Indonesia yang berpuasa sekitar 14 jam, umat Islam Rusia berpuasa selama hampir 19 jam lamanya. Bahkan  di kota Saint, Peterburgh, umat Muslim di sana menjalankan ibadah puasa hingga 22 jam.

Letak negara Rusia yang berada di bagian utara bumi membuat umat Muslim Rusia harus sahur pada sekitar pukul 03:15 dan berbuka pada pukul 21:30.

Meskipun memiliki waktu berpuasa yang lama, umat Muslim Rusia tetap mengisi puasa Ramadhan dengan berbagai kegiatan unik yang mendukung pelaksanaan ibadah puasa.

Berikut ini keunikan tradisi menyambut bulan Ramadhan penduduk muslim Rusia.

1. Festival Ramadhan (Ramadhan Tent)

Festival Ramadhan (Ramadhan Tenti) merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang dilakukan selama bulan Ramadhan.

Festival ini diadakan di kota Moskow, Rusia. Festival Ramadhan terbuka untuk umum, sehingga akan banyak pengunjung dari berbagai negara menyaksikan festival tersebut.

Kegiatan festival Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi puluhan Muslim di Moskow sekaligus  berbuka puasa bersama.

Baca juga :

Aneka makanan tradisional dari berbagai etnik Muslim Rusia juga dijajakan pada bazar selama festival berlangsung.

2. Makanan dan minuman khas Ramadhan

Penduduk Muslim Rusia memiliki dua makanan khas Ramadhan, yaitu Khingals dan Galnash. Khingals adalah roti yang diisi dengan keju, sedangkan galnash merupakan roti yang terbuat dari gandum.

Sedangkan untuk minumannya, umat Muslim Rusia mempunyai minuman khas Ramadhan yang dinamaan kvass.

ini merupakan hasil fermentasi, akan tetapi tidak mengandung alkohol. Penduduk Muslim Rusia, khususnya Rusia Selatan, selalu menyediakan kvass selama bulan Ramadhan.

3. Memperbanyak minum air saat sahur

Melaksanakan ibadah puasa dalam waktu kurang lebih 20 jam, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi umat Muslim Rusia, apalagi jika waktu puasa tersebut bertepatan dengan musim panas tiba.

Salah satu cara yang dilakukan penduduk Muslim Rusia dalam menjaga stamina tubuh pada saat berpuasa dalam durasi yang cukup lama adalah memperbanyak minum air pada saat sahur, terutama air putih.

Hal ini dilakukan untuk menghindari dehidrasi tubuh. Mereka tidak mengkonsumsi vitamin atau suplemen khusus untuk menjaga stamina tubuh.

4. Salat Tarawih berjamaah di masjid

Keunikan Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Penduduk Muslim Rusia

Salat Tarawih merupakan salat sunah yang dilakukan khusus hanya pada bulan Ramadan. Salat sunah ini dilaksanakan sehabis salat Isya dan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid.

Suasana Ramadhan pada malam hari semakin terasa dengan berbagai aktivitas ibadah di masjid-masjid Rusia.

Penduduk Muslim Rusia akan selalu memadati masjid-masjid untuk melakukan salat Tarawih secara berjamaah. Mereka juga melakukan tadarus dan dzikir bersama.

Tinggalkan Balasan